Tampilkan postingan dengan label ilona andrews. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilona andrews. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 November 2014

Review: Burn For Me oleh Ilona Andrews

Judul: Burn For Me
Pengarang : Ilona Andrews
Bahasa : Inggris
Penerbit : Avon
Jumlah halaman :  384 pages
Terbit : 28 Oktober 2014

Format : Paperback

Genre : Urban Fantasy Romance
Target Pembaca: Dewasa

Web Pengarang: Click Here
Buy Links : Periplus ; Open Trolley ; Bookdepository ; Amazon ; Kobo; Google Play



Sinopsis :


#1 New York Times bestselling author Ilona Andrews launches a brand new Hidden Legacy series, in which one woman must place her trust in a seductive, dangerous man who sets off an even more dangerous desire…

Nevada Baylor is faced with the most challenging case of her detective career—a suicide mission to bring in a suspect in a volatile case. Nevada isn’t sure she has the chops. Her quarry is a Prime, the highest rank of magic user, who can set anyone and anything on fire.

Then she’s kidnapped by Connor “Mad” Rogan—a darkly tempting billionaire with equally devastating powers. Torn between wanting to run or surrender to their overwhelming attraction, Nevada must join forces with Rogan to stay alive.

Rogan’s after the same target, so he needs Nevada.  But she’s getting under his skin, making him care about someone other than himself for a change.  And, as Rogan has learned, love can be as perilous as death, especially in the magic world.

 Review


“I have a family full of quirky people. Someone has to be sensible so all of you can enjoy being reckless weirdos.”


Pembaca lama blog Ren's Little Corner mungkin tahu kalau salah satu author favorite saya adalah Ilona Andrews (dan ini bukan riddle buat X saya di event Secret Santa yak. Udah kepake tahun lalu dan X waktu itu, Ira, bisa menebaknya, hehehe). Di Indonesia, buku karya Ilona Andrews sudah diterbitkan oleh Dastan, yaitu seri Kate Daniels (dan kabarnya juga The Edge) yang sayang sih, kayaknya kurang promosi jadi ngga terdengar gaungnya. Plus, Kate Daniels itu tidak murni romance, jadi pembaca romance mungkin agak ngga suka. Setelah serial The Edge (saya pernah bahas di Series Spotlight: The Edge) tamat, pasangan suami istri ini merilis serial baru, yaitu Hidden Legacy dengan buku pertama berjudul Burn For Me.

Saya rada - rada skeptis saat baca blurbnya, karena ada kata "kidnapped" dan "darkly tempting billionaire". Pikir saya sih, haduh ini jangan - jangan tipikal romance yang ada saat - saat ini. Apalagi penerbit Burn For Me adalah Avon, yang selalu mengeluarkan buku romance, ditambah covernya yang duh, duh, duh cheesy >.<. Terus saat saya baca lagi blurbnya, kok berasa kayak Guild Hunter yah? Saya sempat saling tweet dengan teman Goodreads, Ami di Twitter, dimana dia minta saya jadi "kelinci percobaan", tapi ujung - ujungnya malah dia duluan yang baca karena Ami beli ebooknya sementara saya beli versi paperback dan mesti nunggu 2 minggu :P.

Kamis, 03 April 2014

Series Spotlight : The Edge by Ilona Andrews

Selamat datang di salah satu feature terbaru blog Ren's Little Corner, yang saya harap sih bisa ajeg untuk diposting kedepannya nanti :P. Kali ini feature terbaru itu adalah :



Seperti yang tertera di banner di atas, Series Spotlight adalah postingan dimana saya berbagi sebuah serial yang sudah selesai (atau belum) yang menurut saya sangat sayang kalau dilewatkan. Oh ya, saya juga belum pernah mereview serial ini sama sekali, jadi Series Spotlight ini tujuannya adalah ngenalin sebuah serial pada pembaca Ren's Little Corner. Kenapa serial? Karena nama featurenya aja "Series", masa saya ngenalin buku - buku yang standalone aka satu buku langsung tamat? :P #abaikanini

Untuk edisi perdana Series Spotlight, ini adalah serial yang baru saja saya tamatkan dan juga karya dari salah satu pengarang favorit saya, Ilona Andrews! :D . Let's me introduce you to :

The Edge

Jumat, 20 September 2013

Review : Clean Sweep oleh Ilona Andrews

Judul : Clean Sweep
Pengarang : Ilona Andrews
Format : Free fiction, E-book
Target : Dewasa
Genre : Science Fiction
Bahasa : Inggris
Seri : Innkeeper Chronicles, Buku ke-1
Web Pengarang : Click here
Baca di sini : Clean Sweep


Sinopsis
 
A story of a girl, a broom, an inn, commando werewolves, and the Holy Cosmic Anocracy...

(Diambil dari web Clean Sweep) :

This is a site of a free serial written by Gordon and Ilona Andrews.  We write under Ilona Andrews  pseudonym. We don't take ourselves that seriously and neither should you.

So what is Clean Sweep?  It's a fun project.  We play with it on the side, when we're cheating on our contract work.  We try to post some every week, but sometimes life and deadlines get in the way.

Right now Innkeeper is on hiatus. We have to work on our Kate Daniels series. But the first book, Clean Sweep, is pretty much done and you can read the whole story by clicking Clean Sweep in the menu to the left.

Review

INFO: Pada awal saya review, cerita ini memang berupa free fiction, namun saat ini sudah diterbitkan dalam format ebook secara resmi. 

Hal yang saya sukai dari pengarang luar negeri adalah website mereka yang interaktif, walau tidak semua sih. Saya masih ingat, saat - saat pertama saya baca genre paranormal romance, saya tuh suka banget main ke website J.R.Ward. Selain info karakter, juga ada free fiction, alias cerita gratisan. Biasanya sih berhubungan sama serial yang lagi ditulis, tapi bisa juga serial baru. Pengarang lain yang suka saya baca free fictionnya adalah Olivia Cunning, dan walau bukunya bergenre erotica, free fiction dia lebih ke slice of life para karakternya. Nah, kali ini saya lagi suka - sukanya main ke website Ilona Andrews. Selain menikmati tulisan beliau yang lucu, kadang full sarcasm, namun juga informatif, rupanya Ilona Andrews juga suka menaruh link free fiction di webnya. Beberapa diantaranya berhubungan dengan seri Kate Daniels, yang jadi favorit saya. Beberapa diantaranya adalah cerita baru, diantaranya adalah Clean Sweep ini. Believe it or not, menurut saya, Clean Sweep ini adalah Twilight rasa Ilona Andrews!

Penasaran... yuk baca review saya di bawah ini :D

Senin, 09 September 2013

Review : Magic Strikes oleh Ilona Andrews


Judul : Magic Strikes
Pengarang : Ilona Andrews
Penerbit : Ace
Jumlah halaman : 310 halaman
Diterbitkan pertama kali : 1 April 2009
Format : Mass Market Paperback
Target Pembaca : Dewasa
Genre : Urban Fantasy
Bahasa : Inggris

 Seri :  Kate Daniels, buku 3 (tiga)
Web Pengarang : Click here

Order di : Bookdepository ; Kinokuniya Jakarta, Periplus,  Open Trolley
English Review on Goodreads :
click here

Review buku ke -1 : Magic Bites


Review buku ke -2 : Magic Burns

 Sinopsis



When magic strikes and Atlanta goes to pieces, it’s a job for Kate Daniels…

Drafted into working for the Order of Merciful Aid, mercenary Kate Daniels has more paranormal problems than she knows what to do with these days. And in Atlanta, where magic comes and goes like the tide, that’s saying a lot.

But when Kate's werewolf friend Derek is discovered nearly dead, she must confront her greatest challenge yet. As her investigation leads her to the Midnight Games—an invitation only, no holds barred, ultimate preternatural fighting tournament—she and Curran, the Lord of the Beasts, uncover a dark plot that may forever alter the face of Atlanta's shapeshifting community…

Review


Sebelum saya mereview, saya pengen bilang kalau Magic Strikes ini..

BAGUS BANGEEEET!!

Penasaran kenapa? Hehehe, yuk simak review saya :D

Senin, 18 Februari 2013

Review : Magic Burns oleh Ilona Andrews


Judul : Magic Burns
Pengarang : Ilona Andrews
Penerbit : Ace
Tebal : 260 halaman
Diterbitkan pertama kali : 1 April 2008
Format : Mass Market Paperback
Target : Dewasa
Genre : Urban Fantasy
Bahasa : Inggris

 Seri : Kate Daniels
Buku ke- : 2 (dua)
Status : Punya sendiri

Web Pengarang : Click here
Order di : Bookdepository ; Kinokuniya Jakarta
English Review at Goodreads :
click here

Review buku ke -1 : Magic Bites

Sinopsis

 

Down in Atlanta, tempers – and temperatures – are about to flare…

As a mercenary who cleans up after magic gone wrong, Kate Daniels has seen her share of occupational hazards. Normally, waves of paranormal energy ebb and flow across Atlanta like a tide. But once every seven years, a flare comes, a time when magic runs rampant. Now Kate’s going to have to deal with problems on a much bigger scale: a divine one.

When Kate sets out to retrieve a set of stolen maps for the Pack, Atlanta’s paramilitary clan of shapeshifters, she quickly realizes much more at stake. During a flare, gods and goddesses can manifest – and battle for power. The stolen maps are only the opening gambit in an epic tug-of-war between two gods hoping for rebirth. And if Kate can’t stop the cataclysmic showdown, the city may not survive…

Review


Ada selang 6 bulan, setelah saya baca buku pertamanya yaitu Magic Bites (dan sudah saya review di blog ini juga), jadi saya agak bingung waktu baca buku kedua seri Kate Daniels yang berjudul Magic Burns. Dan sama kayak buku pertamanya, ga ada glossarium yang menjelaskan istilah - istilah penting di buku ini. Tapi, setelah beberapa bab, akhirnya saya bisa ngerti juga. Bagi saya, Magic Burns ini lebih bagus dari buku pertama. Karena kali ini sang pengarang (yang sejatinya merupakan pasangan suami istri) Ilona Andrews memasukkan unsur mitologi Celtic didalamnya.
Sebelumnya, kita kilas balik sedikit. Dunia di seri Kate Daniels adalah semacam dunia magis, bertempat di Atlanta, dulunya sihir menguasai Amerika dan makhluk supernatural berkeliaran. Namun pada suatu waktu, teknologi modern mengalahkan sihir. Walau begitu sihir tetap kembali mempengaruhi Atlanta. Dan setiap tujuh tahun sekali, terjadi "ledakan" sihir yang mempengaruhi para makhluk supernatural yang kali ini hidup berdampingan dengan manusia. Di Atlanta inilah Kate Daniels, seorang ahli sihir yang juga piawai dalam menghunus pedangnya yang bernama Slayer tinggal dan membereskan masalah supranatural yang ada. Melanjutkan event dari buku pertama (saya sih saranin mending baca buku pertama. Kalau ga mau bingung), Kate kali ini menjadi semacam agen penghubung antara agensinya yang lama yaitu Mercenary Guild dan organisasinya yang baru, The Order of Merciful Aid. Untuk lebih jelasnya, nanti saya jelasin di post trivia ya. Kate dan partnernya Jim, dari Pack (organisasi para makhluk pengubah wujud) mendapat tugas untuk membereskan seorang arsonist yang menggunakan salamander untuk membakar bangunan di Atlanta. Namun ada orang lain yang memanah sang arsonist dan membunuhnya. Jim lalu mendapat tugas lain, dimana seseorang tak dikenal menerobos markas Pack dan mencuri peta milik mereka. Kate terpaksa membawa jasad si arsonist sembali menyelidiki siapa sang pemanah.
Tak berapa lama kemudian, Kate bertemu dengan Red, anak jalanan yang dulu pernah membantunya. Bersama Red, ada Julie, seorang remaja berusia 13 tahun yang memohon Kate untuk mencari ibunya. Ibu Julie, Jessica adalah seorang penyihir yang bergabung dalam perkumpulan sihir (coven) bernama Sisters of The Crow. Para penyihir ini menghilang, dan di tempat Esmeralda sang pemimpin, Kate mendapati sang penyihir mempraktekkan sihir druid dengan menggunakan pengorbanan darah. Praktek gelap yang sudah dijauhi oleh para druid modern. Kate yang kelelahan pulang ke rumah bersama Julie, hanya untuk diserang oleh makhluk semacam vampire di rumahnya. Sang makhluk tak berotak, berambut panjang yang juga beracun bernama reeve ini dikendalikan oleh mahluk bermana Bolgord the Shepherd. Para reeve mengincar Julie, yang punya kelebihan khusus bisa melihat warna sihir orang. Kate yang kewalahan, pingsan karena terkena racun. Beruntung dia kemudian ditemukan oleh Derek, sahabat (atau semacam sidekick Kate) dari Pack yang membawa Kate untuk disembuhkan. Disinilah Kate kembali bertemu Curran Lennart, pemimpin Pack yang bisa berubah jadi singa hutan. Pria yang juga bikin hati Kate dag dig dug ga karuan :)).
Curran sendiri terkena efek "ledakan sihir" yang membuat rambutnya tumbuh terus (seperti surai singa) dan temperamennya gampang meledak. Dia juga geram karena lagi - lagi peta di tempatnya dicuri orang. Kate mengetahui identitas sang pencuri yang bernama Bran. Dari Bran juga, Kate mendapati kalau ibu Julie menyembah Morrigan, dewi gagak dari legenda orang Celtic. Morrigan dulunya berperang melawan Formorians, iblis laut musuh para dewa dewi Celtic. Kate lalu mengerti kalau Bolgord adalah Formorians, karena baunya amis, dan bahwa Bolgord ingin membangkitkan dewanya,"The Great Crows" dengan bantuan cauldron of rebirth (atau kuali kelahiran kembali) milik Morrigan. Dengan dibantu oleh Derek, dan vampire anak buah Ghastek, master dari People (atau necromancer. Pengendali mayat), Kate pergi menemui The Oracle. The Oracle adalah pemimpin semua penyihir. Mereka menyembah Hekate, dan terdiri dari tiga orang yang mewakili kepribadian Hekate. Perawan, Ibu dan Nenek. Penyihir yang mewakili "Perawan" menjanjikan Kate untuk melacak keberadaan "The Great Crows" dengan imbalan Kate harus mengambil darah Bran. Kate harus berjuang dengan waktu, dengan dibantu Curran, dia harus mencegah kebangkitan "The Great Crows" kalau tidak mau Atlanta diserang oleh para Formorians.  Saya tidak tahu kenapa penerbit Indonesia ga jadi nerbitin seri Kate Daniels, karena menurut saya dunianya unik. Istilahnya pun tidak macam - macam dan namanya juga ga yang aneh - aneh. Walau memang bacanya musti konsentrasi tinggi, biar mengerti isinya. Ditambah lagi dengan huruf yang masih kecil - kecil. Jumlah halamannya memang hanya sedikit, cuma 260an halaman. Tapi itu membuat ceritanya jadi efisien. Tidak ada filler atau adegan g penting. Semua adegannya penting dan berhubungan. Magic Burns masih sama dengan pendahulunya, diceritakan dari sudut pandang Kate Daniels. Untungnya saya suka sama Kate, jadi saya ga bete baca ini. Kate ini tangguh, sarkastik dan humornya juga garing kriuk - kriuk. Hidupnya susah dan selalu sendiri, tapi hanya sekali Kate mengungkapkan hal ini dan dari semua orang dia memilih Curran. Kate sendiri sepertinya punya masa lalu yang misterius dan juga punya kemampuan lebih. Ada suatu waktu saat Kate berkata kalau ayahnya yang sudah meninggal, sebenarnya bukan ayah kandungnya. Kemampuan Kate dalam menguasai sihir kata yang bisa menguasai orang juga disembunyikannya mati - matian dari orang lain.  Selain beberapa karakter lama dari buku ke 1 (Curran, Jim, Derek, Ghastek, Saiman dll. Saya sendiri ada beberapa orang yang lupa), ada tambahan karakter juga di buku ini. Salah satunya adalah Andrea Nash, sahabat Kate yang ternyata adalah were-hyena. Di buku ini kita diperkenalkan dengan hierarki para hyena (klan mereka disebut Bouda), yang bersifat matriarkal. Dipimpin oleh Beatrice (yang dipanggil Aunt B), Kate mempercayakan Andrea yang sebenarnya adalah beast kin (anak yang lahir dari ayah seorang binatang. Biasanya dibunuh saat lahir) pada para hyena sinting, punya kecenderungan seksual yang aneh namun perhatian pada Andrea. Tokoh lain adalah Bran, yang dikenal dengan nama Morrigan's Hound atau pengawal Morrigan. Bran yang separuh dewa ini sepertinya naksir Kate, sayangnya Kate tidak membalas perhatiannya. Kalau ada karakter yang saya ga suka di buku ini, itu adalah Julie dan Red. Mereka beneran anak kecil yang ga tahu diuntung! Julie yang cinta mati sama Red, sampai rela berhubungan intim dengan Red supaya energi magisnya tersalur ke Red. Kate (dan juga saya) tentunya cuma bisa geleng - geleng kepala, mereka berdua kan masih anak - anak! Apalagi Red begitu egois dan Julie hanya memikirkan perasaannya sendiri padahal Kate dan Curran berjuang mati - matian buat nyelamatin Julie yang ditawan para Formori.  Dari segi romance sendiri, hmmm, bolehlah kecewa kali ini. Hubungan Kate dan Curran bikin saya gemes setengah mati. Mereka berdua saling nyindir satu sama lain, tapi ga memungkiri kalau aslinya mereka saling tertarik. Ada adegan dimana Curran membawakan sup ayam untuk Kate yang sakit, dan saat Kate menceritakan itu pada Andrea dan Aunt B, mereka bilang kalau itu tandanya Curran menginginkan Kate! Hihihi, aspek romancenya emang ga terlalu kerasa dan bikin geregetan, tapi saya suka yang kayak gini. Bosen kan selalu baca kisah cinta yang serba cepat ;).   Magic Burns sangat saya rekomendasikan buat mereka yang suka baca kisah fantasi dengan tokoh wanita yang sangat kuat dan ga nyebelin. Keunikan dunia di dalamnya, bagaimana sang pengarang bisa menyampurkan mitologi dengan alur cerita, lalu juga karakter - karakter yang semuanya berpotensial untuk disukai pembaca. Sayang banget kalau serial ini dilewatkan :).   Note : Kalau ga pengen nunggu lama buat beli Magic Burns (kali yah tertarik beli abis baca review saya ;) ), buku ini ada di Kinokuniya, Jakarta. Saya sendiri sih dulu pesen di Periplus, karena harga di Kino masih mahal (dan sampai sekarang kayaknya masih ga didiskon tuh)

Trivia : 
 Berikut ini adalah istilah - istilah dan juga aspek mitologi yang ada di novel ini :  - Mercenary Guild : Organisasi awal tempat Kate berada. Kate awalnya adalah mercenary (orang bayaran) - The Order of Merciful Aid : Organisasi tempat Kate sekarang bekerja. Awalnya Kate sudah didaftarkan oleh walinya Greg (yang sudah meninggal saat di buku 1) di Academy milik Order, tapi Kate menolak dan masuk ke Mercenary Guild. Pegawai di Order ini disebut "knight" dan mereka melayani permintaan yang berhubungan dengan dunia supranatural. Tentunya syarat dan uang berlaku ;).- People : Organisasi kumpulan Necromancers, atau pengendali mayat. Di dunia ini, para vampire dikendalikan oleh para Master dari People. Jadi vampire tidak punya kehendak bebas, mereka bagaikan boneka untuk para masternya. Untuk menjadi vampire, orang harus mendaftar terlebih dahulu.- Pack : Organisasi pengubah wujud (shape-changer) terbesar di Atlanta. Saat ini dipimpin oleh Curran Lennart. Para pengubah wujud punya dua pilihan, menjadi loup yaitu menyerahkan diri sepenuhnya pada jiwa binatang dan tidak punya pikiran sendiri layaknya manusia. Atau hidup sesuai dengan Code, dimana sisi manusia mereka menekan sisi binatangnya. Para pengubah wujud ini beberapa ada yang manusia biasa, tapi dijangkiti oleh virus Lyc-V yang membuat mereka berubah wujud. Tapi ada kasus khusus, dimana binatang asli berubah jadi manusia, dan bisa punya anak (biasanya mereka steril). Anak mereka ini disebut beast-kin dan biasanya dibunuh saat lahir. Andrea adalah salah satu dari mereka, ayahnya adalah hyena yang berubah jadi manusia bukan sebaliknya.- The Coven : Mereka adalah pemain baru di buku ini. Kumpulan penyihir yang menyembah dewa - dewi patron mereka- The Morrigan : Dewi yang disembah oleh coven milik ibu Julie. Kate berkata kalau Morrigan punya tiga wujud, yaitu Annan (dewi kesuburan dan penghubung orang mati ke Dunia Bawah Tanah),  Macha (dewi para raja, pemerintahan dan kuda - kuda) dan yang terakhir adalah Badb, gagak perang yang paling agung. Tapi The Great Crows yang dilawan Kate di buku ini bukanlah Morrigan, melainkan dewa lain yang juga berwujud gagak seperti Morrigan. Morrigan sendiri bisa berarti Ratu Bayangan. Pengawalnya yang bernama Bran, dalam bahasa Irlandia kuno berarti Gagak.- The Formorians : Formorians adalah iblis dari laut, dan dulunya diceritakan menghuni Irlandia, sebelum akhirnya para dewa - dewi Celt mengusir mereka dari tanah Eire (nama kuno Irlandia). Seperti halnya dalam semua mitologi. Formorians adalah musuh abadi para dewa - dewi Celts.- Hekate : Atau Hecate. Pemimpin para penyihir, The Oracle menyembah Hekate yang merupakan dewi para penyihir. Hekate aslinya bukanlah dewi Yunani, dia jauh lebih tua dari para dewa - dewi mitologi Yunani dan kemungkinan berasal dari Asia atau Turki. Hekate memiliki tiga wujud, yaitu maiden (perawan), mother (ibu) dan crone (nenek/wanita tua).

Favorite Quote

“Not only will you sleep with me, but you will say 'please.'"
I stared at him, shocked.
The smile widened. "You will say 'please' before and 'thank you' after."
Nervous laughter bubbled up. "You've gone insane. All that peroxide in your hair finally did your brain in, Goldilocks.”
(Kate to Curran) 

Rating Cerita :


Sabtu, 11 Agustus 2012

Review : Magic Bites oleh Ilona Andrews


Judul : Magic Bites
Pengarang : Ilona Andrews
Penerbit : Ace
Tebal : 260 halaman
Diterbitkan pertama kali : 27 Maret 2007
Format : Mass Market Paperback
Target : Dewasa
Genre : Urban Fantasy
Bahasa : Inggris
Seri : Kate Daniels
Buku ke- : 1 (satu)
Status : Punya sendiri
Web Pengarang Order di : Bookdepository
English Review at Goodreads :
click here


Sinopsis


When the magic is up, rogue mages cast their spells and monsters appear, while guns refuse to fire and cars fail to start. But then technology returns, and the magic recedes as unpredictably as it arose, leaving all kinds of paranormal problems in its wake.

Kate Daniels is a down-on-her-luck mercenary who makes her living cleaning up these magical problems. But when Kate's guardian is murdered, her quest for justice draws her into a power struggle between two strong factions within Atlanta's magic circles.

The Masters of the Dead, necromancers who can control vampires, and the Pack, a paramilitary clan of shapechangers, blame each other for a series of bizarre killings—and the death of Kate's guardian may be part of the same mystery. Pressured by both sides to find the killer, Kate realizes she's way out of her league - but she wouldn't have it any other way...

Review


TautanPada suatu waktu di masa depan, sihir menguasai Atlanta, negara bagian Amerika Serikat. Vampire dan pengubah wujud berkeliaran di jalan. Tapi teknologi modern kembali dan meninggalkan para makhluk paranormal ini dengan banyak masalah. Di Atlantalah , seorang pemburu bayaran bernama Kate Daniels tinggal dan membereskan semua masalah sihir dengan bayaran tertentu. Suatu saat Kate mendapat kabar bahwa orang tua angkatnya, Greg telah tewas. Greg adalah satu - satunya orang yang memahami Kate yang sebatang kara, dan hal itu membuat Kate sedih sekaligus murka. Kate lalu pergi ke organisasi tempat Greg berada, The Order of Merciful Aid, dan disana Kate memulai investigasi tentang pembunuhan Greg. Dan apa yang ditemukan Kate mengejutkannya, karena Greg hanyalah salah satu korban saja.

Kate mendapati ada beberapa vampire tewas dan gadis - gadis muda menghilang. Dia lalu mulai mengumpulkan bukti dari dua faksi sihir yang terbesar di Atlanta, People dan Pack. People adalah sekumpulan necromancer atau orang yang menyiptakan dan mengendalikan para makhluk yang tidak bisa mati, dalam hal ini adalah vampire. Sedangkan Pack adalah kumpulan pengubah wujud, dimana mereka bisa berubah wujud dari binatang ke manusia atau sebaliknya. Pack ini dipimpin oleh Curran, the Beast Lord, pengubah wujud yang mempunyai wujud singa hutan, yang tidak segan - segan menunjukkan ketidaksenangannya pada Kate, tapi juga terlihat tertarik. Kate menemui jalan buntu dalam menemukan pembunuh Greg, sampai akhirnya dia menemukan fakta bahwa pembunuh Greg adalah upir. Makhluk yang memakan daging vampire dan menghamili wanita yang memiliki kekuatan sihir untuk menciptakan makhluk buas seperti dirinya. Kate menyadari bahwa si Upir kali ini mengincar dirinya, karena Kate memiliki sihir yang kuat. Tidak ada petunjuk apapun tentang identitas si Upir, Kate sampai salah menuduh Crest, laki - laki yang mengajaknya kencan sebagai Upir. Sayang, Crest hanya manusia biasa, dan saat Kate tahu identitas asli si Upir, Kate khawatir apakah dia sanggup membunuh sang Upir dan tentu saja menyelamatkan dirinya dari ambisi gila makhluk buas itu.

Magic Bites adalah buku pertama seri Kate Daniels yang ditulis oleh Ilona Andrews, yang merupakan nama pena dari pasangan suami istri, Ilona dan Gordon Andrews. Bersettingkan dunia masa depan yang penuh kekacauan, Magic Bites menawarkan cerita suspense yang dibalut dengan sihir dan fantasy.
Saya sendiri baca Magic Bites, karena pernah dapat bocoran kalau buku ini akan diterbitkan sama salah satu penerbit di Indonesia. Tapi entah kenapa, sampai sekarang belum ada kabar. Berhubung saya menang buku kelimanya yaitu Magic Bleeds, sekalian aja beli buku ini di Kino. Cuma satu dan edisi ketujuh! Beruntung deh saya dapetnya, hehehe.
Saya agak kesulitan membaca Magic Bites. Pertama dengan jumlah halaman yang cuma sedikit (hanya 260 halaman), tulisannya kecil - kecil, bikin saya jadi siwer. Kemudian istilah - istilah sihir di dalamnya, organisasi yang namanya pada panjang - panjang, sampai banyaknya tokoh yang lalu lalang, membuat saya mau ga mau memberikan perhatian ekstra pada buku ini. Mungkin lebih bagus kalau ada glossarium, sehingga membuat pembaca tidak bingung. Yang membuat saya tetep baca ini (selain kepo syndrom) adalah karakterisasi Kate. Diceritakan dari sudut pandang Kate, kita akan tahu bahwa Kate ini adalah tipikal heroine yang kuat, ga menye - menye. Bahkan bagi saya Kate seperti Eve Dallas dari seri In Death. Ga pake banyak kompromi, tipikal soliter dan ga akan berhenti mencari pelaku walaupun sampai berdarah - darah. Dan tentu saja romansa tidak ada di pikiran Kate, walau ada setidaknya dua pria yang tertarik padanya, yaitu Crest dan Curran. Crest sendiri akhirnya malah mundur setelah dituduh oleh Kate sebagai pelaku. Tapi Curran, hmmm saya memang bilang Kate seperti Eve, tapi bukan berarti Curran itu Roarke. Malah kebalikan banget! Curran awalnya ga suka sama Kate, begitu juga sebaliknya. Bahkan dua orang ini pernah bertarung walau akhirnya bekerja sama untuk membunuh si Upir. Beberapa adegan antara keduanya (dimana Kate memanggil Curran "Kitty" :)) ) dan adegan akhir buku ini juga memberi hints akan hubungan Kate dan Curran di buku selanjutnya.

Penggemar fantasy dengan heroine yang kuat dan penggambaran dunia yang tidak biasa akan menyukai Magic Bites. Walau tentu saja buku ini punya beberapa kekurangan, tapi karakterisasi tokohnya sangat solid. Saya sendiri lebih penasaran dengan hubungan Kate dan Curran, karena romance disini jelas ga ada, dan saya kan butuh namanya happy ending ;). Tapi bagi mereka yang ga suka romance juga bakalan menikmati buku ini. Dan semoga saja buku ini jadi diterbitkan di Indonesia :)

Favorite Quote :

"Here, Kitty, Kitty "

Rating Cerita :

Sensualitas :
Hanya ada adegan ciuman antara Kate dan Curran. Itu juga menjelang akhir cerita (yang tentunya bikin saya gregetan :)) ).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...