Rabu, 05 September 2012

Review : Duo Hippo Dinamis - Tersesat di Byzantium


Judul : Duo Hippo Dinamis - Tersesat di Byzantium
Pengarang : Trinity, Erastiany
Illustrator : Sheila Rooswitha Putri
 
Penerbit : B First & Curhat Anak Bangsa
Tebal : 130 halaman 
Diterbitkan pertama kali : 22 Mei 2010
Format : Paperback
Target : Remaja Dewasa
Genre : Travelogue
Bahasa : Indonesia

Status : Pinjam teman (thanks to Diah "Didi" :) )
 
Website : Duo Hippo Dinamis

Sinopsis

Trinity memang tak ada matinya! Petualangan serunya keliling dunia dalam The Naked Traveler 1 dan The Naked Traveler 2 membuat orang tak penah puas membacanya jika hanya sekali. Orang tetap kagum dan tertawa ngakak membaca pengalaman serunya.

Kali ini, Trinity bersama Nina pamer pengalaman seru mereka. Mereka menjelajah Turki! Duet antihero, KK (Nina) dan DD (Trinity) ini dinamai Duo Hippo Dinamis. Dua-duanya perempuan gembul yang doyan berenang dan jalan-jalan.

Digambar dengan sangat telaten oleh Lala (Sheila Rooswitha), dalam episode Tersesat di Byzantium ini, KK dan DD melakukan perjalanan impulsif ke Turki, yang - meskipun tetap berisi pengalaman wisatawan pada umumnya - penuh dengan berbagai insiden tak terduga, yang membutuhkan nyali petualang, semangat, nekat, dan humor yang tinggi untuk melaluinya.

Menikmati bangunan bersejarah yang terawat baik, mencoba mandi ala Turki dan bermalam di kereta berkabin hanyalah segelintir peristiwa seru dari graphic travelogue ini. Yah, ini adalah graphic travelogue, buku catatan perjalanan ke Turki yang diwujudkan dalam bentuk gambar, bukan sekedar tulisan. Mau tahu serunya perjalanan Duo Hippo Dinamis? Baca buku ini!

Happy Hippos Traveling

Review


Graphic travelogue pertama di Indonesia! Begitulah Trinity dan sahabatnya Erastiany atau Nina menyebut komik atau graphic novel Duo Hippo Dinamis ini. Kali ini ceritanya tentang perjalanan mereka ke Turki. Saya agak lupa cerita komik ini ada di The Naked Traveler nomer berapa. Kalau ga salah sih nomer 2 atau 3. Ah, nanti cek ulang aja deh! Seperti yang sudah dijelasin di sinopsinya, kenapa duet Trinity (aka DD) dan Erastiany atau kerap dipanggil Nina (aka KK) memanggil diri mereka sendiri sebagai hippo atau kuda nil. Selain ukuran bodi yang "wah", keduanya hobi makan dan berenang. Bahkan di perkenalan buku ini, keduanya menyindir orang Indonesia yang katanya bangsa Maritim, tapi ogah berenang, karena takut kulitnya jadi item! Ah, kalau saya sih, emang aslinya ga bisa berenang. Mau dilatih kayak apa juga, bakal tenggelam. Makanya saya suka agak parno kalau naik pesawat, takut kalau jatuh ke laut dan saya mati bukan karena dimakan hiu, tapi gara2 tenggelam (amit2 deh!)
Ups, malah ngelantur :P. So, di komik ini Trinity dan Nina menceritakan pengalaman traveling mereka ke Turki. Mereka berniat ke Capadoccia, tapi ternyata jarak Istanbul ke Capadoccia bagaikan Jakarta ke Banjarmasin. Butuh 7 jam perjalanan dengan kereta. Akhirnya mereka pergi ke Ankara dulu, berhubung keretanya baru berangkat malam. Sempat terpisah di kereta, Duo Hippo Dinamis (DHD) ini mencoba Hamam, alias Mandi ala Turki. Just FYI, Hamam termasuk dalam "1000 places to visit before die". Uh, berarti seengganya saya minimal kesana sebelum mati, tapi kan paspor belum punya , enggg... DHD sampai salah kostum di tempat Hamam. Mungkin karena menyamakan Hamam dengan Onsen atau mandi ala Korea, DHD dengan pedenya ga pakai baju selembarpun! Sementara disana pada pakai minimal tanktop, hihihihi ^_^.Usai Hamam, mereka pun berangkat ke Capadoccia. Finally! Di perjalanan mereka bertemu penduduk setempat yang akhirnya malah nebeng perjalanan DHD. Call him E.T. Mungkin karena nyentriknya, DHD memanggilnya E.T alias alien. Awalnya binaraga di Amrik, terus diesktradisi. Sampainya di Turki malah harus wajib militer. E.T pun lalu pura - pura gila biar ga wamil. Ajaib sekali memang pembaca si E.T. ini :)). E.T lalu mengajak DHD untuk mengikutinya mengurus dokumen - dokumen. Dan karena salah satu teman yang ditemuinya waktu wamil, Hasan, ada di Capadoccia, that's mean DHD dapat penginapan gratis!Dari keluarga Hasan lah, DHD belajar tentang kebiasaan keluarga Turki. Orang Turki ternyata suka bangun siang, lalu toilet di rumah Hasan terkesan mubazir karena ada toilet jongkok dan duduk. Sarapan ala Turki juga "wow" sekali! Ada daun salad, lalap, zaitun, roti khas Turki yaitu ekmek dan telur rebus. Bayangin dong makannya gimana. DHD juga berkenalan dengan keluarga Hasan, mulai dari istri dan anak Hasan, kakak iparnya, dan orangtua Hasan. Kisah hidup Hasan ternyata juga sama nyentriknya dengan E.T. Ga heran kalau dua orang ini klop yah :)).Hasan lalu mengajak mereka mengunjungi winery atau tempat pembuatan anggur, yang katanya anggur darisana sama dengan yang diminum oleh Yesus. Kemudian mereka pergi ke Underground City di Derinkuyu. Sayangnya Nina yang klaustrofobik harus keluar, dan harus rela berpanas ria. Setelahnya, mereka pergi ke Fairy Chimneys alias cerobong peri. Salah satu fenomena alam yang fantastik dan menjadi ciri khas Capadoccia. Bentuknya yang seperti jamur, emang berpotensi bikin pikiran orang mendadak jadi "ngeres" :))Malamnya DHD bikin BBQ dengan Hasan dan E.T. Lucu banget saat mereka nyembunyiin raki, atau minuman alkohol khas Turki dari ibu Hasan. Walau sudah tua, tetep ya takut sama ortu ^_^. Dan esoknya pun DHD naik balon udara. Ahhh, liat pemandangan Capadoccia yang spektakuler dan surreal dari balon udara? Berasa romantis ga sih? Iya, kalau kamu ga takut ketinggian, hehehe. Usai petualangan di Capadoccia, DHD pun harus berpisah dengan E.T yang mau ke Antalya. Apakah perjalanan DHD sudah usai? Belum dong, kalau ga pakai berenang dulu. Julukan mereka kan hippo gitu ;)

Membaca komik ini membuat saya jadi makin pengen ke Turki. Apalagi sekretaris proyek tempat saya kerja, sudah pernah kesana. Menurutnya, sisi Eropa Turki memang bagus . Cewenya cantik - cantik, sementara cowoknya ngga ada yang ganteng. Ah, mungkin itu cuma karena selera kita aja yang beda. Dia juga sudah pernah Hamam. Nah lho, makin kepingin deh saya. Saya agak terkejut melihat rating komik ini yang ditujukan untuk dewasa. Sebenarnya ga ada yang berbahaya, cuma kebiasaan DHD aja yang lebih untuk kaum dewasa. Seperti merokok dan minum minuman alkohol. Sheila selaku illustrator sudah melakukan tugasnya dengan baik disini. Gambar komik DHD bersih dan simpel. Sayangnya, beberapa panelnya agak berantakan, kurang rapi menurut saya. Jadi membuat saya agak bingung bacanya. Beberapa lansekap Turki juga bisa digambar dengan sangat bagus dan mendekati aslinya.

Bagi yang menyukai seri The Naked Traveler karya Trinity, komik ini adalah bacaan wajib. Lucu, menghibur dan gampang dimengerti. Jangan heran, kalau abis baca komik ini jadi pengen bikin paspor (bagi yang ga punya) dan pergi ke Turki. Cuma siapin duit yang cukup aja dan waktu liburan yang pas. Kan ga lucu kalau diekstradisi gara - gara duit abis dan ga bisa pulang...

Note : Bagi yang penasaran sama wajahnya E.T, bisa dilihat di link ini : Reunion with ET in Istanbul . Dimana Trinity menceritakan reuninya dengan E.T setelah empat tahun dari even di komik ini. Tuh kan, cowok Turki lumayan ganteng kok. Walau brewokan, hihihihi.

Source Pic : Wikipedia
Rating Cerita :



7 komentar:

  1. Waduuuuh Fairy Chimney nyaaah X))

    ESF
    *Presiden Keselek*

    BalasHapus
  2. aku mau liat cerobong peri pake balon udara. *ngayal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo Vin, kita patungan buat pergi ke Turki X)

      Hapus
  3. di ekstradisi ga mungkin lah selama visa blm expired..eh tp turki masuk OKI ya..?

    kalau cantik2 hati2 jalan2 berdua saja..

    hehe blogwalking

    BalasHapus
  4. deuuh ... salah satu wishlist, dulu sdh hampir mau berangkat, batal karena urusan keluarga 'hicks' --- padahl wkt itu ada yg mau bayarin -__- sekarang siapa yg rela jadi sponsor-ku ??? *ngayal + ngarep*

    BalasHapus
  5. Eh, ternyata sudah pernah komen, sdh lupa :D ... btw, cerita ttg travelling selalu bikin aq penasaran, dan karena suka juga dengan graphic novel, pengen tahu sejauh mana kisah ini mampu menarik pembaca seperti diriku ...

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)