Rabu, 31 Desember 2014

Ren's Little Corner 2014 in Books!




 

Hari terakhir tahun 2014...dan besok kita sudah menyambut tahun 2015 :D. Wow, ngga terasa ya waktu berjalan sangat cepat. Kayaknya baru kemaren masih bikin RC NA, lalu What's in a Name, eh sekarang udah ngerekap - rekap deh XD. Wrap Up RC saya sendiri sudah diposting kemaren dan kali ini saya ingin sedikit me"review" perjalanan bacaan saya selama 2014 :). Beberapa saya bikin dalam bentuk grafik biar enak dilihat :D

Di tahun 2014 ini saya membaca 140 buku, terdiri dari :



Iya, saya baca komik juga dan ngga lah, ini saya ga curang yeee XD. Soalnya komik yang saya baca semuanya adaptasi dari novel, hehehe. Dari 140 buku itu, syukurlah hampir 99% saya review semua walau beberapa hanya review pendek.Untuk perbandingan buku yang direview di blog dan di Goodreads (dengan catatan yang di Goodreads tidak direview di blog):



Tahun ini saya juga lebih banyak baca buku bahasa Inggris, terutama beberapa judul yang mesti direview dalam bentuk e-book. Akibatnya, buku yang memorable bagi saya cukup sedikit tahun ini :(. Ini bikin saya memutuskan untuk tahun depan tidak banyak request judul di Net-Galley dan juga mundur dari team reviewnya Entangled. Tahu diri lah pokoknya XD.

Perbandingan buku yang dibaca by request dan milik sendiri:

Perbandingan buku dalam bahasa Eng, terjemahan maupun lokal yang dibaca:

Saya masih setia baca buku dalam bahasa negaranya Ratu Elizabeth :D

Jenis format buku yang dibaca:
 

Ebook masih juara! Tapi, timbunan paperback saya jadi ga berkurang dan malah nambah XD.


Untuk genre buku yang saya baca tahun ini cukup beragam, tapi masih tetap didominasi romance, terutama genre Paranormal Romance (dikarenakan request juga, hahaha). Di luar romance, saya membaca buku fantasy, horror, historical fiction dan suspense. Saya juga cukup adil ngasih rating, dalam artian jika buku yang saya baca ga bagus, maka saya juga ngga segan kasih rate 1 atau 2 bintang. Overall saya lebih banyak kasih 3 dan 4 bintang.

Nah,  kali ini saya akan membahas buku - buku yang menurut saya "the best of" atau " the most..." dalam beberapa kategori. Akan ada beberapa buku yang nantinya masuk dalam beberapa kategori :) 

Note: Silakan klik cover bukunya untuk melihat reviewnya atau klik gambar untuk melihat webnya

Selasa, 30 Desember 2014

Wrap Up Reading Challenge 2014

Sudah tinggal beberapa hari lagi menjelang akhir tahun 2014 dan dunia perblogger bukuan dipenuhi oleh postingan wrap up reading challenge yang sudah diikuti selama tahun ini. Ya, termasuk blog saya juga, hahahaha XD. Di postingan ini saya akan membuat wrap up untuk Reading Challenge Lucky No 14 yang diadakan Mba Astrid dari Books to Share dan Short Stories Reading Challenge yang diadakan oleh Lina dari Let Me Tell You a Story. Oh, tak lupa juga saya merekap untuk RC saya sendiri yaitu New Authors Reading Challenge ^_^

Yang pertama ada Reading Challenge di Goodreads:



Dimana saya menargetkan baca 125 buku setahun dan....berhasil melampaui target yaitu sebanyak 140 buku! :D. Ini kemajuan yang sangat bagus dari yang tahun lalu hanya baca 111 buku XD.

Rekap untuk Lucky No 14 Reading Challenge:


note: klik judul buku untuk membaca reviewnya

Senin, 29 Desember 2014

Project Donate for Comments 2015


Saya suka baca komen pengunjung blog ini, baik yang positif maupun negatif. Bahkan ada komen yang bikin keki sekalipun tidak pernah saya hapus, kecuali jika itu komen spammer (yang ada malah yang komen ngehapus sendiri, entah apa maksudnya =)) ). Karena itu saat Oky dari Kumpulan Sinopsis Buku mengadakan project pribadi yaitu Donate for Comments di tahun 2015, dimana dia akan mendonasikan sejumlah uang sebanyak komen yang ada di blognya, saya ga banyak mikir untuk ikutan. This is for a good cause afterall..dan seperti yang saya bilang sebelumnya, saya suka baca komen teman - teman semua :).

Oky sendiri mengajak teman - teman yang juga mau ikutan project pribadinya ini dengan membuat master post berisi jumlah donasi dan beberapa ketentuan - ketentuan. Nah ini ketentuan dari saya untuk project ini, agak sedikit berbeda dari punya Oky, walau intinya ya sama aja :D:

1. Saya akan mendonasikan 500 rupiah per komen yang masuk ke blog Ren's Little Corner
2. Komen yang saya hitung adalah komen apapun (termasuk one liner dan juga di giveaway) yang teman - teman berikan di  SEMUA postingan blog Ren's Little Corner. Jadi tidak terbatas hanya di postingan blog tahun 2015 ya :). Perhitungan komen dimulai per tanggal 1 Januari 2015 dan berakhir di 31 Desember 2015. Oh ya, komen reply dari saya juga termasuk dalam hitungan ini :).
3. Komen spam atau self promotion tidak dihitung.(biasanya sih endingnya saya hapus juga, hehehe)
4. Di master post ini, saya akan merekap jumlah komen per bulannya, supaya kalian juga bisa ngetrack project ini dan sekaligus biar saya ga ngos2an ngitung di akhir2 ^_^
5. Donasi yang terkumpul akan saya bagi dua. Donasi pertama akan saya sumbangkan ke taman bacaan yang membutuhkan (info menyusul dan/atau bisa berubah). Donasi yang kedua akan saya berikan ke musholla yang sekarang lagi dibangun di dekat rumah ortu saya di Malang :D.

Nah, berbagi itu indah banget kan? Tertarik sama project ini? Bisa mampir ke blog Oky untuk lebih lengkapnya. Siapa tahu teman - teman juga tertarik untuk ikutan dan bikin project yang sama di blognya masing - masing. Untuk yang selalu setia komen di blog Ren's Little Corner, saya ucapkan terimakasih dan saya berharap semoga komen - komen kalian bisa membantu saya mengumpulkan donasi untuk project ini. Project Donate for Comments ini juga bisa bikin saya lebih aktif lagi dalam me-reply komen, blogwalking ke blog - blog lain yang juga mengadakan project DnC ini plus makin aktif ngeblog tentunya.

Yuk, yuk, silakan komen untuk membantu saya donate for a good cause! ^_^

Minggu, 28 Desember 2014

Riddle Secret Santa 2014

Secret Santa (SS) tuh event yang selalu saya tunggu tiap tahun karena tujuan utamanya yaitu saling bertukar kado dan yang paling seru adalah ajang tebak riddle alias teka teki. Bagi yang belum tahu tentang event ini, Secret Santa adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh BBI (Blog Buku Indonesia) dan sudah memasuki tahun ke-4. Member BBI yang ingin ikutan, bisa mendaftar ke divisi Event dan nantinya Event akan mengundi nama - nama peserta untuk saling bertukar kado berupa buku yang sudah didaftar di wishlistnya masing - masing. Nah biar seru, dikasih riddle yang nantinya akan mengacu ke identitas si "Santa". Ya, urusan riddle inilah yang bikin semua semangat. Semangat nebak riddlenya XD

Tahun ini adalah tahun ke-3 saya ikutan event SS. Sempat ada sedikit hal yang kurang menyenangkan di tahun lalu, membuat saya agak was-was di tahun ini. Takut Santa saya lagi - lagi telat kasih bukunya! Apalagi menjelang liburan saat ini, dimana ekspedisi pengiriman pasti lagi heboh - hebohnya ngirim kesana kemari. Syukurlah buku datang sebelum saya cuti :D. Melihat alamat pengirimannya, ternyata Santa saya pake jasa Mbak Maria (aka Hobby Buku). Hahaha, semakin misterius aja ini si Santa :P. Dengan tidak sabar saya pun membuka kado dari Santa, and look what I've got here:



Buku Stolen Songbird karya Danielle L Jensen yang ada di wishlist saya dan cukup bikin saya penasaran dengan hypenya. Tapi yang bikin saya teriak adalah...bookmark dengan gambar Benedict Cumberbatch! XD Yay, ini bisa berarti Santa adalah Cumbercollective kayak saya, sama - sama ngefans ma akang Benny :D. Tapi..yang ngefans Benny di BBI kan ada beberapa orang, jadi Santa ngasih riddle di salah satu bookmarknya:


"When you're searching for one thing in common between Tennyson's Mariana and Browning's Pauline then you may find me. But you must know , it is not a question of name but of number"

Allriiiiiteeee....sepertinya selain sesama fans Benny, Santa sepertinya suka baca puisi klasik :v. Saya sendiri sudah menebak - nebak siapa Santa saya dan bahkan nembak beberapa "tersangka" Santa di grup Whatsapp BBI :P. Tentunya masih banyak kemungkinan, dan saya juga masih ada waktu buat menebak - nebak siapa Santa. Pertanyaan terakhirnya dimana clue tidak mengarah ke nama tapi ke angka, membuat saya menebak - nebak mungkin yang dimaksud adalah no membernya. Berhubung saya anggota Membership, yah saya mah punya list no member BBI XP.

Tunggu ya Santa, akan kutebak siapa dirimu. Tapi, makasih banyak yaa atas buku Stolen Songbirdnya dan yang terpenting bookmark Benedict Cumberbatch yang sangat tampan ini yang membuatku tersipu malu tiap memandangnya XD


Selasa, 23 Desember 2014

Review Film : The Hobbit - Battle of Five Armies

 Judul : The Hobbit - Battle of Five Armies
Adaptasi dari : The Hobbit by J.R.R. Tolkien
Durasi film : 144 menit
Pemain : Martin Freeman, Ian McKellen, Richard Armitage, Luke Evans, Lee Pace, Orlando Bloom, etc
Sutradara : Peter Jackson
Genre : High Fantasy

 
Review :

Note: Mengandung sedikit spoiler

Bittersweet...

Itulah perasaan saya sebelum menonton film terakhir dari trilogy The Hobbit yang dibesut oleh sutradara favorit saya, Peter Jackson. Saya tahu kalau Battle of Five Armies (BoFA) ini akan jadi film terakhir dari PJ yang bersetting di Middle Earth dan karena itulah apapun yang terjadi di film ini, saya bertekad untuk menikmatinya. Lebay ya? Tapi emang saya sentimentil sih orangnya, hahaha. Karena alasan itu jugalah, saya tidak ikutan event nonton bareng BoFA yang diadakan oleh Eorlingas, dimana tahun kemaren saat film Desolation of Smaug (DoS) saya dengan antusias ikutan acara mereka. Tidak untuk tahun ini. Tahun ini saya ingin menikmati film ini hanya berdua dengan suami saya :'). Di bioskop dengan orang lain sih, teteup, hahahaha XD.

Pengalaman ngga enak nonton versi 3D di IMAX tahun kemaren dan dapat posisi yang juga ngga kalah ngga enaknya, membuat saya pilih - pilih bioskop untuk nonton BoFA. Pilihan pun jatuh di bioskop XXI Epicentrum yang dilengkapi dengan Dolby Atmos dimana suara filmnya bisa terdengar menggelegar dan tampak alami. Saya dan suami, K, pun menonton BoFA pada hari Sabtu, tanggal 20 Desember kemaren. Jakarta yang diguyur hujan lebat pun tidak bisa mematahkan semangat saya (suami sih ngga :v) buat nonton BoFA. Kami sampai di Epiwalk dan menunggu film dimulai. Waktu menunjukkan pukul 15:35 dan akhirnya layar pun dibuka....memperlihatkan wilayah Dale yang kacau karena serangan Smaug.

Senin, 22 Desember 2014

New Authors Reading Challenge End of Year Wrap Up!! :D

Selamat siang :D

Wow, tak terasa kita sudah sampai di penghujung tahun dan RC New Authors sudah mendekati akhir challenge. Sudah mencapai target? Atau malah belum? Tidak usah sedih jika belum mencapai target, karena saya membuat RC ini untuk have fun, supaya teman - teman partisipan RC punya kesempatan untuk berkenalan dengan pengarang yang baru dan juga menemukan buku - buku favorit dari RC ini :D

Terimakasih yang sebanyak - banyaknya saya haturkan untuk teman - teman yang sejak awal sudah antusias mengikuti RC dan juga tetap semangat mengupdate. Mungkin saya ada salah saat menghitung atau rekap, mohon untuk dimaafkan yaa ^^;. Di postingan ini juga akan ada kuesioner untuk RC New Authors ini dan saya berharap teman - teman berkenan untuk mengisinya :D


Untuk mengupdate RC kali ini :
- Silakan membuat satu postingan blog yang berisi buku - buku yang dibaca dari bulan November - Desember 2014.
- Jika belum pernah update sama sekali, bisa membuat wrap up post buku - buku yang dibaca dari awal mengikuti challenge ini. 
- Jika ada buku untuk RC ini yang kamu review, silakan tautkan juga link reviewnya di postingan blog kamu.
- Jangan lupa untuk memberikan keterangan waktu baca pada wrap up post. Contohnya :
#1 Judul buku - Nama Pengarang (November/Desember)

- Masukkan link postingan blog tersebut ke linky yang saya buat. Formatnya:

Nama Blogger/Akun - Nama blog/Goodreads (Wrap Up NARC)

- Mohon jangan memasukkan link review per buku di linky.
- Tidak punya blog? Jika sebelumnya kamu mendaftar dengan menggunakan akun Goodreads, masukkan shelf khusus yang dibuat untuk RC ini ke linky (jika link kepanjangan, bisa pake bit.ly atau aplikasi semacamnya untuk memendekkan link agar bisa masuk ke linky). Jangan lupa juga untuk menge-set waktu baca bukunya.

Linky akan saya buka mulai hari ini sampai dengan tanggal 31 Desember 2014. Akan diambil 2 pemenang untuk periode update progress kali ini dengan masing - masing pemenang mendapatkan buku pilihannya dengan nominal 50ribu rupiah yang diundi secara random. Kemudian akan ada tambahan voucher buku sebesar 100ribu rupiah untuk partisipan RC yang mengisi kuesioner berikut.  Saya juga akan mengumumkan partisipan yang telah memenuhi target dan berhak atas hadiah utama.

Silakan diisi kuesioner ini ya (hanya untuk partisipan NARC. Jika teman - teman bukan partisipan, mohon jangan diisi ya ^^;). Jika ada pertanyaan bisa ditulis di kolom komentar




Dan silakan mengisi linky ini dengan wrap up postnya




Note: Linky memang sudah ditutup. Tapi bagi yang belum mendaftarkan wrap upnya, silakan mendaftarkan linknya sampai tanggal 9 Januari 2015 di kolom komen ya :)

Terimakasih untuk semua teman - teman partisipan RC New Authors :D. Saya berencana akan mengadakan RC New Authors 2015 di bulan Januari 2015 dengan format yang (semoga sih) berbeda. Stay tuned for further information :D

Rabu, 17 Desember 2014

Review: A Gentleman in the Street by Alisha Rai


Title: A Gentleman in the Street
Author : Alisha Rai
Languange : English
Publisher: self-published
Published date: November 24th, 2014
Format : E-book

Genre : Erotic Contemporer Romance

Author web: Click Here
Buy Links:  Amazon, Kobo, B&N
For Adult Readers (please read the warning in the end of this post)




Sinopsis :


Shameless. That’s what she was.
Billionaire businesswoman Akira Mori can get anything and anyone her heart desires. Anyone, that is, except for a certain aloof author who has been dominating her dreams for over a decade. Accustomed to Jacob Campbell’s stern disapproval, Akira has turned provocation into an art, using every trick in her arsenal to keep the man from guessing the depth of her filthy fantasies.

Shameless. That’s what she made him.
Since the moment the sexy, sultry socialite sidled up to him years ago, there hasn’t been a time when Jacob didn’t crave Akira. But as guardian to his younger siblings, responsibility has controlled his life. Confining his darkest desires to secret, stolen moments maintains his carefully disciplined world…but a cold bed is the price he pays.

A single touch is all it takes for their simmering need to explode. As secrets and fears are stripped away one by one, shame becomes a thing of the past. They find themselves becoming addicted to each other, in bed and out—a frightening prospect for a man just learning to live…and a woman who thinks she doesn’t know how to love.

 Review


Note: This review is copied from my Goodreads review with some editing. If you find any mistake in grammar and structure, please kindly email me at : sawamura_foxman AT yahoo DOT com , so I can correct it. Thanks! :) .

Why you must read A Gentleman in the Street by Alisha Rai:
 
a. Heroine is a billionaire, a rare occupation for any women in Romancelandia (queens, princesses and goddesses don't count)
b. Hero is an author and mix of alpha and beta hero. Also have lumberjack physique appearance
c. Interracial love. Diverse characters for the win!
d. Step sibling love if you like that kind of story. But not ordinary step sibling love of course
e. Mandi and Tori, ladies from Smexy Books, my favorite romance blog read and love this. And I always believe their reviews and ratings
f. Seriously guys, just read this!!

Kamis, 04 Desember 2014

Pemenang Giveaway November

Selamat pagi yang agak mendung dan bikin ngantuk :D

Saya mengucapkan terimakasih untuk teman - teman yang sudah ikutan giveaway di blog Ren's Little Corner. Memang untuk blogoversary ke-3 ini tidak seramai dua tahun sebelumnya dimana saya banyak sebar - sebar hadiah dikarenakan kesibukan kerja dan juga real life yang bikin saya agak stress. Tapi saya seneng banget lho baca komen teman - teman yang mampir ke blog. Jadi ketemu beberapa pembaca blog baru yang saya harap sih kedepannya tetap main - main ke sini ya :D

Untuk pemenang GA yang pertama adalah pemenang dari GA Hop Letters from November. Total ada 18 entry yang masuk dan hanya empat surat saja yang mencantumkan semua judul buku yang sudah diberikan oleh para Novemberian dengan benar. Setelah kami berdiskusi dan vote, maka pemenangnya adalah:


1st Winner: Rezky
2nd Winner: Windhy
3rd Winner: Isna
 
Kalian akan dihubungi oleh salah satu dari Novemberian untuk mengklaim hadiah ^_^

Pemenang GA yang berikutnya yaitu GA 3rd Blogoversary, ada tiga kategori pemenang yaitu pemenang dengan komen terbanyak, komen paling oke (menurut saya, hehe) dan random pick dari semua komen yang eligible untuk masuk dalam entri GA 3rd Blogoversary. Mereka yang beruntung adalah

Pemenang dengan Komen Terbanyak : F Juni Ismarianto (11 komen) 
(berhak mendapatkan voucher buku senilai Rp 150.000)

Pemenang dengan Komen Terbaik: Anisa Fatwa Sari
(berhak mendapatkan voucher buku senilai Rp 100.000)

Random Pick dari semua Komen yang masuk: Collin Creevey
(berhak mendapatkan voucher buku senilai Rp 100.000)

Lalu, karena saya pernah bilang akan mengundi pemenang dari email subscriber blog Ren's Little Corner, maka orang yang beruntung untuk mendapatkan voucher buku senilai Rp 50000 adalah:

 monsedede at gmail dot com

Untuk New Authors Periode September & Oktober, terimakasih untuk teman - teman yang sudah update progressnya :D. Silakan dilihat rekapan jumlah buku yang dibaca dan direview di bawah ini ya:



Setelah diundi secara random, pemenang untuk periode ini yang berhak mendapatkan buku dengan nominal 50000 rupiah adalah:
Siro
Ziy

Lalu, dari kategori tambahan yaitu share cover buku, pemenangnya adalah:

Ira M


Yay, selamat buat semua pemenang giveaway!  Saya akan mengemail masing - masing pemenang dan harap dibalas 2 x 24 jam, atau saya akan pilih pemenang yang lain :). Terimakasih sekali lagi untuk teman - teman yang sudah meramaikan blog kecil saya ini! :D

Senin, 01 Desember 2014

Review: Wishes and Sorrows - Cindy Lynn Speer


Title: Wishes and Sorrows
Author : Cindy Lynn Speer
Languange : English
Publisher: Dragonwell Publishing
Length :  312 pages
Published date: October 30th, 2014

Format : E-book (provided by NetGalley)

Genre : Fantasy, Urban Fantasy, Horror

Author web: Click Here
Buy Links: Bookdepository, Amazon
For New Adult - Adult Readers




Sinopsis :


For every wish there is a sorrow...

Wishes are born from sorrows, blessings are sometimes curses, and even fairy godmothers cannot always get what they want. In this original collection, Cindy Lynn Speer, the author of the Chocolatier’s Wife, brings to life creatures of myths and tales, mixing them into a vibrant tapestry of stories, happy and sad, magical and real, each lovingly crafted and sure to touch the reader’s soul. Step into the world where magic is real, and every mundane bit of reality is as magical as a true fairy tale.

 Review


Note: This review is copied from my Goodreads review with some editing. If you find any mistake in grammar and structure, please kindly email me at : sawamura_foxman AT yahoo DOT com , so I can correct it. Thanks! :) .

I never think at the first place that Wishes and Sorrows is an anthology, because when I request this one, I strucked by the haunting, eerie yet beautiful cover. When I read the first page, there are some introduction from Ms Speer about her short stories in this anthology. I read some, then decide to pass it because I don't want to be spoiled. Wishes and Sorrows have 14 fantasy, urban fantasy and fairy tale re-telling short stories (with 1 is not story, more like research). All have "wishes" and "sorrows" themes that tied all the short stories. Some told from 3rd POV and some were from 1st POV. All the story focused on the women as the main characters with some have "Happy Ever After", some "Happily for Now", some have frustating cliffhanger and some end in the tragedy. Wow, such a rich collection, rite?

Jumat, 28 November 2014

Review: Ukuran 14 Pun Tidak Gemuk oleh Meg Cabot

Judul: Size 14 is not Fat either
Judul Terjemahan: Ukuran 14 Pun Tidak Gemuk
Pengarang : Meg Cabot
Penerjemah : Barokah Ruziati
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman :  400 pages
Terbit :Juni  2011

Format : Paperback

Genre : Cozy Mystery
Target Pembaca: Dewasa

Web Pengarang: Click Here




Sinopsis :




Mantan bintang pop Heather Wells telah berhasil membiasakan diri dengan kehidupan barunya sebagai asisten direktur asrama di New York College, karier yang tidak memaksa tubuh ukuran rata-ratanya dengan busana mini. Dia bahkan bisa menerima dengan baik rencana pernikahan mantan pacarnya yang selebriti. Tapi jelas dia menghadapi kesulitan saat berurusan dengan masalah di dapur kafeteria asrama, tempat seorang pemandu sorak kehilangan kepalanya, pada hari pertama semester dimulai.

Dikelilingi mahasiswa yang histeris—dengan ayah mantan narapidana yang tiba-tiba muncul dan mantan pacar yang menghujaninya dengan telepon yang tak diinginkannya—Heather menyambut kesempatan untuk menjadi detektif... lagi. Jika kesibukan itu bisa mengalihkan pikirannya dari masalah pribadi—dan menyatukannya kembali dengan detektif swasta tampan pemilik rumah batu-pasir tempatnya tinggal—tidak ada masalah. Tapi jejak pembunuhan itu membawa dia memasuki dunia gelap. Dan jika tidak berhati-hati melangkah, tak lama lagi dia akan menyanyikan lagu kematiannya sendiri.

 Review

Terakhir kali saya ikut baca dan posting bareng BBI adalah bulan Juni lalu dengan tema "Fairy Tale". Yah, selain faktor "males" #plakk, temanya kadang ngga sreg #plaakk, kadang juga ngga punya bukunya #doubleplakk. Untungnya bulan ini, saya bisa ikutan salah satu tema baca bareng yang ditentukan divisi Event yaitu membaca buku dengan unsur angka dalam judulnya. Kalau yang tema satunya, yaitu Newberry, yah ga punya bukunya, terus eike kudu baca apa? ;V #plakklagi.

Ehm, enough for the joke I think :P. Seandainya ngga ada baca bareng pun, mungkin saya lupa kalau punya buku ini di lemari. Ada lebih dari setahun sejak saya baca Ukuran 12 Tidak Gemuk karya Meg Cabot, dan jujur agak lupa - lupa ceritanya saat itu. Yang saya ingat cuma kalau sang tokoh utama, Heather Wells yang mantan penyanyi cilik terkenal suka bertingkah dan mikir yang ajaib, plus selalu terseret kasus pembunuhan dan jadi detektif amatir dadakan walau sudah dilarang banyak orang. Apalagi kisah cintanya juga tidak mulus, diselingkuhi mantan pacarnya dan malah jadi naksir kakak si mantan pacar, Cooper Cartwright yang juga induk semang Heather. Dengan adanya posbar bareng ini, akhirnya saya bisa ngurangin satu lagi buku di shelf own but unread yet saya, dan apa Heather Wells masih "ajaib" di Ukuran 14 Pun Tidak Gemuk ini?

Jawabannya, masih.

Senin, 24 November 2014

Review: Burn For Me oleh Ilona Andrews

Judul: Burn For Me
Pengarang : Ilona Andrews
Bahasa : Inggris
Penerbit : Avon
Jumlah halaman :  384 pages
Terbit : 28 Oktober 2014

Format : Paperback

Genre : Urban Fantasy Romance
Target Pembaca: Dewasa

Web Pengarang: Click Here
Buy Links : Periplus ; Open Trolley ; Bookdepository ; Amazon ; Kobo; Google Play



Sinopsis :


#1 New York Times bestselling author Ilona Andrews launches a brand new Hidden Legacy series, in which one woman must place her trust in a seductive, dangerous man who sets off an even more dangerous desire…

Nevada Baylor is faced with the most challenging case of her detective career—a suicide mission to bring in a suspect in a volatile case. Nevada isn’t sure she has the chops. Her quarry is a Prime, the highest rank of magic user, who can set anyone and anything on fire.

Then she’s kidnapped by Connor “Mad” Rogan—a darkly tempting billionaire with equally devastating powers. Torn between wanting to run or surrender to their overwhelming attraction, Nevada must join forces with Rogan to stay alive.

Rogan’s after the same target, so he needs Nevada.  But she’s getting under his skin, making him care about someone other than himself for a change.  And, as Rogan has learned, love can be as perilous as death, especially in the magic world.

 Review


“I have a family full of quirky people. Someone has to be sensible so all of you can enjoy being reckless weirdos.”


Pembaca lama blog Ren's Little Corner mungkin tahu kalau salah satu author favorite saya adalah Ilona Andrews (dan ini bukan riddle buat X saya di event Secret Santa yak. Udah kepake tahun lalu dan X waktu itu, Ira, bisa menebaknya, hehehe). Di Indonesia, buku karya Ilona Andrews sudah diterbitkan oleh Dastan, yaitu seri Kate Daniels (dan kabarnya juga The Edge) yang sayang sih, kayaknya kurang promosi jadi ngga terdengar gaungnya. Plus, Kate Daniels itu tidak murni romance, jadi pembaca romance mungkin agak ngga suka. Setelah serial The Edge (saya pernah bahas di Series Spotlight: The Edge) tamat, pasangan suami istri ini merilis serial baru, yaitu Hidden Legacy dengan buku pertama berjudul Burn For Me.

Saya rada - rada skeptis saat baca blurbnya, karena ada kata "kidnapped" dan "darkly tempting billionaire". Pikir saya sih, haduh ini jangan - jangan tipikal romance yang ada saat - saat ini. Apalagi penerbit Burn For Me adalah Avon, yang selalu mengeluarkan buku romance, ditambah covernya yang duh, duh, duh cheesy >.<. Terus saat saya baca lagi blurbnya, kok berasa kayak Guild Hunter yah? Saya sempat saling tweet dengan teman Goodreads, Ami di Twitter, dimana dia minta saya jadi "kelinci percobaan", tapi ujung - ujungnya malah dia duluan yang baca karena Ami beli ebooknya sementara saya beli versi paperback dan mesti nunggu 2 minggu :P.

Jumat, 21 November 2014

Review Film: The Hunger Games - Mockingjay Part I

Judul : The Hunger Games - Mockingjay Part I
Adaptasi dari : Mockingjay karya Suzanne Collins
Durasi film : 123 menit
Pemain :Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Phillip Seymour Hoffman, Julianne Moore, Sam Claflin, Donald Sutherland
Sutradara : Francis Lawrence
Genre : Dystopia
Rating : Remaja


Review:

IF WE BURN, YOU BURN WITH US!!!

The Hunger Games adalah satu dari film yang menandakan kedatangan saya ke Jakarta (jyaaah X)) ). Maksudnya..saat pertama saya datang ke Jakarta, film pertama yang saya tonton adalah The Hunger Games, jadi film ini (selain The Hobbit) cukup berkesan bagi saya :'). Sama seperti pendahulunya, Catching Fire, saya juga tidak baca buku Mockingjay agar kenikmatan menonton film lebih maksimal dan saya ngga sibuk bandingin antara buku dan filmnya :P.  Semenjak Harry Potter and The Deathly Hallows, film pamungkas dari sebuah serial yang terkenal pasti dibagi dua. Pengikut pertama jejak si bocah yang ditakdirkan ini adalah film Breaking Dawn, yang menurut saya sih harusnya satu film saja sudah cukup. Lalu, apa film Mockingjay ini juga  cocok dibagi dua atau malah harusnya cukup dibuat satu film saja?

Kamis, 20 November 2014

Random Thought: Books by Gender

 

Welcome to the Random Thought :D! Sebuah postingan berisi pemikiran yang mendadak muncul di otak saya dan juga postingannya pun suka tidak tentu :P. Ya, saking tidak tentunya sampai ada 5 bulan terhitung dari postingan Random Thought yang terakhir XD. Maklum, otak saya sedang kering inspirasi dan beberapa hal yang pengen saya bahas malah kebanyakan buat rubrik opini yang membutuhkan pemikiran lebih dalam. Nah, pas main - main ke Goodreads pagi ini, saya membaca sebuah postingan yang cukup oke yang akhirnya bisa jadi bahan buat postingan Random Thought :D

Untuk topik Random Thought kali ini akan membahas:

BOOKS BY GENDER

Rabu, 05 November 2014

Giveaway Hop: Letters From November (Update)



UPDATE: Giveaway ini diperpanjang sampai dengan tanggal 30 November 2014 :D
 
Selamat pagi teman - teman pengunjung blog Ren's Little Corner :). Masih dalam event blogoversary yang ketiga, kali ini  saya  bersama teman - teman BBI yang juga merayakan hari spesial mereka di bulan November ini mengadakan giveaway hop Letter from November :).Untuk mengikuti GA Hop: Letters from November ini, mohon dibaca terlebih dahulu syarat dan ketentuan berikut:

Untuk para peserta:
  1. Menebak 16 judul buku (judul buku sudah pernah direview oleh masing - masing Novemberian di blognya masing - masing) dengan tepat.
  2. Merangkai 16 judul buku dalam sebuah surat untuk November.
  3. Mengisi form di bawah ini dengan lengkap (terutama yang mandatory, yang optional tidak apa kalau tidak diisi :) ). Harap hanya mengisi form 1 (satu) kali, tidak perlu berkali - kali
  4. Giveaway berlangsung dari 5-20 November 2014. Jadi pastikan jangan terlambat mengisi form beserta jawabannya ya.
  5. Be creative ya buat suratnya karena jawaban kamu akan di-voting oleh para Novemberian.
  6. Sponsor dan the missing pieces riddle dapat ditemukan di blog-blog Novemberian berikut ini: 

Selasa, 04 November 2014

Happy 3 Years of Blogoversary!!!

Selamat pagi teman - teman pengunjung blog Ren's Little Corner :). Berbeda dengan tahun lalu, untuk tahun ini blogoversary saya tidak terlalu meriah :). Dengan kata lain, giveaway yang saya adakan juga sedikit jika dibandingkan dengan tahun lalu. Ini karena November adalah bulan sibuk bagi saya, dimana saya harus nyiapin booth buat IRF dan juga ikutan Nanowrimo yang selalu gagal dari tahun - tahun sebelumnya X).

Tapi yang pasti sih...


Selamat Hari Ulang Tahun yang Ketiga Untuk Blog Ren's Little Corner XD

Selama tiga tahun ini blog Ren's Little Corner sudah dikunjungi banyak teman - teman, baik dari dalam maupun luar negeri (kalau ada giveaway international aja, hehehe). Puji syukur kepada Allah SWT yang masih memberi saya kesehatan dan juga mood yang banyak untuk tetap mempertahankan blog Ren's Little Corner. Lalu juga untuk semua teman - teman di grup BBI (Blogger Buku Indonesia), karena tanpa BBI, blog ini juga mungkin tinggal butiran debu. Lalu teman - teman yang sudah setia mengunjungi blog Ren's Little Corner, meninggalkan 1-2 komentar untuk mengutarakan pendapatnya. Saya senang postingan di blog ini, walau sekarang makin jarang frekuensi postingnya, tetap bisa menghibur kawan - kawan semua :).

Untuk refleksi selama 3 tahun ini, ijinkan saya untuk berbagi stats dari blog saya yang kecil ini ya ^^:

Jumat, 31 Oktober 2014

Friday Recommendation #42: Halloween Edition

Akhirnya setelah dua minggu sebelumnya, meme FR absen lagi dikarenakan kesibukan saya yang cukup bikin saya keliyengan, di minggu ini bisa posting FR lagi :D. Dan kebetulan, today is a Halloween day!! Halloween memang bukan perayaan yang umum di Indonesia dan biasanya hanya untuk bersenang - senang. Misalnya dengan pesta kostum dan sebagainya. Nah, bukan berarti kita juga ga bisa ngerayain Halloween dengan cara mudah, meriah dan ala bookworm! Apa lagi yang lebih mengasyikkan bagi pecinta buku selain membaca buku - buku seram nan bikin merinding di Halloween ini? Apalagi pas banget hari ini hari Jum'at lho :D

Tahun kemaren saya merekomendasikan beberapa buku yang bisa bikin merinding untuk dibaca saat Halloween. Silakan click banner ini untuk tahu apa rekomendasi saya dan juga teman - teman yang lain di kolom komentar:

 Spooky Book Recommendation



Dan untuk tahun ini, ini buku - buku yang bisa banget dibaca saat Halloween (click gambar untuk melihat sinopsis buku):




Tidak ada yang lebih ngeri bagi saya selain zombie X(. Selain membahas zombie yang bikin merinding karena kemunculan mereka tidak bisa ditebak, misteri di balik perjalanan sang tokoh juga cukup bikin penasaran!


Sang tokoh utama, Mala adalah keturunan penyihir dan dia terus -menerus dihantui oleh sosok penasaran yang mati karena dibunuh. Pengarangnya sendiri membuat cerita ini bersetting di New Orleans yang penuh rawa - rawa dan voodoo magic. Bikin level merindingnya semakin terasa :D



Setting ceritanya adalah sebuah toko antik, dan karena itu pemiliknya juga berurusan dengan hantu. Adegan yang menurut saya cukup memorable (alias bikin parno) adalah adegan museum, dimana sang tokoh utama dikejar - kejar hantu jahat disana. You will never see a museum in the same way again!


Bukan horror, tapi kepiawaian penulisnya dalam membuat twist di dongeng - dongeng yang dia buat dan campurkan membuat ceritanya unik. Ssstt... ini bukan bacaan anak kecil ya, walaupun diambil dari dongeng masa kecilmu ;)


Pengen ikutan meme Friday's Recommendation? Ini rulesnya :

1. Tulis buku yang ingin kamu rekomendasikan. Kategori buku yang akan direkomendasikan bisa memilih dari kategori di bawah ini :
a. Buku yang ingin diterjemahkan di Indonesia 
b. Buku yang sudah terbit di Indonesia, dan ingin kamu rekomendasikan ke pembaca.
Jangan lupa menulis alasan kamu merekomendasikan buku itu ya
2. Jika kamu sudah pernah me-review buku yang ingin kamu rekomendasikan itu, taut balikkan ke link reviewmu ya
3. Pasang button Friday's Recommendation, jangan lupa di taut balikkan ke blog Ren's Little Corner
4. Masukkan link Friday's Recommendation ke kolom komen yaaa :D
5. Jangan lupa untuk blogwalking ke blog - blog lain :)
6. Waktu meme adalah bi-weekly.Jadi, meme berikutnya akan dipost di hari Jum'at, dua minggu setelah meme yang terakhir :).

Tambahan untuk rules di atas adalah, silakan masukkan juga buku yang menurut kamu cocok buat bacaan Halloween :D. Yang tidak ikutan meme FR ini juga boleh lho rekomendasiin buku yang bikin merinding :D. Yuk share your Halloween read! XD

Kamis, 30 Oktober 2014

September & Oktober : New Author Reading Challenge


Selamat pagi jelang siang ^_^.

Semoga teman - teman masih semangat ya dipenghujung bulan Oktober ini. Yang sudah gajian, selamat gajian dan menghabiskan uangnya, hehehe. Yang belum, sabar yaa..siapa tahu besok ditransfer :P. Jakarta sekarang lagi mendung, jadi agak ngantuk nih. Waktu yang pas ya buat tidur atau.. baca buku dong :D.

Terimakasih bagi teman - teman yang sudah mengupdate RC periode bulan Juli & Agustus. Semoga masih pada semangat ikutan RCnya, apalagi tinggal dua bulan lagi RC ini berakhir :). Seperti biasa, tiap dua bulan sekali saya membuka postingan untuk update progress baca dan kali ini silakan mengupdate progress baca kalian dari bulan September dan Oktober.

Untuk mengupdate RC kali ini :
- Silakan membuat satu postingan blog yang berisi buku - buku yang dibaca dari bulan September - Oktober 2014.
- Jika ada buku untuk RC ini yang kamu review, silakan tautkan juga link reviewnya di postingan blog kamu.
- Jangan lupa untuk memberikan keterangan waktu baca pada wrap up post. Contohnya :
#1 Judul buku - Nama Pengarang (September/Oktober)

- Masukkan link postingan blog tersebut ke linky yang saya buat. Formatnya:

Nama Blogger/Akun - Nama blog/Goodreads (September - Oktober)

- Mohon jangan memasukkan link review per buku di linky, karena akan menyulitkan perhitungan jumlah buku yang dibaca pada periode September & Oktober 2014
- Apakah boleh memasukkan buku yang dibaca bulan Januari - Agustus? Boleh, tapi jumlah buku yang dibaca pada periode tersebut tidak akan dimasukkan dalam undian
- Tidak punya blog? Jika sebelumnya kamu mendaftar dengan menggunakan akun Goodreads, masukkan shelf khusus yang dibuat untuk RC ini ke linky (jika link kepanjangan, bisa pake bit.ly atau aplikasi semacamnya untuk memendekkan link agar bisa masuk ke linky). Jangan lupa juga untuk menge-set waktu baca bukunya.

Linky akan saya buka mulai hari ini sampai dengan tanggal 7 November 2014. Akan diambil 3 pemenang untuk periode update progress kali ini dengan masing - masing pemenang mendapatkan buku pilihannya dengan nominal 50ribu rupiah. Dua pemenang akan diundi secara random, sementara satu pemenang akan saya undi berdasarkan kategori tertentu. Untuk periode bulan ini, silakan jawab pertanyaan saya ini di kolom komentar jika ingin diundi untuk mendapatkan hadiah :

Saya adalah penggemar cover buku :). Nah, selama RC ini ada ngga cover buku karya pengarang baru yang bikin kalian pengen mencoba baca buku itu terlepas dari sinopsisnya? Boleh banget share link untuk cover buku yang kamu anggap keren itu lho :D

Terimakasih bagi para peserta yang berpartisipasi, saya tunggu link update progressnya :). Jika ada yang masih bingung atau kurang jelas, jangan segan untuk bertanya ya.

Nantikan juga GA di blog Ren's Little Corner dalam rangka blogoversary :D






Selasa, 28 Oktober 2014

Review: Fangirl oleh Rainbow Rowell


Judul: Fangirl 
Pengarang : Rainbow Rowell
Penerjemah : Wisnu Wardhana.
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Spring

Jumlah halaman :  455 pages
Terbit :November 2014

Format : Paperback

Genre : Contemporer
Target Pembaca:Remaja

Web Pengarang: Click Here
Buy Links: Owl Bookstore, Bukabuku


Sinopsis :



Cath dan Wren—saudari kembarnya—adalah penggemar Simon Snow. Oke, seluruh dunia adalah penggemar Simon Snow, novel berseri tentang dunia penyihir itu. Namun, Cath bukan sekadar fan. Simon Snow adalah hidupnya!

Cath bahkan menulis fanfiksi tentang Simon Snow menggunakan nama pena Magicath di Internet, dan ia terkenal! Semua orang menanti-nantikan fanfiksi Cath.

Semuanya terasa indah bagi Cath, sampai ia menginjakkan kaki ke universitas. Tiba-tiba saja, Wren tidak mau tahu lagi tentang Simon Snow, bahkan tak ingin menjadi teman sekamarnya! Dicampakkan Wren, dunia Cath jadi jungkir balik. Sendirian, ia harus menghadapi teman sekamar eksentrik yang selalu membawa pacarnya ke kamar, teman sekelas yang mengusik hatinya, juga profesor Penulisan Fiksi yang menganggap fanfiksi adalah tanda akhir zaman.

Seolah dunianya belum cukup terguncang, Cath juga masih harus mengkhawatirkan kondisi psikis ayahnya yang labil. Sekarang, pertanyaan buat Cath adalah: mampukah ia menghadapi semua ini?


 Review


"Inti dari fanfiksi," katanya, "adalah bahwa kau harus berada di alam semesta orang lain. Menulis ulang aturannya. Atau membengkokkannya. Ceritanya tidak perlu berakhir ketika Gemma Leslie sudah lelah menulisnya. Kau bisa tetap berada di dunia ini, dunia yang kau cintai, selama yang kau inginkan, selama kau memikirkan cerita baru..."


Rainbow Rowell adalah satu dari nama pengarang yang suka seliweran di timeline maupun newsfeed Goodreads saya. Beberapa memuja Eleanor & Park, beberapa menyukai Fangirl ataupun karyanya yang lain. Saat tahu Penerbit Spring membuka tawaran untuk mereview Fangirl, saya tidak membuang banyak waktu dan langsung meng-email mereka. Syukurlah saya terpilih, walau dalam hati saya sedikit deg- degan. Karena saya itu anti mainstream, dan buku yang hypenya yang terlalu banyak biasanya malah bikin saya kurang bisa menikmati. Beberapa hari kemudian, buku ini pun datang, dan saya menelan ludah karena tebalnya. Belum lagi fontnya yang kurang bersahabat. Tapi, saya toh tetap baca.

Fangirl bukanlah buku yang akan bikin pembaca jatuh cinta sejak halaman pertama, tapi ini buku yang akan membuat mereka berpikir.

Senin, 20 Oktober 2014

Review: Painted Faces oleh L.H. Cosway


Judul  : Painted Faces
Pengarang : L.H. Cosway
Bahasa : Inggris
Penerbit : self-published

Tebal :  355 halaman
Diterbitkan pertama kali :14 Desember 2012

Format : e-book
Target Pembaca: Dewasa

Genre : Contemporary Romance

Web Pengarang : Click Here 




Sinopsis :

Come forth with an open mind, for an unconventional tale of love..

Dublin native Freda Wilson considers herself to be an acquired taste. She has a habit of making offensive jokes and speaking her mind too often. She doesn't have the best track record with first impressions, which is why she gets a surprise when her new neighbour Nicholas takes a shine to her.

Nicholas is darkly handsome, funny and magnetic, and Freda feels like her black and white existence is plunged into a rainbow of colour when she's around him. When he walks into a room he lights it up, with his quick wit and charisma. He is a travelling cabaret performer, but Freda doesn't know exactly what that entails until the curtains pull back on his opening night.

She is gob-smacked and entirely intrigued to see him take to the stage in drag. Later on, Nicholas asks her if she would like to become his show assistant. Excited by the idea, she jumps at the chance. Soon she finds herself immersed in a world of wigs, make-up and high heels, surrounded by pretty men and the temptation of falling for her incredibly beautiful employer.

In this story of passion and sexual discovery, Nicholas and Freda will contend with jealousy, emotional highs and lows, and the kind of love that only comes around once in a lifetime.

**Not suitable for younger readers. Contains some strong language and scenes of a sexual nature.**



Review

Dalam perkenalan saya dengan genre New Adult (NA) -genre yang saya antara mau coba dan ngga karena saya itu anti sama yang namanya mainstream, haha- beberapa buku sudah saya baca. Beberapa saya suka, beberapa ngga. Saya suka menghindari genre ini karena saya kurang suka drama dan juga cerita angst yang banyak ditawarkan oleh novel - novel NA. Tapi, ada satu judul yang sudah sejak lama menarik perhatian saya yaitu Painted Faces. Teman - teman Goodreads saya banyak yang memuja muji buku ini (ada yang ngga juga sih). Dan karena saya gampang penasaran orangnya, saya pun akhirnya baca buku yang heronya adalah....drag queen. Alias waria. Blurbnya saja sudah unik lho, jadi walau butuh setahun lebih setelah buku ini digembar-gemborkan, akhirnya saya baca juga deh

Freda Wilson, akrab dipanggil Fred, seorang gadis usia 25 tahun dengan body issue (siapa sih yang ngga sekarang, saya aja iya :v), dimana dirinya merasa kalau badannya kegemukan untuk ukuran orang Irlandia (walau dia bilang kalau di Amerika sizenya sih size 10, aka Large aja), cuma seorang freelance yang kerjanya memanggang cupcakes dan jadi volunter untuk charity. Hidupnya yang datar - datar aja berubah ketika Fred bertemu dengan tetangga apartemennya yang ganteng. Pake banget. Fred cuma bisa ngebatin saat si tetangga baru minta dipanggil dengan nama "Vivica Blue", walau akhirnya Fred tahu kalau nama aslinya adalah Nicholas Turner. Teman kamar Fred yaitu Nora, ngga pake basa - basi menunjukkan ketertarikannya pada Nicholas. Tapi entah kenapa Nicholas cuma tertarik sama Fred, karena dada Fred gede. Iyes, Nicholas ini ternyata breast-man :v (silakan digoogle lah, hahaha), dan juga manwhore aka playboy aka PK (penjahat kelamin) :)).

Nicholas yang ngerayu Fred buat having sex malah ditampik habis-habisan sama Fred, dan akhirnya mereka memutuskan buat jadi teman baik (walau Nicholas masih tetep pengen bobo bareng sama Fred). Fred lalu tahu kalau Nicholas adalah seorang penyanyi club, dan cowok itu mengundang Fred datang ke clubnya, yang langsung disamber sama Nora karena cewek itu kan naksir Nicholas. Malam pun tiba, Fred, Nora dan Hank, teman Fred yang gay (yep, typical emang) pergi ke club dan... terkejutlah Fred saat melihat Nicholas di panggung...

Selasa, 14 Oktober 2014

Menulis Review Dalam Bahasa Inggris? Why Not???

Sudah lama saya ngga menulis rubrik opini ataupun random thought, atau apapun yang masih berhubungan dengan buku tapi bukan review. Banyakan malah nulis meme, yah biar blognya ngga berdebu aja sih :v. Kebetulan malam Minggu kemaren saat saya scroll chat di WA Bajaj Jabodetabek, saya nemu bahasan tentang twit @kurawa. Saya ngga follow dia, walau suka baca tweetnya yang mungkin bagi beberapa orang kontroversial. Kebetulan tadi malam dia membahas tentang kasus WNI yang dimutilasi di NZ (pasti pada tahu lah ya), yang berujung pada pembahasan tentang bule hunter, kawin sama bule dll. Salah satu follower dia lalu memberi link blog binibule. Nah, saya inget dulu pernah baca blog ini, karena salah satu teman FB yang juga BBI yaitu Amanda pernah share blog dia juga. Sang empunya blog yaitu Ailtje (yang ternyata orang Ngalam kayak saya. Ga tahu Ngalam? Tinggal dibalik aja ;D) kebetulan suaminya bule dan tulisan - tulisan dia banyak membahas tentang kehidupan bersama suaminya, tinggal di Irlandia (aiiih mauuuu!! *0*) dan juga "kegemesannya" sama budaya dan perilaku orang Indonesia.

Lah...terus apa hubungannya sama buku, Ren?

Bentar..belum selesai nih introductionnya ;D

Setelah beberapa artikel, saya nemu artikel dia yang berjudul Bahasa Inggris Medok. Disini saya mulai tertarik, mengingat saya suka baca buku bahasa Inggris dan juga menulis review dalam bahasa yang sama walau grammar dan struktur "mbuh lah bener tidaknya". Dia mencantumkan sebuat tweet yang tulisannya:

"if u can't say things gramatically correct in english please don't make your comment publically in english it will just show how stupid you are".

Ouch!

Radar sensi saya langsung berbunyi "ngiung, ngiung, ngiung", dan membawa saya berkelana ke masa 3 tahun silam #halahlebay. Saya masih ingat review pertama yang saya tulis dalam bahasa Inggris dan panjaaang adalah review tentang Dark Lovernya J.R.Ward. Saya waktu itu tidak kepikir nulis dalam bahasa Inggris. Saat itu saya hanya ingin melontarkan rasa frustasi karena covernya yang sungguh bikin saya nangis dan meneror milis GPU dalam jangka waktu yang lama (Maaf ya Mba Dharma, momod saat itu X)) ). Responnya sendiri cukup bagus, dan entah kenapa sejak saat itu saya aktif menulis dalam bahasa Inggris. Pikir saya, toh temen Goodreads ini banyak bener yang orang bule, dan saya juga baca buku bule. Make sense toh kalau saya nulis review bule?

Sampai saat saya nulis review Nicholas di Goodreads dan salah satu orang tak dikenal menertawakan review saya. Maksud dia mungkin baik, yakni mengoreksi grammar dan struktur saya yang salah. Tapi, karena dilakukan dengan mengejek, saya cuma bisa elus dada aja. Saya balas komen dia dengan tenang (walau hati perih dan meluncur menuju lautan luka dalam #ciee), dan berterimakasih atas koreksinya. Yang tidak saya sangka, banyak teman yang membela saya habis - habisan. Saat itu juga kebetulan saya lagi ultah, dan mereka semua membesarkan hati saya. Bilang sama saya bahwa untuk orang yang bahasa nativenya bukan bahasa Inggris, "you're doing good". Brebes mili? Ya iya, hahaha :'). Walau saya tahu mungkin mereka bilang gitu biar saya merasa lebih baik, tetep aja saya terharu dong :)).

Tapi, ternyata masalah nulis review dalam bahasa Inggris ini masih berlanjut. Saya masih ingat dengan jelas kejadian itu. Saat sedang scroll linimasa Twitter, saya melihat beberapa orang mengejek sebuah review yang ditulis dalam bahasa Inggris, bilang grammar dan strukturnya suck, dll. Saya tahu mereka, mereka tahu saya dan saya tidak mau negative thinking bahwa review yang dimaksud adalah review saya. Hanya saja, jikapun itu bukan review saya yang dimaksud, tetap saya tidak suka dengan kelakuan orang - orang ini. 

KENAPA HARUS MENGEJEK JIKA KAMU BISA MEMBETULKAN GRAMMAR ORANG YANG SALAH DENGAN BENAR DAN SANTUN???

#capslockjebol

Saya bukan native, saya belajar bahasa Inggris selama ini selalu otodidak, dan setelah dua kejadian di atas, sudah beberapa orang mengejek grammar dan structure saya yang kacau (salah satunya ada di review FSoG yang terkenal itu). Saya tidak habis pikir, orang bule ngejek grammar saya acakadut? Oke deeh, dia emang ahli dalam hal itu (walau aslinya saya tahu juga beberapa bule yang nulis reviewnya acakadut. Oh, well). Tapi, sesama orang Indonesia? Mentang - mentang bisa bahasa Inggris, lalu ngejek koleganya yang masih belajar hanya karena dia mampu? Kenapa tidak dibenarkan saja sih? 

Saya tahu mungkin akan sangat bikin frustasi ketika kita ahli dalam suatu hal dan melihat orang lain ngga bisa melakukan hal itu dengan baik. Hei, saya juga pernah ngalamin hal itu kok. Tapi apa lantas itu jadi dasar untuk ngejek mereka yang masih belajar? Bukannya mereka yang mengejek dan juga mereka yang menulis review dalam bahasa Inggris juga sama - sama belajarnya? Apa tipikal orang Indo buat saling jegal? Mbuh deh, saya ngga mau sok jadi psikolog. Tapi terus terang itu bikin saya kesel. 

Punya pengalaman diejekin grammarnya lebih dari satu kali, membuat saya jauh lebih apresiasi sama sesama temen sejawat yang nulis dalam bahasa Inggris. Kalau menilik sama tweet yang dicantumkan Mbak Ailtje di blog dia, berarti kalau ngga bisa bahasa Inggris ya ngga usah ngomong? Sempit amat pemikirannya. Ini sama aja dengan kalau kita ngga bisa bahasa Indonesia yang baik dan benar, ngga ngerti EYD, ya ngga usah nulis review? Lah, review juga ngga dikirim ke majalah, koran, dll. Reviewer dan blogger yang saya tahu juga tidak dibayar, semata - mata mereview karena suka, karena ingin meluapkan  perasaannya setelah baca buku. Kenapa  reviewnya baru dianggap review kalau tata bahasanya baik dan sesuai EYD?

Nonsense! And it's totally BS!

Sama saja 'kan dengan menulis review dalam bahasa Inggris. Toh review untuk sendiri, kenapa harus diejek gitu lho? Bukan berarti saya anti kritikan sih. Setiap saya menulis review bule di blog ini, saya selalu kasih note kalau ada yang nemu kesalahan grammar dan struktur, silakan email saya (dan selama ini baru Erdeaka saja yang ngelakuin. Hehe, thanks a lot loh girl ;) ), pasti bakalan saya ubah dengan senang hati. Bahkan dulu saat Ally dan Teh Peni benerin review bule saya via email, saya sangat bersyukur. Ini lho yang saya maksud. Anda-anda yang mungkin self-proclaimed Grammar Nazi atau emang pinter nyerocos bulenya, bisa kan ngoreksi dengan cara yang lebih bisa diterima ketimbang ngejekin orang? Toh, kita sama - sama belajar.

Lalu, ada juga sih yang saya amati selama ini. Review saya yang diejek grammarnya pasti review negatif! It's a low blow! Setuju ngga setuju boleh, tapi ngga lantas harus sakit hati buku favoritenya direview negatif terus nyerang struktur tulisan si reviewer! Dan bagi saya juga itu sangat childish. Lucu kan kalau buku favorit saya direview negatif sama orang terus saya nyerang dia "ih, ih, apa sih ini reviewnya ngga sesuai EYD. SPOKnya ngga bener. Strukturnya kacau." Padahal saya sendiri nulis juga ngga bener, wkwkwkwk. Jadi kelihatan kalau saya jengkel kan? 

Kemaren pun ada bahasan di grup PNFI di FB yang saya ikuti, yang intinya gimana cara menulis review dalam bahasa Inggris. Yang saya lakukan adalah, saya kasih semangat sama yang bertanya. Dan itu juga yang akan saya lakukan sama pembaca blog yang masih ragu buat menulis review dalam bahasanya bule, yaitu:

JANGAN TAKUT

Ya, itulah kunci pertama dalam mencoba mereview dalam bahasa bule. Takut cuma bikin kamu diam di tempat. Takut cuma bikin kamu tidak akan pernah mencoba. Jadi, mulailah menulis review dalam bahasa Inggris sepatah dua patah kata. Lalu menjadi satu dua kalimat, dan berkembang menjadi satu paragraf. Lama - kelamaan kamu akan sadar bahwa kamu sudah menulis banyak. Percayalah, itu adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Tapi, jalan kamu tidak berhenti sampai di situ saja. Karena saya pun masih sering baca - baca review lama, membacanya keras - keras dalam hati, lalu memperbaikinya sedikit demi sedikit. Bagi saya mereview dalam bahasa Inggris adalah sebuah proses pembelajaran yang tidak akan pernah berhenti. Selama saya masih baca buku dalam bahasa Inggris, selama itu juga saya akan ngereview dalam bahasanya wong bule.

So, writing review in English? Kenapa ngga gitu loh? Yuk, mulai menulis dalam bahasa Inggris. Awali dengan yang sederhana dan lama - lama kita akan terbiasa. Dan kalau ada orang yang ngejek grammar kamu, cuekin dan kasihani aja deh ;).

Note: postingan ini dipersembahkan untuk Felita dan Astri Nardi yang saya lihat sudah mulai mereview dalam bahasa Inggris. You're doing good, girls! Keep the good job! :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)