Selasa, 15 Juli 2014

Beli Ebook? Why Not?

Oke, judul artikel ini mungkin agak - agak bikin kening berkerut atau alis mata naik. Dan percayalah, saya tahu banyak yang milih donlod ebook secara gretongan ketimbang beli secara legal. Tidak usah malu, saya juga ngelakuin kok :">. Banyak banget alasan kenapa orang donlod ebook, diantaranya selain gampang didapat, kadang cara pembelian ebook juga sulitnya luar biasa. Yep, I talk to you Amazon and Barnes&Noble! Dua vendor besar ini emang mesti diakalin kalau kita pengen beli ebook disana, apalagi Amazon yang ebook dan kindle appsnya tidak tersedia untuk wilayah Asia Pasific. Ada sih cara mengakalinnya tapi saya kan ogah repot :P

Nah, bagi yang nggak doyan repot, ada kabar gembira untuk kalian yang pengen beli ebook. Bukan, bukan kulit manggis lupa akan ekstraknya #jayus X) . Tapi untuk international reader kayak kita, ada beberapa vendor ebook yang tidak menyulitkan kita untuk beli ebook! :D  Syukurlah, saya sekarang sudah bisa beli ebook karena emang ada fasilitasnya, dan kadang beberapa ebook yang saya mau ternyata nggak ada versi gretongannya :P. Tapi aslinya kalau kita mau mencari, banyak juga ebook yang harganya murah atau bahkan digratiskan. Saya sendiri pernah beli ebook berupa boxset dengan harga hanya 12000 rupiah dan ada 16 cerita di dalamnya!. Ebook paling mahal yang saya beli masih berkisar di bawah 50000 rupiah dan itu juga dalam format boxset. Jadi, benernya nggak mahal - mahal amat sih kalau kita pengen beli ebook.  Artikel ini juga sekalian jadi review saya untuk beberapa vendor ini, plus tips  - tips yang tentunya semua dari pengalaman saya sendiri :).


Sebelum saya lanjut, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam membeli ebook, terutama untuk vendor yang luar negeri. Yang pertama, tentu saja adalah punya Credit Card (CC), dan ini adalah syarat mutlak jika ingin beli ebook. Tapi, untuk vendor dalam negeri, setahu saya bisa pakai ATM (walau saya belum nyoba), jadi nggak perlu jiper dulu :P. Yang kedua, beberapa penerbit masih menerapkan sistem DRM (Digital Rights Management) yang membuat ebook yang kamu beli nggak bisa di-share. Yah, mungkin kamu emang nggak ada niatan buat ngeshare di situs - situs donlod illegal, tapi ribet juga kalau misalnya kalian pengen baca ebooknya di device lain (misal dari tab/smartphone mau dibaca di laptop/PC), karena setahu saya ada beberapa yang tidak bisa ditransfer ebooknya. Untuk ebook ber-DRM ini silakan di-crack dengan program yang banyak di Internet, tapi resiko ditanggung sendiri yak :P

Baiklah, daripada saya bikin kalian makin bosen, mari disimak review saya tentang beberapa vendor ebook yang jadi langganan saya beli ya :) . Oh ya, ini khusus untuk vendor ebook luar negeri ya. Untuk versi dalam negerinya seperti Gramediana atau Scoop akan ada bahasan terpisah dikarenakan saya juga belum pernah beli ebook di kedua vendor itu. Silakan klik nama masing - masing vendor untuk mampir ke site mereka.


Namanya emang Jepang banget, tapi ternyata Kobo ini dibentuk di Toronto, Kanada pada tahun 2009. Kobo sendiri sekarang sudah merupakan salah satu vendor ebook yang kini sejajar dengan Amazon dan B&N dan kabar senengnya (karena kabar gembira sudah terlalu mainstream), semua ebooknya bisa dibeli oleh kita yang di Indonesia! :D. Nah ini penampakan website Kobo:



Situs Kobo sendiri sangat gampang ditelusuri dan sangat user-friendly serta catchy. Kobo akan menginformasikan pada kita beberapa penawaran seperti Top 50 Ebooks (yang banyakan gratis!), free ebooks, recommendation dan new releases. Selain dibuka di PC, Kobo juga bisa dibuka di iPad/iPhone, Android, Blackberry, dan Windows 8. Dari apps Kobo ini, kita bisa baca ebook baik yang kita beli ataupun donlod gratis. Iya, di Kobo buanyaaak banget ebook gratisan kok. Jadi kamu seengganya ngga akan merasa bersalah pas ngedonlod X).

Ini penampakan library saya di Kobo. Banyakan semuanya free read lho, karena saya beli ebook juga biasanya mikir - mikir dulu :)):



Kelebihan: 
- Lebih dari 6 juta judul dari 68 negara. Alias, ebook yang ada di Amazon & B&N kebanyakan juga ada di Kobo. Sejauh ini sih, saya belum nemu ebook yang dari pengarang Indonesia.
- Beberapa ebooknya DRM-free. Jadi bisa dibaca di device dan software e-reader lain.
- Banyak judul - judul dari penerbit mainstream maupun indie/self publish.

Kekurangan:
- Ada beberapa ebook yang di-sale/free tidak tersedia untuk didonlod oleh international reader, alias cuma untuk US only. Tapi jangan khawatir, yang free untuk international reader juga ngga kalah banyaknya :)
- Banyakan ebooknya ada DRM.
- Harganya dalam dollar. Jadi siap - siap kalkulator buat convert harga ke rupiah.
- Aplikasi Kobo untuk PC hanya tersedia untuk Windows 8, jadi jika sistem di PC/Laptop kalian masih Windows 7 (atau malah XP) tidak bisa mendownload apps ini.
- Untuk aplikasi Kobo di iPhone atau iPad, pembelian ebook harus melalui webnya.


Seperti namanya, kita sekarang bisa beli ebook di Google Play. Tentunya ini berlaku untuk kalian yang punya hape/tab dengan sistem Android, karena kalau untuk iPad/iPhone setahu saya sudah ada iBooks. Ini adalah penampakan site Google Playbooks:



Situsnya sendiri gampang diakses dari smartphone (pakai aplikasi) dan juga PC, serta user-friendly. Tapi lebih enak kalau browsing ebook yang mau dibeli via PC karena kalau via smartphone entah kenapa yang keluar nggak selengkap kalau di PC. Sama dengan Kobo, pembelian di Google Playbooks memakai CC. Sebenarnya ada opsi memakai kartu debit. Tapi dulu saya pernah mencoba memasukkan nomor kartu debit dan ternyata ditolak :(. Yah, mari berharap agar opsi kartu debit ini bisa terwujud dalam waktu dekat ya.

Ini penampakan library saya di Google Playbooks :D:



Kelebihan:
- Harga ebooknya dalam rupiah. Jadi kalau kalian ingin beli ebook tapi nggak tahu harga pastinya, di Google Playbooks sudah jelas berapa rupiah habisnya.
- Ada ebook buku dari penerbit Indonesia.

Kekurangan:
- Nggak semua ebook tersedia untuk region di Indonesia. Ada yang US only.
- Judul - judulnya nggak selengkap Kobo
- Ebooknya nggak bisa dishare dan hanya bisa dibaca di apps Playbooks yang bisa kalian donlod di Google PlayStore. Jadi nggak bisa dibaca di device lain :/.
EDIT: Ebook bisa diakses via PC/laptop, dengan cara masuk ke akun google kalian lalu tinggal buka site Google Playbooks. Kekurangannya adalah mesti dibaca online saja sih dan masih tidak bisa dibaca memakai software e-reader yang lain seperti Aldiko, Moon Reader, dll. Jika ebooknya bisa disave dan dicrack, nanti saya informasikan lebih lanjut.
- Dari pengalaman saya, ebook di Google Playbooks yang free juga tidak bisa didonlod dan dibaca jika kita tidak memasukkan nomor CC. Bagi saya ini merupakan kekurangan Google Playbooks yang paling fatal, karena apalah artinya free kalau nggak bisa didonlod -__-".
EDIT:  Ebook yang ada di Google PB bisa didownload. Caranya sih mesti via PC, masuk ke akun google kamu, lalu ke google play. Buka library dan cari opsi "unduh EPUB". Jika e-booknya tidak ada DRM (alias diprotect), maka kamu bisa langsung baca di Calibre atau software e-reader yang kamu baca. Jika ada DRM, maka PC kamu akan mendownload file dengan format ascm. File ini hanya bisa dibuka dengan Adobe Digital Editions (ADE). 
Apa file ini bisa di-crack? Bisa kok, hahaha X)


Suka baca buku self publish atau indie? Smashwords adalah gudangnya ebook - ebook karya pengarang Indie atau bahkan pengarang dari penerbit mainstream yang memutuskan buat self publish. Cuma, hati - hati aja kalau ingin donlod/beli ebook di Smashword karena banyak ebook eroticanya :P. Ini adalah penampakan Smashwords:



Situsnya sangat simple jika dibandingkan dengan Kobo maupun Google Playbooks, tapi ebook indie apa aja yang pengen kalian cari, disini ada. Sistem pembayarannya juga pakai CC, tapi free ebooksnya juga banyak kok.

Kelebihan:
- Banyak ebook gratisannya, dan beberapa ebook yang bisa dipurchase juga DRM-free.
- Ada adult content filter, jadi kalau kalian tidak ingin melihat ebook - ebook yang uhuk-ihik-ehem, silakan diaktifkan filter ini
- Beberapa penulis indie Indonesia juga ada yang berjualan ebook disini. Tapi mesti jeli juga carinya.
- Kalau kalian ingin self publish karya kalian, Smashwords ini bisa jadi pilihan selain nerbitin via nulisbuku :D. Tentunya dalam bentuk ebook ya.

Kekurangan:
- Sangat jarang ebook dari penerbit mainstream, karena memang Smashwords ini untuk para penulis dan penerbit indie
- Harga ebook masih dalam dollar karena mereka basenya masih di luar negeri, tidak seperti Google Playbooks yang sudah per regional.

Sebenarnya selain tiga vendor di atas, masih banyak vendor - vendor ebooks lain seperti All About Romance (ARE) atau  iBooks. Cuma memang vendor seperti Kobo, Google PB dan Smashwords yang user-friendly, terutama untuk Google PB jika kalian adalah android user.

Anyway, mungkin kalian bertanya - tanya darimana saya bisa tahu info tentang free dan sale ebooks. Nah ini saran dan tips dari saya:

- Follow blog - blog luar negeri semacam Dear Author atau Smart Bitches Trashy Books (SBTB). Blog lain yang saya follow kebanyakan memberi informasi sale khusus untuk buku romance, tapi dua site ini memberi info daily deal dari berbagai genre, terutama SBTB. Tapi follow blog yang sesuai dengan genre bacaan yang kalian suka juga nggak apa - apa sih :D. Pantengin aja kalau mereka ada info deal atau semacamnya.
- Kebanyakan blog - blog ini memberi info deal tapi linknya ke Amazon atau B&N. Saran saya, crosscheck juga dengan Kobo/Google PB/ Smashwords. Sekedar informasi, tidak semua ebook yang disale di Amazon dan B&N juga disale di Kobo/Google PB karena beda regional.
- Selalu berlangganan newsletter dari vendor/penerbit/blog pilihan kalian untuk mendapatkan info deal atau ebook apa aja yang sedang free.

Walaupun masih banyak yang membandingkan lebih bagusan mana antara ebook atau paperback, dimana perdebatannya saja sudah setara debat capres #halah, ebook sebenarnya adalah salah satu sarana yang sangat memudahkan pembaca untuk membaca buku - buku yang dia mau. Apalagi sekarang sudah lumayan banyak ebook dari penerbit dalam negeri dengan harga yang lumayan terjangkau. Semoga panduan yang saya buat ini bisa menjawab keingintahuan teman - teman tentang bagaimana cara membeli ebook :D

Jika ada pertanyaan terkait pembelian ebook atau mau berbagi saran, silakan ditulis di kolom komentar ya. Atau mau komen apa saja bebas kok. Mengulang yang saya katakan di awal artikel ini, saya tahu kalau donlod ebook secara gretongan itu emang enak banget rasanya, tapi kalau kita ada fasilitas untuk membeli ebook secara legal, kenapa nggak dicoba? ;)

24 komentar:

  1. hmm... maksudnya gak bisa baca di device lain itu gimana? Bahkan kalau kita masuk dengan id kita juga tetap gak bisa baca?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau udah install aplikasi yang sama sih harusnya bisa. Contohnya misal Biondy install aplikasi Google PB di hape/Tab, nah ebook yang didonlod free atau dibeli di situ cuma bisa dibaca di hape/Tab milik Biondy aja. Ebooknya ga bisa ditransfer ke PC kita untuk dibaca di PC (kali ya Tabnya kenapa2 gitu) dan dibaca di software e-reader lain.

      untuk yang Kobo sendiri ternyata appsnya paling banter cuma bisa didonlod di Windows 8. Yang sistemnya Windows XP atau Windows 7 sepertinya ga bisa. Tapi sepertinya bisa dibaca di software adobe digital edition, yang mesti disinkronkan dulu. Aku belum pernah nyoba sih kalau yang ini.

      DRM indeed sucks :P

      Hapus
  2. Reeeenn - pas banget ada postingan ini pas aku lagi galau abis seharian kemarin *kemarin tuh puncaknya*
    Jadi ~ tempo dulu aku donlod gratisan ebooknya "Bared To You ~ Sylvia Day" via tuebl dengan format epub
    dan aku penasaran ~ kenapa jumlah halaman.nya cuma 291

    trus karena aku juga pake play books ~ aku iseng cek jumlah hal.nya ternyata di play books jumlah hal.nya 352 pages dan yg versi penguin 368 pages

    maybe you can help me here ~ itu kenapa beda halamannya banyat banget ya Ren?

    thanks before and after ^_^


    PS: untuk Gramediana ~ aku udah pernah beli beberapa buku disini ^_^ #diskonsoalnya
    so far baru ada 5 buku (2 diantaranya Bared to You & Reflected in You #terjemahan), dan formatnya bisa dibaca via PC juga via smartphone ~ as long as pake Gramediana Reader, klo pake reader lain gak bisa #sigh

    jadinya skrg ini hape punya 3 aplikasi ebook reader, Gramediana, Play Books, dan UB Reader *buat baca ebook gretongan #plak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau beda halaman itu biasanya dari formattingnya Mbak Winda. Untuk yang di play books, coba cek ISBNnya juga. Beda ISBN juga bisa beda jumlah halaman. Untuk yang biasa donlod di TUEBL itu, bisa aja yang uplod itu convert ebook yang dia punya dari format lain ke format epub sehingga bikin jumlah halaman jadi nggak sama

      Hapus
  3. aku mau beli ebook kalau diperbolehkan download lewat PC, soalnya calibre-ku bisa langsung membuka DRM-nya.

    aku pernah baca debat tentang ebook ini Ren, yang menurut toko bukunya berlabel "jual" tapi fakta sebenarnya adalah "sewa", dimana bila kita memutuskan untuk menutup account di toko buku tersebut maka ebook yang sudah kita beli juga tidak bisa diakses lagi. satu hal lagi yang bikin males beli ebook...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lewat PC sebenarnya bisa kok Ira. Kayak dari Kobo itu bisa download via PC.

      Nah yang terakhir itu, emang banyak yang nentang. Setauku penerbit macam Tor sudah mengecam kebijakan DRM yang membuat pembaca yang beli buku itu istilahnya cuma "nyewa", ngga bisa dibaca di device lain. Mungkin niatnya emang mau memberantas pembajakan, tapi hasilnya malah kebalik.
      Yang sistemnya kayak gitu emang Amazon. Kalau B&N, Kobo dll aku belum tahu sih

      Hapus
  4. Kendalaku buat beli ebook itu karena gak mau bikin CC...(punya pengalaman buruk soalnya). Semoga Google Play bisa make debit card secepatnya ya...

    Btw, ada Chemistry for Beginners di library Google Play-muuuu.... huhuhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, itu aku ngga beli Mbak XD. Cuma donlod sampelnya aja. Format ebooknya jelek, tulisannya kecil - kecil dan rapat. Jadi ragu mau beli

      Hapus
    2. Ohya, di Google Play bisa beli pake pulsa. Kemarin aku beli IEP supernova pake telkomsel billing

      Hapus
    3. Ini juga namanya artikel lama XD (yang belum diupdate, hehehe)

      Hapus
  5. Sama dgn kak Desty, aku menghindari bikin credit card. Sejauh ini akun amazonku aman sih, cuma ganti alamat US udah bebas download, dan kebetulan punya gift card yg bisa dipake buat beli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku mau dong Kak Bzee, diajarin bikin akun di Amazon trus pake alamat US ~ pengen juga beli ebook disana *buat donlod gretongan juga ~ klo ada* #plak #ditendang

      Hapus
    2. Aku juga punya kindle, tapi gak bisa download gratisannya k ketauan wifi nya bukan di us. Ada tips? Alamat yg dipake daftar alamat us.

      Hapus
    3. @Lala : Coba Kindle-nya diisin Amazon Gift Card, kalo aku beli di website game4indo : http://game4indo.com/game-voucher-online/vouchers/62/385

      Emang berasa mahal, $25 harganya Rp. 325rb tapi bisa bayar pake debit (karena aku juga ga punya CC). Trus isi aja no. Voucher ke Amazon account. Naah ini cukup sekali aja, klo uda gift card dan fund-nya abis teteup bisa beli ebook yang gratisan di AmazonKindle Store dan ga usah diisi2 lagi.

      Sepertinya kita ngisi gift card itu seperti validasi account secara tersirat. Jd user account-nya ga fiktif. Hehe

      Hapus
    4. Thanks for the info, Wiwo. Semoga Mbak Andrea kebantu ya :)

      Hapus
  6. saya mau beli kindle fire (di amazon) dan beberapa buku (versi kindle). Apakah buku2 itu pasti bisa di baca di kindle itu? (salam kenal: aguk-Jawa Timur)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Aguk, tentunya buku yang dibeli bisa dibaca di Kindle, selama formatnya didukung oleh Kindle yang dipunya (mobi, azw). Jika ebook yang dipunya dalam format epub, bisa diconvert dulu pake Calibre

      Hapus
  7. Ternyata banyak juga ya, yang tidak mau bikin CC. Aku pribadi sudah punya CC hampir 20 tahun, dari semenjak SMP cuma dapat kartu tambahan, sampai pas kerja bikin atas nama pribadi. Dan sekarang dipakai buat beli ebook di Kindle, Kobo, Smashwords, ARe, KECUALI Nook, berhubung ereadernya Kindle bukan Nook :)

    BalasHapus
  8. Pengalamanku sama kaya Lala, aku punya temen di US yg dengan senang hati alamat rumahnya aku pake buat login di Amazon, awalnya sih cespleng, aku bisa donlot bebas, apalagi aku punya giftcard. Tapi suatu hari dapet email teguran dr Amazon karena IP address-nya bukan dr US. Emang sih giftcard yang aku pake rata-rata menang giveaways, bukan beli sendiri. Apa harus beli sendiri baru bisa aman? Heuh, siapa tahu ada yang bisa bantu. Sisa giftcard-nya masih buanyak soalnya, eman kalo enggak kepake. :/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi Amanda. Wah, kalau sudah dapat teguran dari Amazon aku kurang tahu tuh. Aku sih selama ini masih lolos nih beli buku di Kindle dengan giftcard yang dibeli sendiri (pakai akun yang Indonesia) atau dapat hadiah dari teman. Cuma sekedar ganti region aja ke US.

      Kalau memang masih masalah, begini saja, akun kamu itu di-maintain sama teman kamu yang di US itu. Jadi suruh dia yang beliin, jadi pas dicek IP-nya tetap IP address Amrik. Selama kamu percaya sama dia ya hehehe.

      Hapus
    2. Nah, ini masalahnya sama kayak aku :v

      Jadi kemaren itu aku tahu dari temen di Goodreads kalau Samsung ada apps Kindle for Samsung dari Readers Hubnya. Kebetulan juga beberapa hari sebelumnya aku menang GC 10 dollar dari salah satu blog. Karena khawatir kalau alamat akun Amazonku masih Indonesia, aku pakai fake generator dan pakai US address. Aku lalu install Kindle for Samsung dan aku sinkronkan ke akun Amazon yang udah dipake. Udah beres ya, GC juga udah keredeem, dan aku mulai beli - beli ebook deh, sama download yang free.

      Dan...Minggu kemaren aku diemail Amazonnya juga dong karena alamat akun sama IP aku beda. Mereka minta aku ganti alamat US ke alamat yang aku sekarang. Terpaksa ganti deh dan aku mikir "yah ga bisa dipake GCnya". Surprisely, setelah aku nyoba PO ebook, ternyata kepake lho GCnya! Jadi walau udah ganti alamat ke Indonesia, itu GC masih bisa kepake kok. Jadi, coba aja dulu yah.

      Oh ya, ebook yang kubeli kebetulan memang ebook penulis Indie yang menurut Ami (yang komen di atas aku ini :v) ga mengenal geographic restriction. Jadi silakan dicoba untuk yang indie2 yak. Kalau yang penerbit besar, aku ga berani jamin bisa ngganya :\

      Hapus
  9. Kalau fasilitas penjualan e-book dalam negeri kita lancar, sebenarnya pembaca juga mau kok beli yang legal. Iya, kan, Ren?

    Kadang sedikit merasa bersalah sih, unduh e-book gratisan, biasanya utk buku dalam negeri saya cari e-book gratisan utk mendapatkan preview sekilas isi buku, baru menentukan beli bukunya atau nggak :D
    *maklum dana beli buku terbatas, hahaha *

    Soal pilih memilih, saya orang yang masih old-fashioned banget. Kalau di kantor hemat kertas, urusan baca buku saya lebih memilih buku fisik, dari kertas. Saya nggak perlu khawatir radiasi dari layar gadget,hihihi

    Mungkin kalau infrastruktur perbukuan kita sudah lebih tertata, mungkin ada masanya pembaca 'dipaksa' utk baca buku paperless :)

    BalasHapus
  10. Hai, Ren.. aku baru aja jadi ketagihan Google Playbooks. Kenapa, ya, ada judul yang sama tapi harganya jauuuuh beda? Btw baru sadar bahwa harga hampir 70.000 untuk ebook itu mahaaal, ya?

    BalasHapus
  11. Menarik! Datang ke blog ini karena kepingin baca ebooks Indonesia via Google Play (habis kecewa mencoba Gramediana yang super lamban dan menu yang sulit, mau cari buku terbaru genre fiksi gak bisa, bisanya buku terbaru semua genre. Mereka juga gak memisahkan kelompok buku terjemahan dan karya pengarang Indonesia. Perlu diperbaiki tuh navigasinya. Plus harga yang sangat mirip dengan buku cetak). Sementara ini diriku baca ebooks berbahasa Inggris secara legal via Scribd: memang gak bisa didonlot (baca via Appsnya yang penampilannya menyenangkan), tapi biaya jauh lebih murah daripada beli ebooks satu-satu.
    Saya akan coba Google Play Booksnya :)

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)