Tampilkan postingan dengan label tiga setengah bintang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tiga setengah bintang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2022

Review: China Rich Girlfriend oleh Kevin Kwan

 

Judul: China Rich Girlfriend
Judul Terjemahan: Kekasih Kaya Raya
Pengarang: Kevin Kwan
Penerjemah: Cindy Kristanto
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 456 halaman
Diterbitkan pertama kali : 16 Januari 2017

Format : Paperback
Target Pembaca : Dewasa

Genre : Contemporer Romance, Slice of Life
Note: Buku dibaca tahun 2018
 
 Sinopsis :

Sekarang malam pernikahan Rachel Chu. Ia memakai cincin bermata berlian Asscher-cut, gaun pengantin yang sangat ia sukai, dan memiliki tunangan yang rela kehilangan semua harta warisan demi menikahinya. Namun, gadis itu sedih. Ayah kandungnya, yang tidak pernah ia kenal, takkan mengantarnya menuju altar. Lalu suatu kejadian mendadak membuat identitas pria tersebut terungkap. Dan Rachel pun terseret ke dalam dunia gemerlap Shanghai, yang berisi kemewahan tak terbayangkan dan orang-orang yang bukan sekadar kaya raya--mereka kaya tujuh turunan. .

 Review
 
Catatan: Review di blog dicopy dari review Goodreads dengan beberapa penyesuaian. Akan ada beberapa spoiler dari buku sebelumnya, Crazy Rich Asians dan juga versi film Crazy Rich Asians.

Setelah re-read Crazy Rich Asians (review bisa dicek di postingan ini: Crazy Rich Asians) dalam rangka menyegarkan pikiran setelah nonton filmnya (YANG BANYAK BANGET BEDANYA. Jujur saya masih kesel kalau ingat 😂 ), rasanya sayang kalau saya ga sekalian maraton baca dua buku sisanya, yang saat review ini ditulis, bukunya sudah lengkap semua. Syukurlah Kevin Kwan hanya menulis Crazy Rich Asians (CRA) sebagai trilogy dan mengakhirinya dengan manis di Rich People Problems (yang akan saya review selanjutnya), but eh, who knows if he change his mind. Soalnya benernya emang banyak tokoh - tokoh menarik di trilogy CRA ini.

Saya setuju sama Mbak Astrid BBI (yang juga bernama sama dengan Astrid Leong-Teo yang chic di buku ini 😆) yang bilang kalau plot tentang ayah Rachel itu sangat unoriginal. Akan jadi mayan spoiler  (walau review ini juga udah banyak spoiler rasanya, lol), bagi yang belum baca CRA. Jadi lebih bagusnya baca CRA dulu, karena China Rich Girlfriend bukan stand alone. Dengan setting 2 tahun setelah CRA, Rachel akhirnya menerima lamaran Nick (yang JAUH LEBIH ROMANTIS ketimbang versi filmnya. Trust me!) dan akan menikah. Masalahnya, Eleanor lagi - lagi mengacau dengan ngerusak set tempat nikah Rachel dengan invasi helikopter layaknya adegan film Apocalypse Now (kata bapaknya si Nick). Apa Eleanor masih ga setuju ma Rachel dan Nick? Oh tunggu dulu, karena Eleanor ya tetep Eleanor. Tetep apa - apa dihitung dengan uang, dan kalaupun dia setuju dengan pernikahan Nick dan Rachel, itu karena bapaknya Rachel itu orang penting di pemerintahan Tiongkok. Intinya? Rachel dari keluarga KAYA!
 

Selasa, 25 Oktober 2022

Review: Bertulang Besar oleh Meg Cabot

 

Judul: Big Boned
Judul Terjemahan: Bertulang Besar
Pengarang: Meg Cabot
Penerjemah: Nurkinanti Laraskusuma
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 320 halaman
Diterbitkan pertama kali : 1 Juli 2012

Format : Paperback
Target Pembaca : Dewasa

Genre : Cozy Mystery, Amateur Sleuth
Series: Heather Wells, buku 3
Review buku pertama: Ukuran 12 Tidak Gemuk
Review buku kedua : Ukuran 14 Pun Tidak Gemuk
Note: Buku dibaca April 2021
 
Sinopsis :

Hidup cukup menyenangkan bagi mantan bintang pop berbadan besar yang kini bekerja sebagai asisten Direktur Asrama dan terkadang menjadi detektif amatir, Heather Wells. Ayahnya yang mantan narapidana dan menumpang hidup akhirnya pindah. Dia masih naksir berat pada induk semangnya yang seksi, Cooper Cartwright, tapi hubungannya dengan pacar sementaranya yaitu Tad Tocco, sang profesor matematika yang juga vegetarian, lebih dari memuaskan. Dan bagian terbaiknya, tidak ada yang tewas akhir-akhir ini di Asrama Maut, nama julukan yang diberikan pada asrama tempat Heather bekerja. Tapi tentu saja tidak selamanya keadaan selalu tenang dan damai. Dan ketika mayat korban pembunuhan terakhir yang muncul di wilayah kerjanya adalah sang bos yang tidak terlalu disukai, Heather menemukan dirinya memegang daftar tersangka utama—termasuk cowok pemimpin demo yang juga pacar asisten Heather yang selalu tegang dan pendeta muda kampus yang tampan yang dituduh menggoda beberapa mahasiswi anggota paduan suara.

Dengan ketenaran memanggilnya kembali ke dunia hiburan (sebagai bintang baru acara anak-anak!) sungguh bukan waktu tepat untuk kembali terlibat dalam penyelidikan pembunuhan. Ditambah Tad juga mengisyaratkan dirinya akan menanyakan Pertanyaan Besar, yang Heather sendiri tidak tahu harus menjawab apa....

 Review

Dalam rangka mengisi blog, mulai sekarang saya hanya akan mengopi review saya di Goodreads, dengan sedikit perapian (baca: malas XD). Jadi semua review di blog mulai saat ini semuanya akan diposting di Goodreads dengan gaya semau gue, baru akan diposting di blog jika ada mood :P.
 
 
Dari tiga buku pertama, bisa dibilang Big Boned ini agak lemah dalam segi misterinya, walau romansanya malah lebih kental. Mungkin yang doyan romens (ya kayak saya lah XD ) akan senang, tapi yang doyan misteri (ya saya juga sih) akan merasa kurang puas. 

Selasa, 01 Oktober 2019

Review: Stardust oleh Neil Gaiman

Judul: Stardust
Judul Terjemahan: Serbuk Bintang
Pengarang: Neil Gaiman
Penerjemah: Femmy Syahrani
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 256 halaman
Diterbitkan pertama kali : Februari 2007

Format : Paperback
Target Pembaca : Dewasa

Genre : Fantasy


Sinopsis :

Ini dongeng untuk orang dewasa. Alkisah, di padang-padang rumput Inggris yang tenang, lama berselang, ada sebuah desa kecil yang selama 600 tahun berdiri di atas tonjolan batu granit. Di sebelah timur desa itu ada tembok batu yang tinggi. Itu sebabnya desa itu dinamai desa Tembok. Di desa itu, pemuda Tristran Thorn jatuh cinta pada si cantik Victoria Forester. Dan di sini pula, pada suatu senja bulan Oktober yang dingin, Tristran membuat janji pada si gadis. Janji gegabah yang membawanya berkelana ke negeri di balik tembok, menyeberang padang rumput, masuk ke Negeri Peri. Dan di sana dimulailah petualangan paling mendebarkan dalam hidupnya.

 Review

Dua hari berturut - turut ngeblog..apakah ini pertanda Ren bakal rajin ngeblog? Hmm...saya sih ga mau janji muluk - muluk haha, dan akan tetap ngeblog when the mood strikes atau ada buku yang memang bisa ditulis reviewnya dengan cukup oke. Kalau ga ada..ya balik hibernasi lagi XD. Oke, cukup bercandanya. Sama seperti Tokyo Zodiac Murder, saya pun baca Stardust karena dulu pinjem bukunya punya teman saya, Iestea. Tidak enak hati karena sudah pinjam sampai bertahun - tahun, mau tidak mau dibaca juga. Padahal saya pinjam Stardust barengan Good Omens, tapi malah Good Omensnya sudah dibaca sejak lama. Entah kenapa tidak baca Stardust saat itu. Mungkin karena bagi saya ending Good Omens agak "kentang"...dan ternyata Stardust ini juga rada "kentang" bagian akhirnya, hehe.

Dari semua review teman di Goodreads yang saya baca, nyaris semuanya membandingkan dengan versi filmnya. Hal ini wajar, karena versi terjemahannya sendiri juga hampir berbarengan terbitnya dengan jadwal rilis filmnya. Sama - sama tahun 2007 (wow, 12 tahun yang lalu! Dan pemeran Yvaine, Claire Danes masih awet cantiknya sampai sekarang, lol). Rata - rata pun sudah menonton filmnya dulu, dimana menurut saya ternyata beda buku sama filmnya BANYAK banget. Jadi review ini lebih ke perbandingan buku dan film. Expect spoiler if you not read the book yet or watch the movie (tapi filmnya mah sering diputer lho, hahaha. Plus terjemahannya udah cetul)
 
Again, fair warning...review ini akan full spoiler. Jadi read at your own risk ya :)

Jumat, 10 Maret 2017

Review: Year of the Hyenas oleh Brad Geagley

Judul: Year of the Hyenas
Judul Terjemahan: Tahun Anjing Hiena
Pengarang: Brad Geagley
Penerjemah: Lanny Murtidjahana
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 472 halaman
Diterbitkan pertama kali : Maret 2015

Format : Paperback
Target Pembaca : Dewasa

Genre : Misteri, Thriller


Link to Buy: Bukabuku

Sinopsis :

Seorang pendeta wanita diduga dibunuh dengan keji. Rakyat Mesir gempar, para pemimpinnya cemas. Karena pembunuhan terhadap pendeta akan membangkitkan amarah para dewa.

Penyelidikan pun digelar. Semerket ditunjuk menjadi penyidik. Namun bahkan Semerket sendiri bertanya-tanya, kenapa pecundang seperti dirinya––pemabuk dan pengangguran yang masih mengejar-ngejar mantan istri––dipilih untuk menyelidiki peristiwa langka ini. Apakah penunjukan itu disengaja agar kasus tersebut takkan terpecahkan?

Namun rupanya para dewa tak tinggal diam. Semerket perlahan berhasil menyingkap misteri pembunuhan itu; perjalanan yang membawanya ke harem firaun, membongkar konspirasi besar Mesir tahun 1153 SM; mengungkap fakta lain tentang kematian Ramses III

 Review


"Saya takkan pernah berdusta kepada Anda, Great Lord, setidak enak apapun kebenaran itu. Saya juga tidak akan mengolok - olok dalam nama kebenaran."


Kalau melihat trend baca buku terjemahan akhir - akhir ini, saya sekarang cenderung memilih thriller atau misteri. Setelah Girls in the Dark, saya pun mengambil Year of the Hyenas (diterjemahkan menjadi Tahun Anjing Hiena) dari lemari. Sudah lama saya ingin membacanya sih, selain saya juga suka banget kisah - kisah dengan settingan Mesir Kuno. Buku model begini yang pernah saya baca sebelumnya adalah Ledakan Dendam karya Agatha Christie, yang mengawali kesenangan saya pada apapun yang berbau Mesir, baik itu sejarahnya maupun mitologinya (dan bikin saya jadi pengen baca lagi, karena Ledakan Dendam saya baca sekitar 13-14 tahun yang lalu).  Sebuah kasus pembunuhan, di era Mesir Kuno, pada saat pemerintahan Ramses III yang dianggap sebagai satu dari "The Greatest Pharaoh" pada masanya, masa dimana belum ada teknologi seperti identifikasi DNA ataupun lie detector. Bagaimana cara sang tokoh utama, Semerket, memecahkan misteri pembunuhan ini?

Rabu, 01 Februari 2017

Review: Crazy Rich Asians oleh Kevin Kwan

Judul: Crazy Rich Asians
Judul Terjemahan: Kaya Tujuh Turunan
Pengarang: Kevin Kwan
Penerjemah: Cindy Kristanto
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia

Tebal : 480 halaman
Diterbitkan pertama kali : Juni 2016

Format : Paperback
Target Pembaca : Dewasa

Genre : Chiclit
Series: Crazy Rich Asians, #1
Web Pengarang: Kevin Kwan
Link to Buy: Gramedia


Sinopsis :

Ketika Rachel Chu, dosen ekonomi keturunan Cina, setuju untuk pergi ke Singapura bersama kekasihnya, Nick, ia membayangkan rumah sederhana, jalan-jalan keliling pulau, dan menghabiskan waktu bersama pria yang mungkin akan menikah dengannya itu. Ia tidak tahu bahwa rumah keluarga Nick bagai istana, bahwa ia akan lebih sering naik pesawat pribadi daripada mobil, dan dengan pria incaran se-Asia dalam pelukannya, Rachel seperti dimusuhi semua wanita.

Di dunia yang kemewahannya tak pernah terbayangkan oleh Rachel itu, ia bertemu Astrid, si It Girl Singapura; Eddie, yang keluarganya jadi penghuni tetap majalah-majalah sosialita Hong Kong; dan Eleanor, ibu Nick, yang punya pendapat sangat kuat tentang siapa yang boleh—dan tidak boleh—dinikahi putranya.

Dengan latar berbagai tempat paling eksklusif di Timur Jauh—dari penthouse-penthouse mewah Shanghai hingga pulau-pulau pribadi di Laut Cina Selatan—Crazy Rich Asians bercerita tentang kalangan jet set Asia, dengan sempurna menggambarkan friksi antara golongan Orang Kaya Lama dan Orang Kaya Baru, serta antara Cina Perantauan dan Cina Daratan.

 Review


Tiada tempat di dunia ini dapat ditemukan orang - orang yang lebih kaya daripada orang Cina

Ibn Batuta (Abad Keempat Belas)
 
Saya tuh selalu ingat saat - saat masih rajin main game Summoners War (Kang Opan pasti tahu :), ada suatu waktu dimana seorang atau lebih player yang bisa summon natural born 5 aka monster super langka yang bikin banyak orang salty (alias iri), termasuk saya. Nah, setelahnya,  pasti akan ada yang ngomong:

"this dude must be crazy rich/ those asian rich/ those chinese rich kid!, bla de bla"

Saya awalnya ya heran dong...hubungan crazy rich ma asian apaan sih? Dalam pemahaman saya yang dangkal ini, kayaknya kami yang  Asian ini orangnya biasa - biasa aja deh. Dan kenapa mesti orang Asia yang dituduh "crazy rich?". Bukannya player Amrik atau Eropa paymentnya lebih gede yang harusnya dibilang kaya ya. Beli in-game goods yang harganya bikin saya pengen nangis (sekitar 10$ paling murah dan paling mahal 100$. Coba dikurskan rupiah, dan coba beli itu dalam beberapa waktu), bagi mereka ga susah kan. Why accused us Asians??

Pertanyaan saya baru kejawab lah pas tahu ada buku ini, wkwkwkw XD. Betapa saya terlalu memandang rendah bangsa Asia, atau mungkin saya terlalu memandang rendah bangsa gue sendiri, Indonesia, cuma karena ga bisa beli in-game goods aja :P. Tapi, sepengetahuan saya, emang untuk game model RPG mobile seperti Summoner Wars, kalau mau sukses ada istilah P2W aka Pay To Win. Simpelnya? Modalnya mesti banyak. Dan ya, emang yang top player biasanya dari Asia, dengan monster bagus. Tapi tentunya mereka ngga cuma modal doku aja :D.

Nah, intermezzo selesai, mari beralih ke buku Crazy Rich Asians yang diterjemahkan  Kaya Tujuh Turunan ini. 

Selasa, 16 Februari 2016

Review: Sacked oleh Jen Frederick


Judul: Sacked
Pengarang: Jen Frederick

Bahasa : Inggris
Penerbit : self-published
Tebal : 300 halaman
Diterbitkan pertama kali :  6 September 2015

Format : e-book
Target : Dewasa

Genre : New Adult, Sport
Series: Gridiron (buku ke-1)
Web Author: Click here

Beli di : Kobo, Amazon


Sinopsis :

What he wants he gets...

Knox Masters is a quarterback's worst nightmare. Warrior. Champion. And...virgin. Knox knows what he wants--and he gets it. All American Football player? Check. NFL pros scouting him? Check. Now, he's set his sight on two things. The national title. And Ellie Campbell. Sure, she's the sister of his fellow teammate, but that's not going to stop him. Especially not when he’s convinced Ellie is the one.
 
...but he's never met her before.

But Ellie isn't as sure. She's trying to start a new life and she's not interested in a relationship...with anyone. Beside it's not just her cardinal rule of never dating her brother's teammates that keeps her away, but Ellie has a dark secret that would jeopardize everything Knox is pursuing.

Knox has no intention of losing. Ellie has no intention of giving in.

 Review

Genre New Adult dan saya itu seperti saudara tiri. Kami saling lirik satu sama lain dan tidak percaya, atau lebih tepatnya saya masih belum paham dengan genre ini. Saya sendiri sudah membaca beberapa buku dengan genre ini. Beberapa saya suka, seperti Painted Faces karya L.H. Cosway, tapi kebanyakan ada angstnya, seperti Chase Me karya Tesa Bailey, sampai saya lelah bacanya. Saya sampai mikir deh, emang dulu waktu kuliahan saya ngapain sih? Apa saya dulu sebegitu nyebelinnya seperti karakter di genre NA? Paling banter saya bikin ortu dulu marah - marah karena skripsi yang kelamaan sampai saya lulusnya paling telat (tapi kerjaannya paling enak juga :P). Masalah cinta? Well, saya cuma ngejalanin LDR sama mantan pacar-menjadi-suami. Jadi, masa kuliah saya cukup bosenin XD.

Eh, udahan deh tentang saya :P

Saya sudah mengenal Jen Frederick sejak lama tapi bukan dari karyanya melainkan dari nama aslinya. Si Jen Frederick aslinya adalah Jean Litte, pemilik website review romance Dear Author yang juga sering saya kunjungi. Saat itu banyak yang marah juga sih, karena Jean ini termasuk yang pedes banget kalau mereview romance, pun dia juga kena masalah hukum. But enough about her problem, saya lebih penasaran gimana seorang reviewer romance menulis buku romance, mengingat dia pasti udah tahu banyak aspek - aspek dalam novel romance.

Rabu, 16 September 2015

Review: Silent in the Grave oleh Deanna Raybourn


Judul: Silent in the Grave
Judul Terjemahan: Rahasia Terpendam
Pengarang: Deanna Raybourn
Penerjemah:Lily Mayanti Boynton
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 493 halaman
Diterbitkan pertama kali :  2015

Format : Paperback
Target : Dewasa

Genre : Historical Romance, Misteri
Series: Lady Julia Grey, buku ke-1
Web Pengarang: Click here

Beli di : Bukukita Bukabuku


Sinopsis :
Sir Edward Grey mendapat surat ancaman sesaat sebelum ia ambruk dan meninggal di kediamannya di London. Saat itu terjadi Julia, istrinya, dan para tamu undangan yang hadir di meja makan menjadi saksi.

Semua mengira Edward meninggal karena sebab alami. Tetapi, Nicholas Brisbane datang menemui Julia dan mengatakan bahwa Edward meninggal karena dibunuh.

Bertekad menyelidiki kasus pembunuhan Edward, Julia mengabaikan peringatan Brisbane bahwa usahanya akan sia-sia. Perlahan ia menemukan banyak petunjuk yang membawanya pada kenyataan pahit, dan membawa si pembunuh semakin dekat dengannya.


 Review

Sangat tidak tepat jika mengatakan aku berkenalan dengan Nicholas Brisbane di samping jenazah suamiku. Perlu kutegaskan, saat itu Edward masih meregang nyawa di lantai.


Apa yang membuat saya yang sepertinya makin jarang membaca historical romance ini untuk kemudian membeli buku pertama seri Lady Julia Grey, Silent in the Grave? Bahkan ngga butuh waktu lama untuk mengeluarkannya dari daftar timbunan padahal banyak buku - buku lain yang menjerit - jerit minta dibaca. The answer is simple. Misteri. 

Berlatar belakang Inggris era pemerintahan Ratu Victoria (atau yang lebih dikenal dengan Victorian Era), Silent in the Grave sudah dibuka dengan pembukaan yang cukup mencekam dimana Lady Julia Grey mendapati suaminya, Sir Edward Grey terkena serangan jantung saat santapan makan malam di rumah mereka, Grey House. Layaknya janda yang berduka, maka Julia pun memasuki masa berkabung selama setahun yang membosankan sembari menerima ucapan belasungkawa dari kerabat dan bangsawan lain yang disampaikan dengan setengah hati. Hidup Julia yang cenderung konstan berubah saat detektif partikelir bernama Nicholas Brisbane mengatakan kalau Edward bukan mati karena sebab alami, namun dibunuh! Nicholas yang ternyata disewa oleh Edward sendiri ini mengatakan jika sebelum tewas, Edward menerima banyak surat ancaman dan meminta Nicholas untuk menyelidiki siapa pelakunya.

Senin, 01 Desember 2014

Review: Wishes and Sorrows - Cindy Lynn Speer


Title: Wishes and Sorrows
Author : Cindy Lynn Speer
Languange : English
Publisher: Dragonwell Publishing
Length :  312 pages
Published date: October 30th, 2014

Format : E-book (provided by NetGalley)

Genre : Fantasy, Urban Fantasy, Horror

Author web: Click Here
Buy Links: Bookdepository, Amazon
For New Adult - Adult Readers




Sinopsis :


For every wish there is a sorrow...

Wishes are born from sorrows, blessings are sometimes curses, and even fairy godmothers cannot always get what they want. In this original collection, Cindy Lynn Speer, the author of the Chocolatier’s Wife, brings to life creatures of myths and tales, mixing them into a vibrant tapestry of stories, happy and sad, magical and real, each lovingly crafted and sure to touch the reader’s soul. Step into the world where magic is real, and every mundane bit of reality is as magical as a true fairy tale.

 Review


Note: This review is copied from my Goodreads review with some editing. If you find any mistake in grammar and structure, please kindly email me at : sawamura_foxman AT yahoo DOT com , so I can correct it. Thanks! :) .

I never think at the first place that Wishes and Sorrows is an anthology, because when I request this one, I strucked by the haunting, eerie yet beautiful cover. When I read the first page, there are some introduction from Ms Speer about her short stories in this anthology. I read some, then decide to pass it because I don't want to be spoiled. Wishes and Sorrows have 14 fantasy, urban fantasy and fairy tale re-telling short stories (with 1 is not story, more like research). All have "wishes" and "sorrows" themes that tied all the short stories. Some told from 3rd POV and some were from 1st POV. All the story focused on the women as the main characters with some have "Happy Ever After", some "Happily for Now", some have frustating cliffhanger and some end in the tragedy. Wow, such a rich collection, rite?

Jumat, 18 Juli 2014

Review: The White Magic Five and Dime oleh Steve Hockensmith & Lisa Falco

Judul  : The White Magic Five and Dime
Pengarang : Steve Hockensmith & Lisa Falco
Bahasa : Inggris
Penerbit : Midnight Ink

Tebal :  336  halaman
Diterbitkan pertama kali :1 Juli 2014

Format : e-book (NetGalley)
Target Pembaca: Dewasa

Genre : Cozy Mystery
Seri: Tarot Mystery
Buku ke-:1 (Satu)
Web Pengarang : Click Here 
Buy Links: Bookdepository, Periplus, OpenTrolley 


Sinopsis :

Much to Alanis McLachlan surprise, her estranged con-woman mother has left her an inheritance: The White Magic Five & Dime, a shop in tiny Berdache, Arizona. Reluctantly traveling to Berdache to claim her new property, Alanis decides to stay and pick up her mother's tarot business in an attempt to find out how she died.

With help from a hunky cop and her mother's live-in teenage apprentice, Alanis begins faking her way trough tarot readings in order to win the confidence of her mother's clients. But the more she uses the tarot deck, the more Alanis begins to find real meaning in the cards ... and the secrets surrounding her mother's demise.

 Review


 “Tarot readers aren't necessarily psychic. They're merely adept at using a spesific set of symbols, shuffled by the random hand of chance, to assess an individual's past , present and prospects"
Infinite Roads of Knowing - pg 3

Saya pertama kali tahu tentang Tarot pada masa SMA. Saat itu saya lagi suka - sukanya dengan karya CLAMP yaitu X, dan kalau yang mengikuti X pasti tahu jika penerbitnya (yang ilegal pada masa itu) suka menyisipkan pembatas buku dengan gambar tokoh - tokoh dalam komik X. Bukan sembarang gambar, melainkan representasi tokoh X dalam bentuk kartu Tarot Major Arcana. Saat itu saya cuma sekedar penasaran dan cuma menganggap kalau "wah, pembatasnya keren". Barulah beberapa tahun kemudian, dari artikel majalah yang saya baca, Tarot bisa dipakai untuk meramal nasib. Bahkan di apartemen tempat saya ngontrak sekarang ada stand pembaca Tarot. Tapi saya ngga pernah tertarik untuk mencoba. Takut syirik juga sih :P.

Dan itu salah satu alasan saya juga request ARC The White Magic Five and Dime di NetGalley, karena ada unsur Tarot. Saya sih sudah request sejak lama, cuma karena kebanyakan buku untuk dibaca, buku ini jadi teranggurkan. Sampai kemaren saya dapat email dari penerbitnya dan saya yang "uppss, mesti baca nih!". Genre The White Magic adalah cozy mystery, dan ini merupakan salah satu genre yang saya nikmati. Nggak sampai favorite sih, tapi lumayan untuk bacaan ringan dan juga "aman" di saat puasa :)).

Rabu, 05 Maret 2014

Review : Born in Blood oleh Alexandra Ivy

Judul  : Born in Blood
Pengarang : Alexandra Ivy
Bahasa : Inggris
Penerbit : Kensington

Tebal :  352  halaman
Diterbitkan pertama kali : 31 Desember 2013

Format : Mass Market Paperback
Serial : The Sentinels
Target Pembaca: Dewasa


Genre : Paranormal Romance
Web : Click Here
Buy Links : Bookdepository, Periplus, Open Trolley


Sinopsis


In a stunning new series, Alexandra Ivy lures readers into the dark, seductive world of the Sentinels--humans outcast by their hidden abilities, treading the line between life and death, good and evil, pleasure and pain. . .

In The Heart Of Darkness

Sergeant Duncan O'Conner has seen it all before. Beautiful erotic dancer, murdered at home, no suspect, no motive. But there's one clue: she's missing her heart. It's enough to make the hard-bitten Kansas City cop enlist the help of a necro--one of the dead-channelling freaks who live in the domed city of nearby Valhalla. It's a long shot, but desperate crimes call for desparate measures.


Lies The Kiss Of Death

Unlike the other "high-bloods" in Valhalla, Callie Brown considers her abilities a gift, not a curse. But when she reads the dancer's final thoughts, she senses a powerful presence blocking her vision. This is no ordinary homicide. This is the work of a legendary necromancer who controls souls. A ravenous force that will put Callie's skills to the test, O'Conner's career at risk, and both their hearts on the line. . .literally.


Review 

Born in Blood adalah buku pertama dari serial terbaru karya Alexandra Ivy, The Sentinels. Nah, para pembaca romance, terutama yang ngikutin terjemahan, pasti tahu lah ya kalau bukunya Alexandra Ivy sudah diterbitkan disini. Dastan sudah berbaik hati ngenalin seri Guardians of Eternity yang lumayan banyak fansnya, dan untuk sebuah novel pararom cukup bagus lah. Hehe, saya emang rada picky buat genre satu ini, maklum genre favorit :P. Di serialnya yang terbaru ini, syukurlah tidak ada yang namanya vampire atau werewolf. Udah bosan saya! #bohongsebenarnya :P . The Sentinels sendiri memiliki cerita yang rada - rada mirip X-Men. Jadi cukup unik, tentunya ditambah dengan beberapa cliche genre pararom.

Jumat, 14 Februari 2014

Review : One Enchanted Season (Anthology)

Judul : One Enchanted Season
Pengarang : Various Author - C.L. Wilson, Erica Ridley, Elissa Wilds
Bahasa : Inggris
Penerbit : self-publish

Tebal :  400 halaman
Diterbitkan pertama kali : 5 Desember 2013

Format : e-book
Target Pembaca: Dewasa


Genre : Paranormal Romance
Web Pengarang : Click Here



Sinopsis :

Three bestselling and critically acclaimed authors of paranormal romance weave stories inspired by classic holiday songs.

'tis the season to enchant...

In C.L. Wilson's UPON A MIDNIGHT, an angel helps a troubled woman heal the wounds of her past so her soul can relearn how to sing.

Erica Ridley delivers magic with LET IT SNOW, in which a treasure hunter breaches an enchanted castle only to become trapped inside with a cursed princess and a suspicious tree.

And in SNOWMAN, Elissa Wilds weaves a tale of forbidden love that bridges two very different worlds, when a snowy stranger appears at an isolated mountain cabin seeking much more than shelter from the storm.

Step into a world where the nights are long and dark, snowflakes sparkle like fairy lights, and the hearth fires burn as brightly as the passion of newfound love.

 Review

Yah, saya tahu hari ini, tanggal 14 Februari adalah hari Valentine, hari kasih sayang. Tapi sudah sejak lama saya menganggap kalau Valentine itu hari biasa aja, makanya saya juga ga ada pikiran buat ngerayain, terlepas dari menurut agama saya yang namanya Valentine itu ga ada, hehehe. Nah, makanya rada ga nyambung juga saya malah ngereview kumcer dengan tema liburan. Mana liburan pas Natal dan Tahun Baru yang sudah lewat entah sejak kapan itu X). Tapi, berhubung saya ikutan challengenya Lina, yaitu Short Stories RC, sekalian aja saya baca kumcer yang juga saya request dari NetGalley ini. Semacam bayar utang ngeripiu ^^;

Seperti judul dan kavernya, tema kumcer ini adalah tentang liburan, dan bagaimana cinta bisa menyembuhkan luka hati dan bahkan membebaskan diri dari kutukan! Ya, semua cerita pendek di kumcer ini genrenya sama semua yaitu paranormal romance, walau cerita terakhir yaitu Snowman ada unsur "alien"nya. Karena hanya ada tiga cerita, maka akan saya review  untuk ketiganya :)

Rabu, 15 Januari 2014

Review : Kecantikan Mengundang Maut oleh Kate White


Judul : Kecantikan Mengundang Maut
Judul Asli : A Body to Die For
Pengarang : Kate White
Penerjemah : Gita Yuliani K
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal :  448  halaman
Diterbitkan pertama kali : 3 November 2011

Format : Paperback
Target : Dewasa

Seri : Bailey Weggins Mystery, buku ke-2
Genre : Cozy Mystery, Thriller Suspense
Beli di : Grazera, Bukabuku


Sinopsis :


Bailey Weggins, jurnalis lajang cerdas yang tak segan turun tangan menyelidiki segala permasalahan dan masih bisa terlihat mengagumkan. Bailey berpikir menukar Manhattan dengan akhir pekan yang diisi dengan kegiatan memanjakan diri di resor spa berlokasi di pinggiran kota Massachusetts adalah tawaran yang tak bisa ditolak. Tetapi ketika dia menemukan sesosok mayat yang dibungkus seperti mumi di dalam salah satu ruangan perawatan spa, waktu rehatnya berubah sepenuhnya menjadi penyelidikan pembunuhan. Ketimbang berusaha menghilangkan selulit dengan shea butter, dia mengungkapkan beberapa tersangka, dari kekasih yang terluka, sampai suami yang tidak bisa dipercaya, dan karyawan yang tidak jujur. Bersama seorang polisi bagian pembunuhan yang seksi dan sulit untuk dilupakan bekerja di sisinya, Bailey dengan cepat mengejar petunjuk-petunjuk di sepanjang perbatasan Manhattan––dan bergerak masuk ke wilayah si pembunuh yang berusaha menyembunyikan segala sesuatu untuk selamanya. Kali ini, mayat terbungkus itu bisa jadi Bailey.
  
Review

Jika melihat kavernya, pasti banyak pembaca akan membatin "wah, ada chiclit baru", dan pendapat mereka akan berubah saat membaca sinopsisnya. Walau sebenernya sih, dari judulnya sudah jelas kalau A Body to Die For yang diterjemahkan jadi "Kecantikan Mengundang Maut" ini adalah cerita misteri. Layaknya genre cozy mystery (silakan dibaca tentang genre yang saya ulas sekilas di review Ukuran 12 Tidak Gemuk) , maka misterinya tidak terlalu yang "wah" dan berbelit - belit, tapi lumayan butuh pemikiran juga. Digabungkan dengan POV orang pertama, yaitu dari sudut pandang si tokoh utama, Bailey, kita diajak menelusuri pembunuhan yang terjadi di sebuah hotel yang menyediakan layanan spa.

Kamis, 09 Januari 2014

Review : Make You See Stars oleh Jocelyn Han


Judul : Make You See Stars
Pengarang : Jocelyn Han
Bahasa : Inggris
Penerbit : self-published

Tebal :  200  halaman
Diterbitkan pertama kali :11 December 2013

Format : e-book
Target : Dewasa

Genre : Futuristic, Science Fiction, Romance
Serial : Stardust Erotic Romance, buku 1


Sinopsis :


A fresh start…

Determined to have a life of her own, Victoria Weiss flees the safe haven of New Berlin on the planet Mars by accepting an internship on the most remote space station in the solar system. Being the daughter of the Great German ambassador isn’t all glitter and glamour, and Tori needs a fresh start away from her overbearing parents.
 

But running away from your past isn’t easy when you’ve hidden away the darkest parts. Tori hasn’t trusted men ever since a sexual encounter that left her soul scarred, and when the station’s Chief of Security shows an interest in her, she feels torn between running away from him and allowing herself to open up to new possibilities.

A troubled past…

The last thing Alen Novak expects is to lose his head over an Elite girl. But when Tori Weiss walks into his life, he can’t help but feel she’s different from the Great German leaders who effectively destroyed his Croatian homeland during the Great Wars in Europe. Even though he is the station’s Security Chief, Alen doesn’t command the respect of all his colleagues because of his prison past – and he’s afraid Tori will dismiss him for it right out of the gate. After all, he’s been hurt by a woman he loved before.

Fanning the flames of passion…

There’s no way to avoid working together, though, and the two are irresistibly drawn to each other. Will Tori and Alen learn how to face their darkest fears, or will the past nip their passionate love in the bud?

A sweet, erotic romance for lovers of New Adult with a hint of Futuristic.

 Review

Sejak dulu saya selalu penasaran, apa sih New Adult itu? Apalagi tahun 2013 kemaren, begitu banyak novel New Adult yang mendominasi list buku bestseller di Amerika sana. Para pengarang yang self published juga semuanya menulis di genre ini. Lini masa saya juga dihiasi pujian - pujian (plus kritikan) untuk genre ini. Saya mikir kalau liat buku yang ada embel - embel NAnya "apakah ini YA dengan adegan sex yang eksplisit?". Karena covernya kan yang "wow" gitu lah, hahaha XD. Alasan cover itu jugalah yang membuat saya request "Make You See Stars" ini di NetGalley. Dan untungnya di-approve :D

Penasaran ceritanya? Saya ceritakan sedikit aja ya :P

Senin, 11 November 2013

Review : Sword of Darkness oleh Kinley MacGregor

Judul : Sword of Darkness
Pengarang : Kinley MacGregor
Bahasa : Inggris
Penerbit : Avon

Tebal : 358 halaman
Diterbitkan pertama kali : 28 Maret 2006

Format : Mass Market Paperback
Target : Dewasa

Genre : Fantasy Romance
Serial : Lords of Avalon, buku ke-1
Web pengarang : Click here
Beli di : Periplus ; BookDepository
 Open Trolley

Sinopsis :

The new king of Camelot wears no shining armor: Arthur and his knights have fallen and a new king rules.

 In the darkest forest...
A scared, forsaken youth has become the most powerful and feared; man in the world. Ruthless and unrestrained, Kerrigan has long ceased to be human.

In the heart of London...
A spirited peasant mired in drudgery, Seren dreams of becoming her own woman, but never expects that by fleeing her fate, she will meet her destiny.

Their worlds are forever changed...
Kerrigan's goal is simple: barter or kill Seren to claim Arthur's Round Table. Yet she is the one person who holds no fear of him. More than that, her nobility sparks something foreign inside him. In his nether realm, kindness is weakness and a king who harbors any sort of compassion loses his throne.

For countless centuries, Kerrigan has lived alone in the shadows. Now Seren's courage has forced him into the light that will bring either salvation to both of them...or death.

 Review

Rabu, 21 Agustus 2013

Review : Kiss of the Night oleh Sherrilyn Kenyon

Judul : Kiss of the Night
Pengarang : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : St Martin's Paperback
Tebal : 361 halaman
Diterbitkan pertama kali : 19 April 2004
Format : Mass Market Paperback
Target : Dewasa
Genre : Paranormal Romance
Bahasa : Inggris
Seri :  Dark Hunter
Buku ke- : 5 (lima)
Web Pengarang : Click here
Order di : Bookdepository ; Kinokuniya Jakarta, Open Trolley
Order versi terjemahan di : Bukukita, Bukabuku, Dastan
English Review at Goodreads : click here

 Sinopsis
 
Wulf is an ancient Viking warrior with a useful but extremely aggravating power—amnesia. No one who meets him in person can remember him 5 minutes later. It makes it easy to have one-night stands, but hard to have a meaningful relationship, and without true love he can never regain his soul.

When he finally meets Cassandra, the one woman who can remember him, she turns out to be the princess of the cursed race he's sworn to hunt—and forbidden to him. The two of them must face ancient curses, prophecies, and the direct meddling of the Greek gods to find true happiness at last.

Review

Jauuuuh sebelum Dastan ganti haluan nerbitin novel romance kayak sekarang ini (dan beberapa fans novel suspense thriller minus romance gigit jari) dan menerbitkan serial Dark Hunter karya Sherrilyn Kenyon, saya sudah baca sejak awal tahun 2011. Sudah lama kan? Dan saya cukup ngefans (dulu) sama serial ini, sebelum akhirnya berhenti di buku keempatnya, Dance with the Devil. Entahlah, males aja gitu pengen nerusin, hehehehe. Akhirnya, Dastan pun menerbitkan serial Dark Hunter, dengan cover yang.. hmm aduhai (in a bad way ya :)) ). Yang berakibat saya males baca versi terjemahan, karena saya ini kan memang penggemar cover (atau pengapresiasi cover, ga tau deh bener ga ini istilahnya :P). Kemudian, saya pun mulai mengumpulkan serial Dark Hunter, versi bahasa Inggrisnya tentunya. Apalagi Online Shop langganan saya lagi obral buku seken impor, dan saya pun melengkapi koleksi Dark Hunter dengan buku yang rata - rata harganya 25000-30000 rupiah. Lumayan ;D

Nah, cukup dengan sejarah awal saya berkenalan dengan serial Dark Hunter. Kali ini, saya akan mengajak kalian untuk kembali ke serial Dark Hunter dengan buku kelimanya, Kiss of The Night...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...