Senin, 09 Januari 2012

Kilas Balik 2011 : Buku Terbaik Tahun 2011

Kembali lagi bersama saya dalam Kilas Balik 2011 :D (kayak siaran radio, hmpfh :)) ). Setelah kemaren saya sukses membuat kaum hawa mimisan dan lap iler karena melihat 5 karakter cowo seksi - seksi (walau mungkin pembaca dari kaum adam merasa tersaingi) di Kilas Balik 2011 : Top 5 Boyfriend (a.k.a Husband) of Book in 2011 , untuk postingan kali ini saya akan memberikan daftar buku terbaik yang saya baca selama tahun 2011.

Untuk buku terbaik, saya beri rating lebih dari 5 bintang. Saya tahu tidak ada yang sempurna, tapi kalau saya menikmatinya kenapa tidak? Buku terbaik yang saya baca tahun kemaren ada dari berbagai macam genre seperti paranormal romance, erotica, thriller suspense dan urban fantasy. Sayang untuk genre contemporary romance, historical romance dan young adult tidak masuk dalam daftar ini, hanya saya masukkan ke honorable mention saja. Judul - judul yang masuk honorable mention saya tetep kasih 5 bintang, cuma ada sesuatu yang kurang yang membuat saya ga menjadikannya yang terbaik.

Langsung dicek saja listnya ^-^ (tidak ada urutan tertentu dalam list ini)



Archangel's Consort - Nalini Singh
(Guild Hunter #3)


Kejam tapi indah. Itulah pendapat saya tentang salah satu masterpiece dari pengarang favorit saya tahun 2011, Nalini Singh. Archangel's Consort adalah buku ketiga dari seri Guild Hunter, seri yang gelap, sadis, kejam, tapi bukannya tidak ada harapan. Saya menyukai hubungan antara Elena-Raphael disini, mungkin karena mereka sudah saling berusaha mengerti setelah event-event di buku sebelumnya. Isu Raphael dengan sang ibu, Caliane, salah satu Archangel tertua dan masalah Elena dengan keluarga dan ayahnya yang membuangnya, membuat hubungan mereka solid. Disini juga Nalini Singh menjabarkan tokoh - tokoh yang lain. Dan adegan "angel dance"nya sangat sensual sekali. Bikin saya mimisan deh pokoknya :)) . Saran saya, karena ini buku ketiga, maka bacalah buku pertama dan kedua dulu :p.


Note :

- Raphael adalah salah satu hero favorit saya. Bisa dilihat di post Top 5 Boyfriend of Books
- Jangan mimisan kalo baca review saya di GR :)).
- Seri Guild Hunter walau memakai malaikat sebagai tokoh utamanya, sama sekali tidak ada issue keagamaan disini. Malaikat hanyalah makhluk immortal layaknya vampir atau werewolf. Tapi kalo ada yang ga bisa menerima, yah jangan dibaca aja daripada nanti mencak-mencak kenapa malaikat digambarkan seperti itu.

Favorite quote :

What would you like to call me?"
That made her pause. "Husband" was too human, "partner" factually wrong for a being as powerful as an archangel, "mate"...perhaps. But none of it was quite right. "Mine," she said at last.
He blinked and when he raised his lashes again, the blue was liquid fire. Yes, that will do. "But for public consumption, you are my consort."
"Consort," she murmured, tasting the word, feeling it's shape. "Yes, that fits
.
(Raphael - Elena Deveraux)


Unlawful Contact - Pamela Clare
(I-Team #3)


Terlepas dari covernya yang "mengundang" (:P), Unlawful Contact adalah buku wajib baca bagi penggemar romance maupun bukan, karena issue kemanusiaan yang ada di dalamnya. Semua buku di seri I-Team memang memiliki issue- issue yang sering diabaikan orang, tapi sayangnya hal itu ada dan penyelesaian masalahnya sering tidak ada. Mulai dari pencemaran lingkungan, human trafficking, narkoba, penggerebekan situs suku asli (dalam hal ini orang Indian), sampai pelecehan hak tahanan di penjara. Unlawful Contact sendiri sempat menceritakan pengalaman sang tokoh wanita yang jurnalis, yang ketakutan saat menghadapi pengalaman pertamanya di penjara. Sangat melecehkan! Dan di buku ini juga terselip fakta tentang bagaimana saat tahanan wanita yang dipenjara melahirkan. Apa yang dialami mereka saat itu bener - bener bikin miris :(. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di blognya pengarang, Pamela Clare. Oh ya, tante Pamela ini seorang jurnalis, jadi wajar kalo buku - buku I-Team bercerita tentang dunia jurnalis juga. Dan orangnya baik lho. Saya sudah dikasih bukunya sama beliau dua kali ^_^.

Note :

- Yang mau tau proses tante Pamela Clare bikin buku ini , ada di blognya di sini : At Home With Pamela Clare. Cari yang topiknya " Goldilocks Goes to Jail/Unlawful Contact" Sekalian buat para cewe bisa cuci mata disana :))

- Marc Hunter , si hero yang seksi abis, juga ada di daftar Top 5 Boyfriends of Books.

Favorite quote :


“It’s not so much where I want you,Sophie, as it is how. Nothing tastes quite like a woman, and no woman tastes like you"
(Marc Hunter)

Soulless - Gail Carriger
(Parasol Protectorate #1)


Terus terang saya terkejut saat tamat baca buku ini. Ya, Soulless adalah buku genre steampunk, yang saya sampe saat ini suka ga ngeh kalo baca. FYI, steampunk adalah genre dimana settingnya adalah London abad 18, era Ratu Victoria. Di era ini masa industri dimulai, dan kita pastinya tau dengan penemuan mesin uap yang terkenal. Istilah - istilah steampunk seperti "googles", "diringibles", de le le, juga ada disini. Yang bikin saya suka, selain elemen steampunknya dikit, saya suka karakternya, Alexia Tarabotti yang nyeleneh itu. Sebagai preternatural, Alexia harus menyembunyikan identitas, tapi akhirnya kesandung masalah juga. Saya suka interaksi dia dengan Lord Maccon, yang nantinya jadi suaminya. Ga hot (saya bahkan ga ngeh sama malam pertama mereka di kereta kuda :)) ), tapi sangat berkelas. Bikin merinding :)). Gail Carriger sukses membuat dunia paranormal yang lain dari pada yang lain di Soulless. Vampire? Ah udah biasa. Werewolf? Haduh udah sering banget baca buku kayak gitu. Preternatural? Jawabannya cuma bisa ditemukan di buku ini :).

Note :
- Soulless dibuat manganya. Untuk desain karakter bisa dilihat di journal Gail Carriger . Dan baca 11 halaman pertama manganya di Facebook (dikit banget sih :(( )

Favorite quote :


“My dearest girl,' said the vampire finally, examining Lord Maccon with an exhausted but appreciative eye, 'such a banquet. Never been one to favor werewolves myself, but he is very well equipped, now, is he not?'

Miss Tarabotti gave him an arch look. 'My goodies,' she warned.

Humans,' chuckled the vampire, 'so possessive.”

(Lord Akeldama - Alexia Tarabotti)

The Mane Attraction- Shelly Laurenston
(Pride, #3)


Temen jadi demen. Tema yang udah umum ya, di dunia pernovelan. Mulai dari teenlit, chicklit maupun romance dewasa selalu ditemukan judul dengan tema ini. Tapi toh orang tetep baca, dan saya menyukai The Mane Attraction, karena Shelly Laurenston mengemas tema itu dengan sangat pas. Sissy Mae dan Mitch sama - sama pengubah wujud, walau jenisnya beda. Sama - sama sinting dan selengekan. Tapi saat Mitch mulai menyadari kalo dia menyukai Sissy Mae lebih dari teman, saat itulah masalah dimulai. Saya suka baik Mitch maupun Sissy Mae, karena dua orang ini adalah pribadi yang unik. Apalagi setelah Mitch yang mengkhawatirkan Sissy Mae yang ikut balapan liar. Gaya menulis Shelly Laurenston yang bikin pembaca ketawa, juga enak untuk disimak. Penggemar genre paranormal, tapi tidak mau baca yang terlalu serius dan ingin melepas stress, wajib baca seri Pride ini.

Note :

- Mitch Shaw merupakan salah satu Top 5 Book Boyfriend 2011
- Nama model di bukunya adalah Paul Marron :))
- Sebelum baca seri Pride, ada baiknya baca seri Pack Challenge, supaya lebih mengenal dunianya. Tapi baca buku ini dulu juga ga masalah.

Favorite quote :

Silakan dibaca di review saya yang di Goodreads. Banyak banget yang emang lucu-lucu (lucu dalam artian lucunya orang bule ya)


Bound by Moonlight - Nancy Gideon
(Moonlight #4)


Mau nangis.
Itulah reaksi saya setiap baca seri ini. Bound by Moonlight adalah buku keempat dari seri Moonlight, tapi masih bisa dibaca terpisah. Walau begitu saya sarankan untuk baca ketiga buku pendahulunya, supaya lebih mengenal kedua tokoh sentralnya, Max Savoie dan Charlotte "CeeCee" Caissie. Kembali ke pembicaraan awal, kenapa saya ingin nangis? Karena walaupun sudah mendapatkan happy endnya di buku ketiga, ada aja cobaan yang di dapat Max dan Cee Cee. Karena Max adalah werewolf, dan juga bos gang, hubungannya tidak bisa diterima oleh rekan kerja Cee Cee yang nota bene adalah polisi. Dua manusia beda dunia ini harus berjuang keras agar bisa diterima di lingkungan mereka. Kejujuran dan juga rasa saling percaya yang nantinya akan membantu mereka dalam menghadapi masalah demi masalah.
Note :

- Penggemar J.D.Robb, wajib baca ini. Max-CeeCee mengingatkan saya sama Roarke-Eve . Kebetulan sama - sama pasangan orang kaya dan polisi, tapi tentu saja masalah dan dinamikanya beda dong.
- Sayangnya buku kelima lanjutan ini, Hunter of Shadows, ga nyeritain Max-CeeCee lagi. Mereka cuma jadi tokoh sampingan, padahal masalahnya belum selese -___-".

Favorite quote :

- "You mess with Charlotte,you're history.You mess with me, you're lunch. Now, go away!"
(Max Savoie)


Play of Passion- Nalini Singh (Psy Changeling #9)


Buku kedua dari Nalini Singh yang masuk daftar buku terbaik. Terus terang, seri Nalini yang ini bukan favorit saya. Play of Passion adalah buku kesembilan, dan mungkin hanya fans beratnya yang udah ngikutin dari awal dan ga berkerut denger istilah science fiction yang njelimet itu, yang udah baca. Tapi saya ga menyangka, setelah baca pendahulu buku ini, Bonds of Justice, yang biasa aja itu, saya sangat menyukai Play of Passion! Tema cewe lebih tua dan dominan daripada cowo, bisa dikemas dengan sangat mengagumkan oleh Nalini Singh. Dan buku ini paling banyak romancenya daripada buku - buku pendahulunya, yang tentu saja bikin saya sorak gembira dong ya. Tapi yang saya lihat, gaya penulisan tante Nalini udah makin mateng dan makin enak dibaca. Walaupun beberapa orang mungkin mendapati ceritanya lambat, justru itu yang membuat saya menyukai cerita ini. Yah, ibarat kayak makan enak, kita pastinya ingin menikmatinya pelan - pelan, kan? ;). Nalini Singh juga membuat dunia yang sangat original di seri ini, sama kayak serinya yang lain, Guild Hunter. Baca buku tentang shape shifter mungkin udah biasa. Tapi dikombinasikan dengan kaum psychic dan world building yang rumit, membuat seri ini wajib baca untuk penggemar genre paranormal romance dan science fiction.

Note :

- Drew Kincaid , hero dari Play of Passion masuk dalam Top 5 Book Boyfriend.
- Saya suka banget covernya buku ini. Ungu campur biru yang bikin sejuk, dan pose modelnya yang memperlihatkan kemesraan Drew-Indigo, tanpa terlihat berlebihan.
- Berhubung ini buku kesembilan, dan ceritanya yang nyambung terus walaupun tokohnya selalu berganti, wajib baca dari buku pertama.

Favorite quote :

“You can run,” Dorian said in a neutral tone that did nothing to lessen the intensity of his expression, “but sooner or later, you run out of places to run to."
(Dorian Christensen kepada Indigo Riviere)

Rock Hard - Olivia Cunning (Sinners on Tour #2)



STOP!
Walaupun saya menaruh Rock Hard di daftar terbaik, saya sarankan yang belum cukup umur dan ga open minded untuk ga baca ini. Karena genre Rock Hard adalah erotica, dan saya bener - bener harap yang belum cukup umur tutup mata liat nih buku dan cari buku lain.
Terus kenapa saya malah tetep nulis Rock Hard di daftar ini? Well, diluar genrenya yang bikin mimisan parah itu, yang saya suka dari Rock Hard adalah bromance dari rock band yang diceritain di buku ini, The Sinners. Pengen deh merasakan persahabatan yang erat antara anggota The Sinners, yang bikin iri. Buku ini juga ga "variatif" kayak pendahulunya "Backstage Pass", tapi tetep aja yang ga tahan sama genre erotica, jangan baca ya temen - temen.

Note :

- Penggemar The Sinners bisa mampir ke webnya si pengarang Olivia Cunning, dan walaupun mereka hanya band fiktif, mereka punya web sendiri lho di Sinners on Tour Home. Niat banget yah.
- Yang belum 21 tahun, DILARANG BACA!

Favorite quote (lebih tepatnya lirik lagu yang dibuat Sed Lionheart, si hero) :

Used


You don't see me
Blind to the real me
I'm not who you think I should be
But I can't be someone I'm not
I'll try to be who you need,
what you need,
I fail again
tear me, cut me make me bleed
If it opens your heart to me
Just don't leave me with nothing
less than nothing
Like the last time
use me
It's better than existing without you


Archangel's Blade
(Guild Hunter #4)


Dan buku terakhir di daftar ini, adalah... yah lagi - lagi bukunya Tante Nalini Singh. Mau gimana lagi, tahun 2011 adalah tahunnya beliau dan saya emang suka banget sama seri Guild Hunter ini. Untuk buku ini, tokoh utamanya adalah Dmitri, tangan kanan Raphael. Saya menunda baca buku ini sejak lama, alasannya selain kecewa Raphael ga jadi tokoh utama, Dmitri adalah salah satu tokoh yang ga saya suka (bukan benci , ya). Tapi bukan tante Nalini namanya kalau ga bisa memuaskan pembaca. Saya masih tetep ga suka Dmitri setelah baca ini, tapi saya bersimpati untuknya. Masa lalunya yang keras dan menyedihkan, membuat saya mengerti apa yang membuatnya seperti ini. Tapi seperti halnya Raphael, setelah bertemu pasangannya, Dmitri tetep keras. Sifatnya tetep "dark" dan kejam, tapi setidaknya dia sekarang bisa berdamai dengan masa lalunya dan menatap masa depan dengan orang yang dikasihi di sampingnya.

Note :
- Beberapa pembaca mungkin akan terkejut mengetahui identitas asli Honor St Nicholas, heroinenya. Tapi saya aslinya udah bisa nebak sejak awal, walaupun udah kena jebakan spoiler dimana- mana.
- Covernya adalah cover terjelek untuk seri ini. Yah cocok untuk Dmitri lah [ketawa setan]
- Penggemar Raphael, jangan khawatir. Kita tetep ketemu dengan Raphael disini dan mempelajari masa lalunya dengan Dmitri.

Favorite quote :

"I will love you even when I am dust on the wind"
(Dmitri)

Honorable Mention :

Link di judul adalah review saya di Goodreads.

- Lord and Lady Spy (Shana Galen)
- Semua buku I-Team selain Unlawful Contact (Pamela Clare)
- Semua bukunya J.D.Robb yang saya baca tahun 2011 (banyak deh kalo dijabarin satu - satu disini :P)
- The Darkest Secret (Gena Showalter)
- Be Still My Vampire Heart, Forbidden Night with a Vampire , Eat Prey Love (Kerrelyn Sparks)
- Burning Skies , Wings of Fire (Caris Roane)
- Charming The Prince - Teresa Medeiros
- Storm's Heart - Thea Harrison
- Lord of Abyss - Nalini Singh
- Ecstasy Untamed - Pamela Palmer
- Belenggu Dendam - Alexandra Ivy

Dan, inilah daftar buku terbaik yang saya baca tahun 2011. Sedikit sekali sebenernya, mengingat saya cuma baca sekitar 140 buku. G ada separuh jumlah buku yang saya baca tahun 2010. Pembaca mungkin melihat kalau saya menyebut nama pengarang yang sama berkali - kali. Yup, Nalini Singh dan Pamela Clare adalah dua pengarang yang sukses membius saya tahun ini. Disertai dengan pengarang-pengarang lain, yang nantinya akan saya bikin postingan tersendiri. Yang membuat saya agak malu, karena saya sama sekali g baca genre YA tahun 2011 kemaren. Entah karena belum tertarik, entah karena keburu ilfil sama komunitas YA yang beberapa diantaranya cukup ababil, yang jelas saya bertekad buat baca minimal 1 judul YA tahun ini. Dan semoga daftar buku terbaik saya bisa mencakup semua genre bacaan, tidak cuma genre - genre tertentu saja.

Apa buku bacaan terbaikmu di tahun 2011?

2 komentar:

  1. Seneng banget baca bagian Rn ketawa setan ngomongin covernya Dimitri. hehe..
    Aaaand thank you Ren, akhirnya aku bisa tau apa itu genre SteamPunk ^^ Huaaah, dari dulu nanya ga ada yang jawab, nanya ke mbah Google malah bingung. Lha pake eng semua, je.. :p

    BalasHapus
  2. Penasaran ama buku Rock Hard, bener2 bikin kita jadi sinner deh, dari cover aja udah menggoda....hahahaha
    Ada Paul munculll, dengan gaya giru, keluar semua pesona nya nih, bikin hidung mimisan ama hati dag dig dug....PAULLLLLLLLLLLL.. MUACH MUACH<3<3

    Buat buku Nalini, ikut aja ama penilaian Ren, ceritanya emang okee...hehehe.... tp aku lebih seneng membayangkan si Dmitri ama senjata andalan nya yg pasti bukan pistol, tp stunning blade yg di sebut scimitar, karna nga tau bentuknya, sering aku bayangkan kaya senjata2 di dalam game^^
    Kenangan Dmitri selalu bikin aku ikut sedih, apalagi kenangn yg terakhir, membuat aku nangis, walau berkali2 dibaca...hiks T^T

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)