Jumat, 07 Maret 2014

Friday Recommendation #31

Happy Friday! :D

Kembali lagi di meme Friday's Recommendation, meme dimana mereka yang ikutan akan merekomendasikan buku untuk diterbitkan di Indonesia, atau cuma ngerekomendasiin buku yang dirasa underrated. Plus, meme saya ini sepi sekali, hihihi :'). Dimana yang rajin ikutan cuma Mbak Desty *peluk Mbak Desty*.  Tapi gapapa deh, yang penting saya tetep konsisten dalam posting meme ini, dan yah, silakan ditunggu karena siapa tahu, bakal ada giveaway kejutan ;).

Nah, ini dia buku yang saya pengen banget diterbitin dan diterjemahin di Indonesia.



Cinder - Marissa Meyer
Genre :  Science Fiction, Fantasy
Sinopsis : Goodreads


Kenapa saya rekomendasikan?

Saya rada heran juga kenapa belum ada penerbit yang ngambil buku ini. Padahal katanya sih, udah mau dibikin film (hueheheh modus terselubung :P). Saya sendiri penasaran sama Cinder, apalagi beberapa review dari teman - teman Goodreads menyatakan kalau mereka suka sama ceritanya. Sebuah re-telling dongeng anak - anak mulai dari Cinderella, Si Kerudung Merah, Putri Salju dan Rapunzel. Keren banget ide si Marissa Meyer ini :D. Apalagi dia bikin Cinder orang Asia karena dia adalah fans SailorMoon. Sesama fans SailorMoon sih, harus saling mendukung #eh.

Semoga deh, semoga ada yang ambil Cinder. Soalnya mau beli edisi bahasa Inggrisnya itu masih mahal, bahkan sekennya juga masih. Mana YA itu jarang yang keluar versi mass marketnya, hehehe :D

Pengen ikutan meme Friday's Recommendation? Ini rulesnya :

1. Tulis buku yang ingin kamu rekomendasikan. Kategori buku yang akan direkomendasikan bisa memilih dari kategori di bawah ini :
a. Buku yang ingin diterjemahkan di Indonesia 
b. Buku yang sudah terbit di Indonesia, dan ingin kamu rekomendasikan ke pembaca.
Jangan lupa menulis alasan kamu merekomendasikan buku itu ya.
2. Jika kamu sudah pernah me-review buku yang ingin kamu rekomendasikan itu, taut balikkan ke link reviewmu.
3. Pasang button Friday's Recommendation, jangan lupa di taut balikkan ke blog Ren's Little Corner
4. Masukkan link Friday's Recommendation di blogmu ke linky yang telah disediakan.
5. Jangan lupa untuk blogwalking ke blog - blog lain
6. Waktu meme adalah bi-weekly. Diposting setiap hari Jum'at minggu ke-2 dan ke-4 tiap bulan

Nah, buku apa yang kamu rekomendasikan di hari Jum'at ini? :)

Kamis, 06 Maret 2014

Review : Night Owls oleh Lauren M.Roy

Judul  : Night Owls

Pengarang : Lauren M. Roy

Bahasa : Inggris
Penerbit : Ace

Tebal :  304  halaman
Diterbitkan pertama kali : 25 Februari 2014

Format : Mass Market Paperback
Target Pembaca: Remaja

Genre : Urban Fantasy 
Web : L'esprit d'escalier
Buy Links : Bookdepository, Periplus,Open Trolley




Sinopsis


Night Owls book store is the one spot on campus open late enough to help out even the most practiced slacker. The employees’ penchant for fighting the evil creatures of the night is just a perk…

Valerie McTeague’s business model is simple: provide the students of Edgewood College with a late-night study haven and stay as far away from the underworld conflicts of her vampire brethren as possible. She’s lived that life, and the price she paid was far too high to ever want to return.

Elly Garrett hasn’t known any life except that of fighting the supernatural werewolf-like beings known as Creeps or Jackals. But she always had her mentor and foster father by her side—until he gave his life protecting a book that the Creeps desperately want to get their hands on.

When the book gets stashed at Night Owls for safe keeping, those Val holds nearest and dearest are put in mortal peril. Now Val and Elly will have to team up, along with a mismatched crew of humans, vampires, and lesbian succubi, to stop the Jackals from getting their claws on the book and unleashing unnamed horrors…

Review

Genre pertama yang saya suka itu fantasy. Ngga peduli berapa banyak buku yang saya baca, saya akan tetap cinta sama fantasy. Bahkan sampai ada yang bilang saya ini penggemar fantasy garis keras, yang menurut saya sih, ini ngejek apa muji sih? :| Nah, saya sendiri rada was - was kalau mau baca salah satu sub genre fantasy, yaitu Urban Fantasy (UF). Karena genre kedua yang saya cintai selain fantasy itu adalah romance, dan biasanya novel UF itu endingnya HFN (Happy for Now) alias jarang happy ending. Plus, romancenya ngga banyak. Nyatanya? Tahun kemaren saya malah banyak baca novel UF, dan saya ngga masalah dengan kurangnya unsur romance. Mungkin karena saya udah semacam punya happy ending X)).

Nah, karena itulah saat saya lagi browse NetGalley demi baca ARC (Advanced Reading Copy), saya nemu Night Owls. Kavernya sendiri menurut saya cukup unik. Biasanya, kaver novel UF itu cuma ada satu cewek (yang tokoh utamanya) dengan pose - pose bak superhero (entah bawa pistol lah, pisau lah, dll). Night Owls juga sama, cuma ini ada dua. Selain itu, sinopsisnya pun cukup menarik, yaitu seorang vampire sebagai pustakawan dan punya semacam toko buku yang cuma buka di malam hari.

Rabu, 05 Maret 2014

Review : Born in Blood oleh Alexandra Ivy

Judul  : Born in Blood
Pengarang : Alexandra Ivy
Bahasa : Inggris
Penerbit : Kensington

Tebal :  352  halaman
Diterbitkan pertama kali : 31 Desember 2013

Format : Mass Market Paperback
Serial : The Sentinels
Target Pembaca: Dewasa


Genre : Paranormal Romance
Web : Click Here
Buy Links : Bookdepository, Periplus, Open Trolley


Sinopsis


In a stunning new series, Alexandra Ivy lures readers into the dark, seductive world of the Sentinels--humans outcast by their hidden abilities, treading the line between life and death, good and evil, pleasure and pain. . .

In The Heart Of Darkness

Sergeant Duncan O'Conner has seen it all before. Beautiful erotic dancer, murdered at home, no suspect, no motive. But there's one clue: she's missing her heart. It's enough to make the hard-bitten Kansas City cop enlist the help of a necro--one of the dead-channelling freaks who live in the domed city of nearby Valhalla. It's a long shot, but desperate crimes call for desparate measures.


Lies The Kiss Of Death

Unlike the other "high-bloods" in Valhalla, Callie Brown considers her abilities a gift, not a curse. But when she reads the dancer's final thoughts, she senses a powerful presence blocking her vision. This is no ordinary homicide. This is the work of a legendary necromancer who controls souls. A ravenous force that will put Callie's skills to the test, O'Conner's career at risk, and both their hearts on the line. . .literally.


Review 

Born in Blood adalah buku pertama dari serial terbaru karya Alexandra Ivy, The Sentinels. Nah, para pembaca romance, terutama yang ngikutin terjemahan, pasti tahu lah ya kalau bukunya Alexandra Ivy sudah diterbitkan disini. Dastan sudah berbaik hati ngenalin seri Guardians of Eternity yang lumayan banyak fansnya, dan untuk sebuah novel pararom cukup bagus lah. Hehe, saya emang rada picky buat genre satu ini, maklum genre favorit :P. Di serialnya yang terbaru ini, syukurlah tidak ada yang namanya vampire atau werewolf. Udah bosan saya! #bohongsebenarnya :P . The Sentinels sendiri memiliki cerita yang rada - rada mirip X-Men. Jadi cukup unik, tentunya ditambah dengan beberapa cliche genre pararom.

Selasa, 04 Maret 2014

Opini : Ebook atau Paperback? Keduanya!


Apa yang kalian lihat dari gambar di atas? Lucu ya, hehehe. Saya senyum - senyum saat melihat gambar perbandingan antara ebook dan paperback, dimana ebook kalau ngga ada peralatan elektronik yang mendukung, ya ga bisa jalan. Sehingga saya bilang "pokoknya bagusan paperback lah!". Tapi salah satu komen di diskusi Goodreads yang saya baca sore kemaren, membuat saya memikirkan sesuatu.

Sampai kapan orang akan terus membandingkan ebook dan paperback?

Senin, 03 Maret 2014

Event : World Read Aloud Day 2014 dan Bakti Sosial Bencana Gunung Kelud (UPDATE)


Selain bagian dari Blogger Buku Indonesia ( BBI), saya juga ikut komunitas Goodreads Indonesia (GRI). Dan seneng banget ketika akhirnya komunitas GRI wilayah Malang hidup kembali :D. Dulu memang ada sih, dan saya juga ikutan hore - hore, sayang yang inisiatif hore - horenya malah ngga aktif lagi :|. Beruntunglah tahun kemaren, seorang kawan GRI bernama Idan mulai menghidupkan thread GRI Malang yang dulunya sepi bak kuburan. Dan, satu persatu Goodreaders Malang pun akhirnya nongol (termasuk saya juga).  Yang bikin saya lebih senang lagi, aktifnya GRI Malang ini bukan sekedar hore - hore aja, karena kami juga banyak agenda menarik kedepannya. Sungguh saya terharu :'D

 Walau jauh dari Malang karena domisili saya sekarang di Jakarta, teknologi tetap membuat saya dekat dengan teman - teman GRI Malang. Apalagi sebelumnya saya pernah ketemu dan gath sama mereka semua (laporannya bisa dibaca di blog Mide dan Tantri, yang juga member BBI loh :) ) . Plus kami punya grup Whatsapp (dengan saya sebagai adminnya, hehe) , jadi diskusi tentang buku tidak hanya di thread GRI saja :). Oh ya, ini foto saya dan teman - teman GRI Malang saat gath bulan Desember kemaren :


Ki-Ka : Tyas, Nobel, Uncle Chris, Idan (koordinator kita :P), Mide, Saya, dan Tantri


Nah, pada bulan Maret ini, GRI mengadakan sebuah acara dalam rangka memperingati World Read Aloud Day 2014 yang jatuh pada tanggal 5 Maret 2014. Saya memang tidak bisa ikut rapat persiapan, tapi mengikuti perencanaan mereka via Whatsapp, memberi masukan dan juga dukungan tentunya :D. Saya akan share agenda GRI Malang untuk event World Read Aloud Day 2014, silakan disimak :) :

# GRI Malang akan mendonasikan buku-buku untuk anak-anak usia SD dan SMP kepada LSM Griya Baca Malang yang fokus pada pembinaan anak-anak jalanan di Kota Malang. 
Bagi kawan-kawan yang ingin menyumbang buku-buku (apapun mulai dari komik, novel, majalah, buku pelajaran dan lain - lain) silahkan untuk menghubungi Mide. Bagi yang ingin mendonasikan uang, silahkan transfer donasi  pada bendahara GRI Malang dengan no.rek berikut: 

Bank Mandiri : 156-00-0731282-2 a.n Tantri Setyorini. 
Bank BNI : 0233965351 a.n Tantri Setyorini 
Bank BCA : 4391496034 a.n Tantri Setyorini

# GRI Malang beserta LSM Griya Baca Malang akan mengadakan bakti sosial di Kecamatan Ngantang, Malang dengan fokus untuk meringankan beban mental anak-anak yang masih mengalami trauma akibat bencana Gunung Kelud. GRI Malang juga akan mendongeng kepada anak-anak korban bencana Gunung Kelud untuk memperingati World Read Aloud Day 2014 . Bakti sosial ini akan diadakan pada Minggu tanggal 9 Maret 2014 mulai pukul 7 pagi sampai 3 sore. Tempatnya di SDN Ngantru III Kec.Ngantang Kab.Malang. Untuk transportasi, sedang diusahakan untuk berangkat bersama dengan transportasi bis. Estimasi peserta Bakti Sosial adalah sekitar 100 siswa/siswi SDN Ngantru III kelas 4,5 dan 6.
Bagi yang ingin berpartisipasi,atau ingin info lebih lanjut silahkan untuk menghubungi Mide atau Idan. 
Setiap anggota yang ikut acara Bakti Sosial diharapkan membeli Pin LSM Griya Baca yang dijual seharga 10.000 rupiah per buah sebagai tanda kepanitiaan plus donasi untuk mereka.

Nah, buat teman - teman pengunjung Ren's Little Corner yang berdomisili di Malang, yuk ikutan event World Read Aloud Day 2014 ini. Jangan malu - malu atau ragu untuk ikutan, karena selain menjalin keakraban dengan teman - teman sesama pecinta buku, kalian juga berbuat kebaikan untuk anak - anak Malang yang tentunya adalah bagian dari masa depan kita :)

Terus kalau bukan domisili Malang gimana? Jika domisili teman - teman di wilayah sekitar Malang (seperti Kediri, Blitar, Tulungagung, Surabaya dan sekitarnya), silakan menghubungi para contact person untuk informasi selanjutnya . Sementara jika domisili teman - teman jauh dari Malang (kayak saya), bisa mendonasikan buku - buku atau dalam bentuk uang. Yang pasti berbuat kebaikan itu banyak macamnya dan selalu ada banyak cara untuk merayakan World Read Aloud Day 2014 :D

Doakan semoga acara GRI Malang ini sukses yang teman - teman!! Jika ada yang teman - teman tanyakan lebih lanjut mengenai event ini, silakan komen di kolom komentar ^_^.

CP(Contact Person)
Idan  : + 628885842731
Mide : + 6285780916805
Tantri : + 82132671585

(note : Pic 1 diambil dari thread Goodreads Indonesia. Pic 2 adalah koleksi pribadi)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...