Tampilkan postingan dengan label deanna raybourn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deanna raybourn. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 September 2015

Review: Silent in the Grave oleh Deanna Raybourn


Judul: Silent in the Grave
Judul Terjemahan: Rahasia Terpendam
Pengarang: Deanna Raybourn
Penerjemah:Lily Mayanti Boynton
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Tebal : 493 halaman
Diterbitkan pertama kali :  2015

Format : Paperback
Target : Dewasa

Genre : Historical Romance, Misteri
Series: Lady Julia Grey, buku ke-1
Web Pengarang: Click here

Beli di : Bukukita Bukabuku


Sinopsis :
Sir Edward Grey mendapat surat ancaman sesaat sebelum ia ambruk dan meninggal di kediamannya di London. Saat itu terjadi Julia, istrinya, dan para tamu undangan yang hadir di meja makan menjadi saksi.

Semua mengira Edward meninggal karena sebab alami. Tetapi, Nicholas Brisbane datang menemui Julia dan mengatakan bahwa Edward meninggal karena dibunuh.

Bertekad menyelidiki kasus pembunuhan Edward, Julia mengabaikan peringatan Brisbane bahwa usahanya akan sia-sia. Perlahan ia menemukan banyak petunjuk yang membawanya pada kenyataan pahit, dan membawa si pembunuh semakin dekat dengannya.


 Review

Sangat tidak tepat jika mengatakan aku berkenalan dengan Nicholas Brisbane di samping jenazah suamiku. Perlu kutegaskan, saat itu Edward masih meregang nyawa di lantai.


Apa yang membuat saya yang sepertinya makin jarang membaca historical romance ini untuk kemudian membeli buku pertama seri Lady Julia Grey, Silent in the Grave? Bahkan ngga butuh waktu lama untuk mengeluarkannya dari daftar timbunan padahal banyak buku - buku lain yang menjerit - jerit minta dibaca. The answer is simple. Misteri. 

Berlatar belakang Inggris era pemerintahan Ratu Victoria (atau yang lebih dikenal dengan Victorian Era), Silent in the Grave sudah dibuka dengan pembukaan yang cukup mencekam dimana Lady Julia Grey mendapati suaminya, Sir Edward Grey terkena serangan jantung saat santapan makan malam di rumah mereka, Grey House. Layaknya janda yang berduka, maka Julia pun memasuki masa berkabung selama setahun yang membosankan sembari menerima ucapan belasungkawa dari kerabat dan bangsawan lain yang disampaikan dengan setengah hati. Hidup Julia yang cenderung konstan berubah saat detektif partikelir bernama Nicholas Brisbane mengatakan kalau Edward bukan mati karena sebab alami, namun dibunuh! Nicholas yang ternyata disewa oleh Edward sendiri ini mengatakan jika sebelum tewas, Edward menerima banyak surat ancaman dan meminta Nicholas untuk menyelidiki siapa pelakunya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...