Tampilkan postingan dengan label various author. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label various author. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Februari 2014

Review : One Enchanted Season (Anthology)

Judul : One Enchanted Season
Pengarang : Various Author - C.L. Wilson, Erica Ridley, Elissa Wilds
Bahasa : Inggris
Penerbit : self-publish

Tebal :  400 halaman
Diterbitkan pertama kali : 5 Desember 2013

Format : e-book
Target Pembaca: Dewasa


Genre : Paranormal Romance
Web Pengarang : Click Here



Sinopsis :

Three bestselling and critically acclaimed authors of paranormal romance weave stories inspired by classic holiday songs.

'tis the season to enchant...

In C.L. Wilson's UPON A MIDNIGHT, an angel helps a troubled woman heal the wounds of her past so her soul can relearn how to sing.

Erica Ridley delivers magic with LET IT SNOW, in which a treasure hunter breaches an enchanted castle only to become trapped inside with a cursed princess and a suspicious tree.

And in SNOWMAN, Elissa Wilds weaves a tale of forbidden love that bridges two very different worlds, when a snowy stranger appears at an isolated mountain cabin seeking much more than shelter from the storm.

Step into a world where the nights are long and dark, snowflakes sparkle like fairy lights, and the hearth fires burn as brightly as the passion of newfound love.

 Review

Yah, saya tahu hari ini, tanggal 14 Februari adalah hari Valentine, hari kasih sayang. Tapi sudah sejak lama saya menganggap kalau Valentine itu hari biasa aja, makanya saya juga ga ada pikiran buat ngerayain, terlepas dari menurut agama saya yang namanya Valentine itu ga ada, hehehe. Nah, makanya rada ga nyambung juga saya malah ngereview kumcer dengan tema liburan. Mana liburan pas Natal dan Tahun Baru yang sudah lewat entah sejak kapan itu X). Tapi, berhubung saya ikutan challengenya Lina, yaitu Short Stories RC, sekalian aja saya baca kumcer yang juga saya request dari NetGalley ini. Semacam bayar utang ngeripiu ^^;

Seperti judul dan kavernya, tema kumcer ini adalah tentang liburan, dan bagaimana cinta bisa menyembuhkan luka hati dan bahkan membebaskan diri dari kutukan! Ya, semua cerita pendek di kumcer ini genrenya sama semua yaitu paranormal romance, walau cerita terakhir yaitu Snowman ada unsur "alien"nya. Karena hanya ada tiga cerita, maka akan saya review  untuk ketiganya :)

Senin, 13 Februari 2012

Review : Fantasy Fiesta 2011( Antologi Cerita Fantasi Terbaik 2011)

Judul : Fantasy Fiesta 2011
Pengarang : Various
Penerbit : Adhika Pustaka
Tebal : 325 halaman
Diterbitkan pertama kali : Desember 2011
Format : Paperback
Target : Remaja
Genre : Fantasy
Bahasa : Indonesia

Status : Pemberian dari Penerbit
Web Pengarang Order di :Toko buku kesayangan anda
Review di Goodreads : click here



Sinopsis
Mungkinkah kucing kesayanganmu sesungguhnya datang dari dunia lain?

Sampaikah cinta Pungguk kepada Sang Gadis Bintang?

Apa jadinya jika Sang Raja menghukum mati para pengucap kata “aku”?

Apa yang kau perbuat, andai maut memberi waktu enam belas menit bersama orang yang kau sayangi?

Dan apakah beda dusta dan nyata, jika yang manapun menghasilkan keajaiban?

Fantasy Fiesta 2011 kembali mengajak Indonesia untuk berani menuangkan mimpi. Dua puluh cerita terbaik dari para penulis fiksi fantasi Indonesia, dipersembahkan kepada mereka yang selalu merindui tanah angan.


Review

21 cerita, 21 pengarang, 21 dunia, satu buku, imajinasi tak terbatas...

Yah, saya ga pinter bikin kalimat berbunga - bunga atau penuh makna sastra. Secara saya ini lulusan teknik, yang kerjanya di kantor berbasis teknik pula, hehehe. Tapi kegemaran membaca dan karena fantasy adalah salah satu genre favorit saya, saat salah satu anggota BBI (Blogger Buku Indonesia), Melody, nawarin buku ini, saya langsung tunjuk tangan (tepatnya sih cepet-cepetan komen ;D). Sayangnya sempet ada kendala yang membuat saya nyaris tidak bisa mendapatkan buku ini. Syukurlah kendala itu terpecahkan. Fantasy Fiesta terkirim dengan mulus ke kantor, dan saya pun mulai membacanya (yang juga rata - rata saya bacanya di kantor). Dari judulnya saja saya udah penasaran benernya. Kumpulan cerita Fantasy terbaik tahun 2011. Oleh pengarang Indonesia. Jujur saya agak skeptis pas mau baca, takut kalo karya anak bangsa ga sanggup menggetarkan hati saya (cieee!). Tapi ya sudahlah, udah dikasih masa ga dibaca :P.

Baiklah, tanpa basa basi lagi, berikut ini sedikit review dan opini saya untuk masing - masing cerita yang ada di Fantasy Fiesta 2011 :

Bentala Imaji - Fredrik Nael
2 Mangkuk Mie

Sebagai pembuka dari kumpulan cerita ini, saya bisa bilang ide dari Fredrik bagus. Sayang eksekusinya kurang memuaskan. Diceritakan dengan sudut pandang orang pertama dan ketiga, saya bingung pas bacanya. Kenapa? Karena Bentala Imaji seperti dua cerita berbeda tapi kayak dipaksa jadi satu. Akhirnya setelah beberapa halaman, saya baru sadar ini cerpen dalam cerpen. Saran saya, ada baiknya dibedakan saat bagian cerpen yang asli dan "cerpen" yang didalam cerpen. Biar pembaca ga bingung.


Bhupendra Gagan - Salvirius Sandy
Empat Mangkuk Mie

Mengambil ide dari mitologi Hindu, seorang raja bernama Bhupendra Gagan mempunyai satu perintah yang aneh. Mulai detik itu juga, semua rakyatnya dilarang menggunakan kata "aku", dan harus mengganti dengan kata "brahman". Yang melanggar akan dihukum mati. Bayangkan saja berapa banyak yang dihukum mati, hanya gara - gara kepeleset lidah mengucapkan "aku". Seorang perwira bernama Mehal, dendam pada sang raja, karena namanya yang mengandung kata "aku", membuat orang - orang di sekitarnya dibunuh. Saat dia ingin membalaskan dendamnya, betapa terkejutnya Mehal dengan akibat dari peraturan raja yang baru ini.

Saya suka sama cerita ini, walaupun agak berkening kerut. Terutama dengan nama Mehal. Dalam bahasanya Mehal berarti awan, tapi kata "Me" memang berarti aku. Saya bingung, kenapa mencampurkan mitologi Hindu dengan kata bahasa Inggris? Menurut saya disini salah satu titik lemahnya, selain penulisan yang saya rasa kurang enak dibaca untuk beberapa bagian. Moral ceritanya bagus sekali, bahwa apa yang dirasa buruk atau jelek bisa jadi berbuah manis. Dan saya bersyukur ga hidup di jamannya Bhupendra ini ;D

Dongeng Kanvas - Luz Balthasaar
Empat Setengah Mangkuk Mie

Una hanya bisa melihat warna hitam, tapi dia bercita - cita menjadi pelukis yang kelak akan melampaui kakeknya yang dijuluki Peadar Sang Kekasih Peri. Orang - orang menertawakannya, sang Ratu pun bahkan ragu Una bisa melewati sang kakek. Tapi Una tidak menyerah, dan Kakek pun membantunya dengan mengutus seorang peri yang membawanya ke dunia yang baru, dunia para peri...

Aih, indahnya dunia Una. Indahnya gaya menulis Luz Balthasaar, hehehe. Diceritakan dengan sudut pandang ketiga, Luz mampu menjabarkan apa yang dirasakan oleh Una saat dia dipandu oleh sang peri untuk menggambarkan lingkungan di sekitarnya. Dan endingnya, saya hanya bisa bilang satu kata : Indah...


E(epsilon) - Klaudiani

Empat Mangkuk Mie

Zeta dan Sigma ditugasi untuk mengawasi Bara. Atau Epsilon, nama lain anak yang memiliki kemampuan unik. Epsilon mempunyai kemampuan pengendalian api tapi emosi dan umurnya yang masih belia, membuat kekuatannya tak terkontrol. Di saat itu Zeta yang dirayu oleh Sigma untuk kencan dengannya, menyadari ada yang aneh dengan sikap Epsilon. Sesuatu yang berhubungan dengan agenda rahasia Sigma.

Lebih tepat disebut science fiction daripada fantasy. Dan berasa genre young adult, mungkin karena penulisannya dari sudut pandang orang pertama. Banyak istilah aneh yang ga ada penjelasannya, seperti bahasa Albania yang digunakan oleh Sigma. Mungkin terhambat oleh batas halaman ya. Bahasa yang digunakan adalah bahasa gaul dan sepertinya si pengarang Klaudiani ini doyan sama K-Pop :P. BTW, endingnya, watdepuk!!


Enam Belas Menit - Shao An

Empat Setengah Mangkuk Mie

Spoiler dikit, cerita enam belas menit ini seperti campuran antara Source Codenya si ganteng Jake Gyllenhall itu sama Final Destination. Tokoh "aku" sedang naik mobil bersama istrinya. Sayang saat itu keadaan sedang macet. Si "aku" ini kehausan, dan istrinya berinisiatif membelikan minuman. Sayang di tengah jalan, istrinya meninggal karena serangan jantung. Disaat "aku" tidak sanggup menerima kenyataan, dia kembali lagi ke masa lalu, tepatnya enam belas menit yang lalu...

Ngeri, itulah pikiran saya pas baca ini. Gimana rasanya mengulangi 16 menit waktu terakhir kita berulang - ulang seperti yang dialami tokoh "aku". Dan hasil akhir yang selalu berbeda - beda, tergantung keputusan yang diambil "aku". Pada akhirnya ending dibuat mengambang. Moral cerita ini adalah hargai hidupmu dengan sebaik - baiknya, karena siapa yang tau kapan kita mati, dan bahwa segala keputusan yang kita ambil, itu ada konsekuensinya.

Hari Terakhir Ishan - Cloverwitch
Tiga Setengah Mangkuk Mie

Pas saya baca ini, terlintas di pikiran saya. Judulnya kayak sinetron! Dan juga pemilihan nama Ishan, yang bolak balik saya salah ucap jadi Ihsan! Sudut pandang cerita dari orang pertama, yang membuat cerpen ini berasa seperti novel - novel young adult yang ada pada saat ini. Mulai dari pemilihan nama dan juga temanya. BTW, saya kurangin mangkuknya, karena tidak ada penjelasan kalau Ishan ini penyihir pada awalnya. Hanya Ishan akan "dikorbankan" ke kuil dewanya , dan bagaimana dia menjalani hari - hari terakhirnya. Kisah kasih tak sampainya dengan sang pengawal Kiernan, saya acungi jempol. Karena memang sudah seharusnya seperti itu. Ga lucu kan, kalo judulnya "hari terakhir", malah jadian dua orang ini :P.


Hikayat Pungguk Merindukan Bulan - F.A. Purawan
Empat Mangkuk Mie
Bacalah cerpen ini sambil dengerin E.T nya Katy Perry. Karena memang kisah si Pungguk ini tentang Alien. Bertema fantasy dewasa (ya iyalah, ada kata bercintanya :P), menceritakan si Pungguk yang bertemu dengan gadis cantik yang keluar dari Kumambang-langit bernama Ulayn. Sayangnya perbedaan kepentingan membuat kaum si Pungguk harus berperang dengan kaum Ulayn. Dan bagaimana akhirnya kisah mereka berdua yang bagaikan Romeo - Juliet ini?

Kesan pertama pas baca ini, saya berasa kayak baca kisah - kisah di koran. Habis beberapa kata saya kurang familiar sih. Walaupun pendek, F.A.Purawan bisa menceritakan kisah si Pungguk dan Ulayn dengan singkat, padat, tapi enak dibaca dan dikuti (walau memang ada beberapa bagian yang saya ga paham itu). Ga heran kalau kisah ini jadi juara pertamanya Kontes Fantasy Fiesta ya.


Kembali ke Morova - R.D.Villam
Empat Setengah Mangkuk Mie

Spoiler dikit. Baca kisah ini bikin saya jadi inget salah satu filmnya Bruce Willis. Judul yang mana, ga enak ah kalo saya ngomong dimari, malah jadi spoiler super berat nanti. Niko dan Alex baru saja kembali dari medan perang di Sarajevo dan mereka menaiki kereta menuju Morova. Sesuatu yang aneh terjadi dan Niko mendapati dirinya terdampar di Morova, dan bertemu dengan cinta masa lalunya Lejla. Anehnya Morova serasa asing baginya, dan kenapa dia hanya bertemu dengan Lejla?

Saya sempat khawatir cerita ini adalah semacam cerita pendek sampingan dari bukunya R.D.Villam, yang judulnya Akkadia itu. Saya kan belum baca! BTW, penamaan tokohnya sempat bikin saya salah kira gender. Kirain Alex teman Niko itu cowok, ternyata cewek ya. Saya sudah bisa menebak apa yang sebenarnya terjadi sama Niko di pertengahan ceritanya, tapi saya suka sama endingnya.

Kisah Sang Kerudung Merah - Serpentwitch
Tiga Setengah Mangkuk Mie

Milly Anne tidak mengindahkan larangan neneknya untuk pergi ke hutan Elderoot. Karena Anney yakin hanya di hutan itulah ada satu-satunya obat yang bisa menyembuhkan neneknya. Sayang di tengah perjalanan dia diserang serigala. Bukan serigala biasa ternyata, tapi serigala pemakan memori manusia. Terkejutlah Anney, saat tahu orang yang menolongnya ternyata memiliki hubungan dengannya. Dan bahwa dia memiliki kemampuan unik yang akan membantunya menghadapi serigala jahat.
Ada Cloverwitch, ada Serpentwitch. Berhubungan kah dua pengarang ini atau hanya kebetulan? Hehe, ga penting. Kisah Sang Kerudung Merah ini adalah penceritaan ulang dari dongeng berjudul sama , dengan twist yang saya akui cukup bagus. Sayang penggunaan tanda serunya cukup banyak, dan beberapa bagian agak ga pas buat saya. Ada juga kata yang saya ga ngerti macam "menjeblak". Tanda - tanda saya harus buka KBBI. Cerita si Kerudung Merah ini punya dasar yang kuat dan potensi untuk dibuat menjadi novel utuh. Saya ga sabar buat membaca kisah selanjutnya tentang Anney dan kemampuan yang dimilikinya.

Leyl ~ Hasrat Bebas - El Bintang
Dua Setengah Mangkuk Mie

Terus terang saya ga ngerti sama ceritanya. Banyak kata - kata yang saya juga baru kali ini tahu, seperti "bersicepat", "membokong" dan "jeri". Saran saya sih , nantinya bisa digunakan kata - kata yang gampang dicerna kalangan luas, karena yang baca buku ini kan bukan hanya mereka yang mengerti sastra, tapi juga mereka yang awam masalah sastra. Ide ceritanya sendiri walau biasa saja (tentang kaum perubah wujud), dieksekusi dan diceritakan dengan baik. Tapi sayang kan kalau kenikmatan membaca jadi berkurang, hanya karena pembaca mengernyit saat mereka menjumpai kata - kata yang kurang "umum".


Menuju Akhir Masa - Shienny M.S

Empat Mangkuk Mie

Seorang pemuda bernama Ray baru saja mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Di saat itu seorang iblis wanita menemuinya dan memberinya kesempatan untuk hidup lagi. Dengan syarat dia harus mencabut benang yang melilit tubuh seorang malaikat. Terjadilah perang batin di hati Ray. Disaat dendam dan rasa sakit meliputi hati Ray, dia pun mengambil keputusan. Keputusan yang nantinya malah mengubah hidup Ray untuk selamanya.

Baca kisah ini berasa baca komik, mungkin karena Shienny yang notabene dulu adalah pengarang komik dan saya tau komiknya dengan nama Callista (hey saya baca lho!). Kisah antara perang batin antara iblis dan malaikat sudah tidak umum, hanya gimana cara menyampaikannya dengan baik dan enak dibaca. Dan Shienny berhasil melakukannya. Membuat saya mikir, jangan - jangan ide tentang iblis wanita yang dibuat salah satu pengarang Indo dan ditolak penerbit lokal sini, cuma akal - akalan aja. Karena yah, apa bedanya dengan ini gitu lho.

Misteri Pulau Goudian - Rickman Roedavan
Empat Setengah Mangkuk Mie

Empat jempol! Lima, pinjem tetangga, karena Rickman bisa menuangkan ide ceritanya tentang pulau yang terkutuk hanya dalam cerpen yang emang singkat. Berkisah tentang seorang kapten bernama Dmitri yang menelusuri keberadaan pulau Goudian yang misterius. Berbekal petunjuk dari mentornya yang gila sekembalinya dari Pulau Goudian, Dmitri akhirnya menemukan pulau itu. Sayang, sepertinya pulau itu tidak seperti yang diharapkan oleh Dmitri, karena dia menghadapi "neraka" disana.

Jangan serakah! Itulah pesan moral dari cerita ini. Pesan sederhana, kaya makna, disampaikan dengan sempurna oleh Rickman melalui Dmitri dan pencarian Pulau Goudian. Ending yang menceritakan nasib Dmitri jadi bikin saya mikir, itu pulau beneran terkutuk! *merinding*

Neil | Lien - Magdalena M. Amanda
Empat Mangkuk Mie

Kepribadian Ganda, atau Doppelganger. Itulah yang mendasari kisah Neil karya Magdalena. Neil mempunyai kembaran perempuan dalam dirinya, yaitu Lien. Neil bisa mendengar apa yang Lien katakan, tapi tidak sebaliknya. Betapa kesalnya Neil akan keberadaan Lien yang bagaikan malapetaka buatnya, apalagi orang - orang menganggapnya aneh. Hanya ayah angkatnya, Sir Geoffrey, yang berpendapat sebaliknya. Tapi saat museum tempat Neil tinggal di obrak - abrik orang tak dikenal, justru Lein-lah yang menolong Neil, dengan bantuan cermin...

Tema yang sebenarnya biasa ya, ada kembaran dalam diri kita sendiri, tapi kembaran itu juga aktif dan membuat kita jadi aneh di pandangan orang - orang. Tapi saya melihat ada potensi cerita Neil ini bisa dikembangkan, karena endingnya yang watdepuk, alias ngambang. Dan siapa tau identitas Neil dan kenapa dia punya kembaran yang terperangkap dalam dirinya itu bisa dijelaskan nantinya.

Noel - Feby Anggra
Tiga Mangkuk Mie

Kisahnya sangat young adult dan urban fantasy sekaliii. Itulah yang saya pikirkan pas baca Noel. Dengan tambahan unsur science fiction tentunya. Bersetting di Amerika, Noel mencari tahu alasan kenapa kekasihnya Darius dibunuh dan harus menghadapi makhluk - mahkluk aneh yang berwajah seperti kekasihnya itu. Dibuka dengan tanpa basa - basi, sehingga penjelasan tentang inti ceritanya baru setelah beberapa paragraf. Meskipun begitu, mungkin karena keterbatasan halaman , jadinya penjelasannya terlalu cepat. Seperti beberapa cerita di buku ini, endingnya lagi - lagi mengambang. Membuat saya yakin, pasti ada lanjutannya (awas ya kalo ga ada ;p)


Oris - I.B.G. Wiraga
Tiga Mangkuk Mie

Oris adalah dongeng untuk anak - anak. Begitulah pikir saya saat membaca kalimat pertama Oris. Windi yang kehilangan orangtuanya di usia yang masih belia, harus hidup bersama paman dan bibinya, sementara di dalam benaknya, dia ingin tinggal dengan neneknya. Apa boleh buat, karena itu keinginan terakhir sang ayah. Saat itu seekor kucing yang dia namai Oris selalu setia menemaninya, dan tanpa Windi sangka, Oris mengajaknya ke dunia asal Oris, dan memberinya satu keajaiban karena Windi telah menyelamatkannya.

Layaknya dongeng anak - anak, bahasa dan penulisan yang digunakan untuk Oris juga simpel. Ada sedikit unsur menjelajah waktu di kisah ini, dan temanya sendiri adalah tentang kesempatan kedua.

Petra - Bonmedo Tambunan
Dua Mangkuk Mie

Di awal kisah, ada tulisan "sebuah cerita kompanyon untuk buku seri Xar & Vichattan". Dalam hati saya langsung "mati gw! Belum baca kisah aslinya, gimana bisa ngerti!" Dan yah, sayang banget buat Bonmedo Tambunan, karena saya beneran ga ngerti sama ceritanya. Secara garis besar , sedikit paham sih. Tapi penamaan tokohnya (kayaknya kok doyan huruf X yah?), setting dunianya, bikin saya makin kliyeng - kliyeng bacanya. Mungkin saya harus baca seri Xar & Vichattan dulu, baru bisa tau tentang Petra ini.

Selamanya Bersamamu - Fachrul R.U.N Tiga Mangkuk Mie

Cerita tersadis di buku ini! Tapi sadisnya masih bisa ditolerir lah, ga sampe yang bikin kita bergidik :D. Uniknya cerita ini adalah diceritakan dari campuran sudut pandang orang pertama dan kedua! Sesuatu yang amat sangat jarang saya jumpai, bahkan bisa jadi ini yang pertamanya. Kisah antara Margarita dan Richter, emang nyeleneh. Cinta sama benci emang tipis. Cinta Margarita pada Richter sudah ga wajar, twisted. Saya mau saja memberi rating lebih tinggi, tapi agak eneg juga sama gaya bicara Margarita yang lebay dan terlalu gaul itu. Seperti "YAY!", "kyaaa". Kayaknya sih ga perlu deh ya. Saya pengennya Margarita walau centil, ga centil - centil amat. Sadisnya jadi berkurang karena kecentilannya yang kurang pada tempatnya itu.

Selamat Datang di Wonderland - Kristy S. Tjong
Tiga Setengah Mangkuk Mie

Bradley Knox terperangkap dalam Wonderland. Lebih tepatnya neraka bernama Wonderland. Karena untuk bisa keluar dari tempat aneh itu, Bradley harus mengumpulkan point - point dari permainan yang membuatnya bertaruh nyawa. Bradley yang dulunya preman dan sering membully temannya, sepertinya menyadari bahwa saat ini posisinya terbalik. Disaat kesempatan untuk kabur datang, Bradley justru sadar. Mungkin dia tidak akan pernah bisa keluar dari Wonderland...

Ide yang unik berdasarkan cerita Alice in Wonderland. Hanya saja ini Wonderland versi "sakit" dan "sadis". Saya suka sama ceritanya, hanya istilah di kisah ini terlalu banyak yang kebarat- baratan. Ngga apa - apa sih kalo nama tokohnya pake nama bule, tapi lebih bagus lagi kalo nama permainan atau istilah di dalamnya di buat pake bahasa Indonesia saja. Dan kisah ini juga punya potensi untuk dilanjutkan lagi menjadi novel yang utuh.

Tukang Sapu - Erwin Adriansyah
Satu Setengah Mangkuk Mie

Bisa jadi kisah yang paling saya ga ngerti dan juga saya ga suka. Maaf saja, filsafat dan analisa psikologi bukan favorit saya. Dan untuk kisah ini dibilang fantasy, yah ga tepat benernya. Karena lebih seperti cerita - cerita filsafat, dan penuh makna. Yang mana bacanya ga bisa santai. Buat saya, ini adalah kisah terlemah di buku ini, dan juga bukan fantasy :(

Wanita Pembisik - Xeno
Empat Mangkuk Mie
Sebagai kisah pamungkas dalam buku ini, syukurlah Xeno mampu membawakannya dengan baik (atau syukurlah yang bagian penata buku ini bisa melakukannya dengan baik :P). Menurut saya kisah Wanita Pembisik ini seperti layaknya game, dan endingnya yang lagi - lagi watdepuk itu, membuka potensi untuk kisah Nahra sebagai Pembisik di waktu yang mendatang.

Overall, saya suka dengan antologi ini. Keraguan saya di awal sudah hilang, penulis Indonesia juga mampu kok menulis fantasy yang ga kalah sama penulis dari luar, walaupun pendek. Tentu saja ada kekurangan disana-sini, seperti adanya typo (kayaknya tiap cerita selalu ada typo, penyakit buku terbitan Indonesia nih), kurang jelasnya penjabaran cerita dan beberapa pace cerita yang terlalu cepat. Favorit saya sendiri yang saya kasih rating empat setengah bintang. Bukannya yang lain biasa saja atau jelek ya. Tidak ada yang jelek, semua cerita menarik dengan caranya sendiri. Bahkan Petra karya Bonmedo Tambunan yang saya cuma bisa ha he ho bacanya, membuat saya pengen baca bukunya yang Xar dan Vichattan itu.
Fantasy adalah salah satu genre yang sedang menggeliat di tanah air kita. Di saat saya lagi bosen baca romance (yah, ada kalanya saya bosen juga), buku ini menjadi alternatif yang sangat menyegarkan. Semoga saja nantinya semua pengarang di buku ini tetap aktif berkarya. Bahkan beberapa cerita yang endingnya watdepuk alias ngambang, saya akan tunggu lanjutannya, ha ha ha (ketawa setan). Tidak perlu susah - susah menerbitkan buku di luar negeri (sepertinya tak sengaja menyinggung seseorang :P), fantasy dalam negeri sudah menancapkan taji dan menunjukkan taring di dunia perbukuan Indonesia, karena Fantasy Fiesta 2011 ini adalah salah satunya!

Ngaku penggemar fantasy? Buktikan setelah baca buku yang satu ini ;).


Ekstra :

Saya suka sama illustrasi covernya. Menggambarkan hampir semua tokoh yang ada di antologi ini. Kenalan dong sama illustratornya ;D


Rating Cerita

Rating cerita beragam dari satu setengah mangkuk sampai yang paling tinggi , empat setengah mangkuk. Ga ada yang saya kasih lima, karena saya ga puas sama pendeknya cerita. So, overall ratingnya adalah empat mangkuk mie.

Kamis, 19 Januari 2012

Review : (Kumpulan Cerita) SEAL of My Dreams

Judul : SEAL of My Dreams 
Pengarang : Various Authors 
Penerbit : Bell Bridge Books
Tebal : 380 halaman
Diterbitkan pertama kali : 11 November 2011
Format : Paperback
Target : Dewasa
Genre : Contemporary Romance, Thriller Suspense, Military peoples
Bahasa : Inggris
 
Status : Hadiah dari blog As The Page Turns 
Web Pengarang : Seal of My Dream
Order di :
Bookdepository
English Review at Goodreads : click here



Sinopsis

Honor, duty, courage, passion . . . the men of the Navy SEALs are a special breed of hero, and in these novellas by eighteen top romance authors the SEALs are celebrated not only as symbols of devoted service to their country but as the kind of men every woman wants to love. They’ll rescue a damsel in distress and her lap dog, too. They’ll battle hometown dramas and international bad guys. When it comes to giving away their hearts, they’ll risk everything.

All proceeds from sales of SEAL of My Dreams go to the Veterans Research Corporation, a non-profit fundraiser for veterans’ medical research.

Between them, the authors of SEAL of My Dreams have won dozens of writing awards including multiple RITAs from Romance Writers of America. Their nearly 600 published novels have sold at least 35 million copies worldwide.
The SEAL of My Dreams roster includes many of the best-known authors in modern romance fiction. In addition, many have strong family connections to the servicemen and women of our nation’s military, and many specialize in novels featuring heroes and heroines from all branches of service.


Review

Saya memilih anthology atau kumpulan cerita pendek, atau kumcer (yeah, terserah deh) SEAL of My Dreams ini sebagai bagian dari agenda posting bersama grup BBI (Blogger Buku Indonesia). Awalnya sih pengen memilih yang lain, karena saya punya beberapa anthology, tapi melihat temanya tentang militer yang jarang - jarang dibahas di dunia novel romance Indonesia (colek me if I'm wrong), maka saya mencoba mengupas buku ini, dan berharap siapa tahu habis ini akan ada kumpulan buku serupa, tapi dari pengarang Indonesia.

SEAL of My Dreams adalah kumpulan 18 (delapan belas) cerita dari 18 pengarang yang terus terang semuanya baru saya baca bukunya (saya masih menyesalkan pengarang suspense favorit saya Pamela Clare, ga ambil bagian juga :( ) Semuanya ada
lah pengarang yang sering mengarang buku genre kontemporer dan thriller suspense, dan nyaris semuanya memang punya background militer. Entah dari suami, atau sang pengarang sendiri atau keluarganya. Semuanya adalah pengarang yang berkali - kali mendapat penghargaan semacam RITA Awards (penghargaan paling bergengsi di dunia pernovelan romance di Amrik sono) atau cuma dapet nominasinya (walo nominasi kan udah bangga ya :P). Yang menarik adalah keuntungan yang didapat dari penjualan buku ini disumbangkan untuk yayasan "Veteran Search Corporation" , yayasan non profit yang mengurus masalah Veteran Perang di USA. Wow, saya jadi merasa ikut bangga bisa nyumbang, yah walaupun dapetnya buku ini juga aslinya dari menang kuis di blog, hehehee.

Membaca anthology dengan jumlah pengarang yan
g sangat banyak (18, bayangkan!) sedikit banyak menguras tenaga. Apalagi temanya sama semua, yaitu tentang Navy SEALs, jadi variasi penceritaan ga begitu banyak. Sekedar info, selama ini saya mengira SEALs ini sama kayak Marine (angkatan Laut USA). Ternyata beda ya, SEALs adalah singkatan Sea, Earth, Air and Land. Semacam pasukan khusus gitu kali . Lebih lengkapnya silakan googling sendiri (saya lagi keburu - buru pas nulis nih post, maklum mau masuk kantor). Hype tentang SEALs memuncak saat peristiwa tewasnya Almarhum Osamah bin Laden. Weeeks, siapa yang ga tau beliau? Orang yang dianggap pelaku utama hancurnya gedung kembar WTC a.k.a World Trade Center, pada tanggal yang bersejarah 11 September 2001. Walau ada yang bilang itu benernya cuma konspirasi Amerika Serikat dan CIA. Yah, saya ga akan bahas konspirasinya, tapi saat akhirnya pemerintah Amerika, dibawah kepimpinan Presiden Barrack Obama berhasil meringkus alm Osama, NAVY SEALs -lah yang dipuja - puja. Karena mereka adalah pihak yang bertanggung jawab atas kematian teroris kelas paus itu (udah di atas hiu dan kakap :P).

Saya ga akan mengupas satu demi satu ceritanya, habis emang banyak banget! Bisa - bisa 1 halaman penuh blog hanya bahas tentang buku ini aja. Saya hanya akan menyebutkan judul dan pengarangnya saja serta sedikit opini dari saya yaitu :

- Kata Pengantar dari Robyn Carr : Siapa yang ga kenal beliau? Beberapa karyanya dari River series sudah terbit di Indonesia, dan diterbitkan oleh Penerbit Violet. Sayang , beliau cuma kasih kata sambutan saja. Coba nulis ceritanya juga g
itu ya.
- Coming Home oleh Jami Alden : So far, cerita paling puendek di buku ini. 3 bab langsung selesai (ye!). Seorang SEALs pulang menghadiri pemakaman ibunya dan berdamai dengan mantan pacarnya.
- Baby I'm Back oleh Stephanie Bond : seorang pensiunan NAVY yang kakinya terluka, lalu bertemu dengan gadis teman masa kecilnya, sambil menjalani rehab yang ternyata pelatihnya adalah gadis itu. Yang ini ada 8 bab, jadi lumayan pan
jang ceritanya
-SEALed by Fates oleh Kylie Brant : pensiunan SEALs yang menjadi koboi dan membantu wanita tetangganya yang ternyata dulu teman kakaknya, dalam menghadapi mantan ibu tirinya yang kejam dan mempertahankan anak wanita itu.
- Going Dark oleh Helen Brenna : Misi penyelamatan tes medik di Somalia, dan seorang perwira bertemu dengan gadis yang sempat meninggalkannya, dan gadis itu sekarang menjadi tawanan. Sang gadis meminta sang perwira SEALs untuk meny
elamatkan kakaknya.
- Finding Home oleh HelenKay Dimon : Seorang wanita bekerja di Kedutaan dan kedutaan itu diserang. Seorang NAVY SEAL menyelamatkannya dan mereka terkena stockholm syndrome (yah sesimpel itu ceritanya).
- SEALed with a Kiss oleh Cindy Gerard : Ini adalah bagian dari seri Black Ops,Inc karya beliau. Jadi saya sedikit ga familiar. Ini adalah cerita favorit saya. Seorang NAVY SEALs sedang berbulan madu dengan istrinya di Palau. Kejutan yang direncanakannya malah berubah jadi bencana.
- Panama Jack oleh Tara Janzen : Cerita paling geje kalo kata saya. Udah pendek, alur cepat, bingung pula bacanya, hehe. Tentang seorang agen wanita rahasia yang bekerja sama dengan seorang SEALs untuk mengamankan suatu benda penting yang mengancam keselamatan dunia.
- Wrapped and SEALed oleh Leslie Kelly : seorang SEALs mengingat masa lalunya yang bertemu dengan seorang dokter wanita di medan perang dan tak bisa melupakannya. Tak diduga dia bertemu dengan wanita itu saat bertugas me
njadi Santa di rumah neneknya!
- Worth the Risk oleh Elle Kennedy : Seorang SEALs pulang kampung dan meminta sahabat masa kecilnya untuk berkelana dengannya, tapi si gadis tidak kuasa meninggalkan bibinya yang sedang sakit.
- Twenty One Hours oleh Alison Kent : Kebakaran hutan membutuhkan penanganan cepat dari unit pemadam kebakaran, dan salah satu anggotanya yang juga SEALs bertemu teman masa SMAnya. Dia hanya punya 21 jam untuk memenangka
n hati gadis itu.
- Not Waving but Drowning oleh Jo Leigh : Seorang SEALs berkunjung ke rumah temannya. Nantinya mereka akhirnya malah jadi kekasih (simple lagi deh, hehee)
- Her Secret Pirate oleh Gennita Low : Seorang SEALs ditugaskan untuk menyelamatkan putri orang penting di USA. Ternyata putri itu adalah kekasihnya selama ini yang menganggapnya adalah bajak laut (ga sungguhan , cuma gaya kayak baja
k laut aja)
- SEALed by Fate oleh Marliss Melton : Tim SEALs harus menyelamatkan putri seorang senator. Tugas ini dirasa menyebalkan oleh salah seorang anggotanya. Tapi saat bertemu dengan sang putri senator, dia merasa mereka akan sering bertemu.
- Signed, SEALed, Delivered...I'm Yours oleh Christie Ridgway : berlatar belakang Thanksgiving dan lagi - lagi tentang misi penyelamatan oleh SEALs. Seorang perwira menyelamatkan seorang wanita atas permintaan pamannya. Tapi sayangnya kebersamaan mereka hanya sebentar, karena si cowok harus kembali bertugas
- Dog Heart oleh Barbara Samuel
: Seorang perwira SEALs dan anjing tempur milik sahabat sang perwira yang sudah tewas, sama - sama cacat. Berdua mereka berusaha menata hidup mereka lagi dibantu mantan pacar sang perwira. Ceritanya cukup unik, karena ada unsur binatang, dimana kita bisa tahu seekor binatang juga bisa bertempur dalam medan perang (FYI, nama anjing tempur yang bernama Thor, bikin saya keinget Chris Hemsworth!)
- Whirlwind oleh Roxanne St Claire
: Seorang wanita yang merupakan saksi mata bersembunyi dari kejaran penjahat. Saat badai datang, seorang pria tak dikenal mengetuk pintunya. Pria yang ternyata seorang SEALs itu menginginkan jam saku warisan kakeknya yang dimiliki wanita, sementara wanita itu berpacu dengan waktu berusaha menghindari pembunuhnya.
- Holding On oleh Stephanie Tyler : merupakan bagian dari seri Hold. Jadi saya lagi - lagi kurang familiar. Ini bisa dibilang after story. Saya jadi pengen baca bukunya yang asli, karena sepertinya menarik.
- Letters to Ellie oleh Loreth Anne White
: Cerita paling menyedihkan di buku ini. Seorang wanita menunggu tunangannya yang MIA (missing in action) selama 15 tahun! Tak dinyana, teman dari tunangannya yang ternyata sudah tewas itu mengiriminya surat - surat yang ditulis oleh sang tunangan. Dan sang teman mengatakan bahwa dia mencintai Ellie, setelah menuliskan surat sang tunangan untuknya.

Kesimpulan saya setelah membaca seri ini adalah, betapa variasi penceritaannya sangat sedikit, dan nyaris sama semuanya. Walaupun gaya pe
nulisan sudah pasti berbeda. Ada yang penyelesaiannya memuaskan, ada juga yang terkesan "cukup sampai disini" saja. Saya lihat pola ceritanya ada 4 tema besar, yaitu entah sang cowoknya itu pensiunan SEALs atau masih aktif, ceritanya tentang mereka setelah keluar atau dalam misi penyelamatan, bertemu dengan teman masa kecil/ masa lalu lalu jadi kekasih, dan yang terakhir jatuh cinta sama yang diselamatkan alias stockholm syndrome. Yang unik dan favorit saya mungkin ceritanya Cindy Gerard yang judulnya SEALed by a Kiss, Dog Heart karya Barbara Samuel, Whirlwindnya Roxanne St Claire, Holding On karya Stephanie Tyler dan yang bikin saya hampir nangis, Letters to Ellie. Untuk pengarang lain, overall oke - oke saja walau ga variatif. Beberapa cerita saya juga cukup suka. Sayang yang bagus - bagus emang diletakkan paling belakang.

Melihat keseriusan pengarang - pengarang US untuk membuat buku ini, tersirat dalam benak saya, kapan ya pengarang romance Indonesia akan membuat cerita tentang tentara kita? Kalau saya perhatikan, biasanya ceritanya hanya tentang kehidupan sehari - hari, kehidupan sosialita, hingar bingar kota Jakarta dan sekitarnya. Tapi kok belum pernah nemu yang mengulas tentang tentara kita. Ah mungkin karena polisi Indonesia do
yan nilang kah? (rahasia umum, hihihi) Atau mungkin karena berita tentang tentara kita banyakan berita yang buruk - buruk semacam perebutan posisi, karamnya kapal atau pesawat terbang, dan lain - lain. Saya sih ga bilang angkatan bersenjatanya Amrik sesempurna itu, tapi jika pengarang Indo mau menulis tentang angkatan bersenjatanya Indonesia, apalagi dari sudut romance, wah pasti keren sekali. Bisa melihat para tentara - tentara gahar itu tapi dari sudut lain. Dan mungkin akan membuat kita makin respek sama mereka bukannya sama tentara negara lain. Karena siapa lagi sih yang menjaga negara kita kalo bukan anak bangsa?

Yah semoga keinginan dan harapan saya bahwa suatu saat penulis romance di Indonesia menulis romansa tentang angkatan bersenjata di Indo
nesia bisa jadi kenyataan.



FYI, gambar dari cover buku ini memang mengambil dari foto di atas. Dan orang ini emang beneran SEALs. Foto ini bertajuk : "U.S. Navy SEALs Prepare For Night Mission In Fallujah, Iraq" dan diambil pada tanggal 27 July 2007. Entah perwira di atas masih hidup atau ngga (semoga masih ya). BTW, tattonya keren banget, hehehe.
Favorite Quote :

Lord, thank you
Life is good
It's turned out just
The way it should
(SEALed by a Kiss - Cindy Gerard)
Rating Cerita

SensualitasSecara keseluruhan, untuk sensualitas masih aman - aman saja. Paling banter ciuman bibir. Kalaupun ada adegan intim, hanya 2-3 cerita saja yang ada (yah namanya juga cerita pendek gitu)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...