Senin, 23 Juni 2014

Mei & Juni Update: New Author Reading Challenge


Selamat siang! :D
Terimakasih bagi teman - teman yang sudah mengupdate RC periode bulan Januari - Februari dan Maret - April 2014. Seperti biasa, tiap dua bulan sekali saya membuka postingan untuk update progress baca dan kali ini silakan mengupdate progress baca kalian dari bulan Mei sampai dengan Juni 2014 yaa :D.

Nah, ga pake basa - basi lagi untuk mengupdate RC kali ini :
- Silakan membuat satu postingan blog yang berisi buku - buku yang dibaca dari bulan Mei - Juni  2014.
- Jika ada buku untuk RC ini yang kamu review, silakan tautkan juga link reviewnya di postingan blog kamu.
- Jangan lupa untuk memberikan keterangan waktu baca pada wrap up post. Contohnya :
#1 Judul buku - Nama Pengarang (Mei/Juni)
- Masukkan link postingan blog tersebut ke linky yang saya buat. Formatnya:

Nama Blogger/Akun - Nama blog/Goodreads (Mei-Juni)

- Mohon jangan memasukkan link review per buku di linky, karena akan menyulitkan perhitungan jumlah buku yang dibaca pada periode Mei - Juni 2014.
- Apakah boleh memasukkan buku yang dibaca bulan Januari - April ? Boleh, tapi jumlah buku yang dibaca pada periode tersebut tidak akan dimasukkan dalam undian
- Tidak punya blog? Jika sebelumnya kamu mendaftar dengan menggunakan akun Goodreads, masukkan shelf khusus yang dibuat untuk RC ini ke linky (jika link kepanjangan, bisa pake bit.ly atau aplikasi semacamnya untuk memendekkan link agar bisa masuk ke linky). Jangan lupa juga untuk menge-set waktu baca bukunya.

Linky akan saya buka mulai hari ini (23 Juni 2014) sampai dengan tanggal 6 Juli  2014. Akan diambil 3 pemenang untuk periode update progress kali ini dengan masing - masing pemenang mendapatkan buku pilihannya dengan nominal 50ribu rupiah. Dua pemenang akan diundi secara random, sementara satu pemenang akan saya undi berdasarkan kategori tertentu. Untuk periode bulan ini, silakan jawab pertanyaan saya ini di kolom komentar jika ingin diundi untuk mendapatkan hadiah :

Buku apa dari challenge ini yang paling berkesan bagimu? Boleh dikasih alasannya juga kenapa kok kamu suka banget sama buku itu .


Terimakasih bagi para peserta yang berpartisipasi, saya tunggu link update progressnya :). Jika ada yang masih bingung atau kurang jelas, jangan segan untuk bertanya ya.




22 komentar:

  1. Yang berkesan mulai dari Januari kemarin atau yang periode Mei-Juni aja?
    Kalau dari Januari kemarin, bukunya Lisa Valdez yang Passion. Bukan karena isinya kipas2, tp karena ebooknya sudah lama terpendam. Dan begitu baca buku pertama, langsung lanjut dong ke buku berikutnya. hehe...

    Kalau periode Mei-Juni, bukunya Adam Aksara kali yaaa... yang judulnya Menanti Cinta. Soalnya isinya rada err... begitulah :))

    BalasHapus
  2. periode Mei - Juni hanya 1 buku dari pengarang yang belum pernah dibaca :( huhuhuhu

    BalasHapus
  3. Buku yang paling membuat saya terkesan adalah After D-100 dan Till It's Gone. (Boleh 2 kan?)
    Kedua buku itu sama-sama memuat tema tentang pernikahan. Tepatnya masalah dalam rumah tangga. Bedanya, After D-100 memuat ending bahagia (balik ke mantan suami), kalau Till It's Gone tidak. Malahan tokoh utama wanitanya menyendiri #kasihan.
    Kedua buku itu membuat saya mengerti, ternyata rumah tangga tidak sesederhana yang kita pikirkan (jadi takut mau nikah), di After D-100 konfliknya cukup sensitif, yaitu tentang kemandulan, sedangkan Till It's Gone mengangkat konflik yang cukup mainstream yaitu perselingkuhan dan seseorang yang datang dari masa lalu.
    Nah, yang membuat saya terkesan adalah kedua tokoh wanita dalam novel itu sama-sama memperjuangkan pernikahannya walaupun pernikahannya sudah di ujung tanduk #sehhbahasanya-_-

    BalasHapus
  4. Ada dua novel yang menurutku berkesan banget. Pertama, Fantasy (Metropop) karangan Novellina. A. Kenapa berkesan untukku? karena novel ini kompleks. Ada kisah persahabatan, mimpi, romance yang dituliskan dengan cara yang membuatku tidak bosan saat membacanya dan juga tidak menggurui. Kedua, Teka-Teki Terakhir (Teenlit) karangan Annisa Ihsani. Novel ini SERU!. Bukan jenis teenlit yang isinya percintaan yang menjemukan. Tapi tentang kasih sayang, mimpi dan motivasi untuk belajar. Beda deh dari teenlit2 lain. Dan buatku, kedua novel ini merupakan angin segar di lini nya masing2..Heheh :)

    BalasHapus
  5. Selama bulan Mei - Juni, aku nggak banyak membaca buku.. khususnya bulan Juni.. sama sekali nggak sempat buat baca T_T jadi totalnya cuma sedikit buku dari pengarang yang belum pernah dibaca.. alias 3 biji aja..
    dari jumlah yang sedikit itu, buku yang membuat aku terkesan dan menjadi suka itu buku My Dangerous Duke karangan Gaelen Foley. Cerita HR nya ada nuansa petualangan kaya di film Indiana Jones, sehingga membuat buku itu sedikit unik dari buku-buku HR yang selama ini aku baca. Buku ini juga bisa membuatku penasaran dengan anggota Inferno Club yang lain jadi kepingin membaca seri Inferno yang lain..
    Dibilang suka banget sih nggak juga, tapi dari ketiga buku yang aku baca, ceritanya yang menurutku lumayan oke.. tapi yang bikin aku terkesan banget (bukan terkesan karena suka ceritanya) dan bikin aku nggak banget sama ceritanya yaitu Lily Mine karangan Annabel Joseph. Silahkan lihat reviewku di goodreads buat yang penasaran kenapa aku sampai bilang "eewwww.." buat ceritanya.. hehehehehee..

    BalasHapus
  6. Kalo buku yang berkesan yang barusan Wiwo baca Ren. Morning Glory by LaVyrle Spencer. Dengan background America in 1940s World War ll. It's sweet love story. It's Romance. Not so much angst but enough conflict to seasoning the story. The hero is just ordinary kind of people. Not a badass or some Neanderthal cave-man kind of man (which usually my type of hero) but he has Pride, independent, and sexy on his own way *sigh*

    Udah lama ga baca buku yang Romance yg "sweet" seperti ini plus sambil baca sejarah juga jadinya. Soalnya sekalian baca juga kroscek detail ttg perang2nya. Jd feel so connected. I know that was a fiction, but it feel so real.

    Well actually the most "berkesan" bukan cuma ttg cerita sebuah buku. Tp pencarian buku yang layak utk dibaca dlm partisipasi book challenge ini Ren. Soalnya yg Qualified kan hanya 1 buku dr 1 author. I read everyday but somehow its so dang hard to find book that worth to read. Jadi ikutan Challenge dr Ren actually bikin Wiwo kluar dr "Zona Aman" membaca. Keep me always finding new author or books that worthy to put on my Challenges shelf.

    Ok segitu dulu. Terima Kasih :)

    BalasHapus
  7. Kalau buku yang berkesan selama Challenge ini dari Januari-Juni, masih yang nangkring di ingatan itu "Me Before You" by Jojo Moyes. Novel yang untuk ukuran terjemahan cukup tebal, sekitar 600halaman tapi sejak halaman pertama aku dibuat terus membaca dan membaca dan hanya dalam waktu beberapa jam saja menyelesaikan "buku bantal" ini. Dan pilihanku tidak salah, novel ini menjadi salah 1 novel favoritku. Novel yang benar-benar emosional sampai mencapai ending tak terasa air mataku pun turut jatuh bersama kisah Will dan Lou =( Padahal aku bukanlah penyuka novel romance dengan ending dalam buku ini. Untuk reviewnya bisa dilihat di https://www.goodreads.com/review/show/632461768?book_show_action=false

    Nah, kalau Mei-Juni aku tidak terlalu banyak membaca buku, sehingga pilihanku pun berkurang. Tapi kalau yang benar-benar berkesan dalam periode ini itu "Teka Teki Terakhir", karena sudah lama sekali tidak membaca teenlit, dan ternyata ini teenlit yang gak setipe sama teenlit yang lain. Membaca TTT itu seperti bernostagia zaman masih sekolah dulu, kebetulan yang dibahas adalah "Matematika", pelajaran favoritku. Ah teenlit ini beda dan recommend bangeeeeeet =)

    BalasHapus
  8. buku New Author paling berkesan buatku sampai saat ini adalah The Rook-nya Daniel O'Malley.
    setelah sekian lama dijejali novel-novel fantasy yang tokoh utamanya remaja akhirnya membaca novel fantasy yang tokoh utamanya adalah orang dewasa. tokoh utamanya cewek berumur 32 tahun yang ingatannya dihilangkan secara paksa sehingga muncul kepribadian baru. kepribadian lama dan baru ini berbeda 180 derajat, dan masing-masing diceritakan dengan sudut pandang sendiri sehingga kita bisa merasakan langsung perbedaannya. ga ada triangle love yang menye2 atau tokoh cewek yang labil. full action! hehehehe...

    BalasHapus
  9. Buku yang berkesan selama challenge ini adalah Thirteen Reasons Why by Jay Asher. Ceritanya sih lumayan sederhana tentang rekaman dari gadis yang sudah meninggal, isinya 13 alasan kenapa dia bunuh diri. Yang bikin berkesan itu efek yang buku ini tinggalkan. Aku bingung gimana nyebutinnya, tapi dari sisi "psikologis-ku" rasanya kena. Kan aku bacanya dalam kondisi down banget, eh ceritanya kayak gitu. Dan setelah membaca, aku benar-benar bisa merasakan perasaan si cewek, bahkan berniat melakukan hal yang sama :( Mungkin dari semua buku yang ku baca, ini yang paling menyeramkan. Bukan ceritanya, tapi efek yang ditimbulkan setelah membacanya, terlebih jika kita dalam kondisi nge-down. Buku yang bagus, aku suka. Tapi kalo untuk membaca ulang mungkin harus nyari mood yang tenang.

    BalasHapus
  10. Buku yang paling berkesan ketika periode Mei-Juni sih bukunya Kate DiCamillo, yang The Miraculous Journey of Edward Tulane. Udah lama banget ngidamin buku ini, rasanya susah banget nyari bukunya, apalagi saat itu udah langka banget nemu buku ini secara terbitnya tahun 2006. Terinspirasi dari drama Korea yang aku tonton, My Love From The Stars, itu lho yang pemainnya Kim Soo Hyun. Makanya jadi suka Kate DiCamillo karena nonton drama itu. Tapi kalau versi Indonesia-nya, ah sudahlah~

    Alhamdulillah-nya nemu buku ini, minjem sih sama temen GR, beruntungnya bisa dapat dengan mudah. Eh, setelah sekarang terbit ulang lagi, bingung antara beli atau nggak, sayang soalnya udah baca tapi kalau nggak punya secara pribadi, masih kurang juga. Heheh...

    BalasHapus
  11. Yang paling berkesan buatku selama periode Mei-Juni adalah Katarsis. Karya Anastasia Aemelia ini menyajikan plot yang menegangkan. Thrillernya dapet banget menurutku. Malah berasa lagi nonton film bacanya. Saking berasanya suasana yang dibuat sama penulis.

    BalasHapus
  12. "Buku apa dari challenge ini yang paling berkesan bagimu? Boleh dikasih alasannya juga kenapa kok kamu suka banget sama buku itu."

    Di dua bulan terakhir ini (Mei-Juni) ada beberapa buku yang paling berkesan bagiku, hehe. Kalau dipilih salah satu aku pasti nggak bisa jawab. Jadi, ini, kubeberkan beberapa bukunya:

    1. Romance Of Their Own Trilogy - Setelah selesai baca He Was Cool-nya Guiyeoni, aku jadi penasaran sama karya debutnya. Jadi, aku nyari-nyari apakah buku tersebut sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia atau belum. Alhasil, aku beli semua buku Guiyeoni yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia pas ada MMU Book Fair (serius!). Setelah beli, entah kenapa aku langsung baca buku ini dan... setelah nyelesain ketiga serinya, aku baru nyadar kalau ini adalah buku debutnya Guiyeoni! Lol. :D

    2. The Invention of Hugo Cabret - Aku pernah masukin buku ini dalam WW-ku sebelum aku serius buat bikin blog buku. Tapi, pas lihat harganya yang selangit, aku urungkan niatku buat beli. Ketika mau beli yang sekon aja biar bisa lebih hemat (maklum, aku masih pelajar kelas 8) eh tiba-tiba Mamah ngajakin buat jajan buku. Kebetulan banget ternyata ada promo buku murah. Jadilah kubeli buku ini dan langsung ngebaca! Hehe

    3. The Fault In Our Stars - Bisa dibilang ini buku yang paling berkesan (meskipun di sini aku nulisnya di nomor tiga). Buku ini kudapat sebagai hadiah pembaca terbanyak di NARC periode lalu (makasih banyak, Kak Ren!). Begitu buku ini sampai, aku langsung baca meskipun saat itu aku masih baca buku lain. Setelah aku baca, teman-teman aku pada pinjam karena kemakan sama ucapan aku, hoho. Senang banget bisa berbagi, apalagi buku ini buku hadiah dari RC ini sendiri. :D

    4. Matilda - Aku sudah sering dengar buku ini. Tetapi, salah satu tulisan Sheva dalam bukunya Blue Romance-lah yang bikin aku niat banget nyari buku ini. Jadi, pas lomba, aku iseng ke perpus dan enggak sengaja ngebawa buku ini pulang. Karena besoknya libur, aku selesaikan bacanya sambil liatin adekku berenang. Nggak tahu apa yang bikin buku ini berkesan sebenarnya, tapi aku ngerasa buku ini punya kesan tersendiri yang nggak bisa diungkapin sama kata-kata. Hehe. ;)


    Sebenarnya semua buku yang kubaca selalu berkesan, sih. Tapi, ya, masih ada yang paling dan paling berkesan lagi. Dan... 4 buku di atas adalah beberapa yang paling berkesan dari buku-buku yang paling berkesan dalam dua bulan terakhir ini. ;)

    BalasHapus
  13. periode mei-juni, buku yang paling berkesan.. hmm.. setelah menimang2, pilihan jatuh kepada 'a tree grows in brooklyn' ♥

    kenapa? karena buku ini bacaan yang bagus tentang the power of hopes and dreams.. di mana setelah melalui beragam kesusahan, ada kebahagiaan yang menanti.. walau kadang harus merelakan sesuatu yang amat diinginkan, in the end malah mungkin dapat sesuatu yang lebih baik dari yang pernah dibayangkan ^o^

    BalasHapus
  14. Kalau yang paling berkesan, mungkin novel "Dua Pasang Mata"-nya Alexandra Leirissa Yunadi. Novel teenlit hasil Lomba Menulis Teenlit 2005-nya GPU. Tentang seorang anak laki-laki yang gara-gara iseng, membuat adik perempuannya buta dan adiknya yang lain meninggal. Bertahun-tahun kemudian, setelah si anak kabur dari rumah, dia bertemu lagi dengan adik perempuannya yang masih buta dan tidak mengenalnya. Dari situ dia menyembunyikan identitasnya sambil terus menjaga adiknya karena ingin menebus dosanya.

    Ceritanya seru dan akhir ceritanya mengharukan banget. It's not your ordinary teenlit.

    BalasHapus
  15. Novel yang paling berkesan untuk aku, Malaikat Lereng Tidar karya Remy Sylado yang kubaca di bulan Mei. Pertama kali ingin baca buku ini gara-gara ilustrasi covernya yang menurutku cuaaaantik sekali. Lalu saat lihat blurb-nya di cover belakang buku, yang sama sekali nggak mengungkapkan apa-apa, membuatku jadi tambah penasaran. Ternyata setelah dibaca, ceritanya ini adalah kisah romans sederhana, tapi dengan sentuhan latar his-fic Indonesia jaman perjuangan yang sangat kental (kabarnya Opa Remy sampai melakukan riset bertahun-tahun untuk menulis buku ini). Ditambah lagi diksinya yang sangat indah, alur yang runut, karakterisasi tokoh yang kuat dan sebagian settingnya di kota Magelang yang sangat kukenal. Sukaaa sekali.

    BalasHapus
  16. Novel yang paling berkesan jelas The Fault in Our Stars. Novel pertama yang kubaca di 2014 untuk RC ini. Kisah cinta Hazel dan August ini menyentuh, meski hanya sesaat. Kisah sepasang manusia yang sama-sama tidak sempurna justru melengkapi hidup satu sama lain. Ah, sayangnya kisah cinta mereka ada yang dipotong dalam versi terjemahan. Belum nonton versi filmnya nih, maklum di sini nggak ada bioskop :')

    BalasHapus
  17. Untuk NARC bulan Mei dan Juni, buku yang paling berkesan adalah Winger by Andrew Smith dan A Thousand Splendid Suns by Khaled Hosseini.

    Untuk, A Thousand Splendid Suns, melihat sejarah yang terjadi di Afghanistan membuat aku semakin bersyukur aku dilahirkan sebagai orang Indonesia. Setidaknya di sini, di Indonesia, kondisinya tidak seekstrem di sana, dan kalimat dalam kitab suci tidak diartikan secara literal seperti di negeri yang berbatasan dengan Pakistan dan Iran tersebut.

    Untuk Winger, buku ini jauh melebihi ekspektasiku. Pada awalnya saya membaca ini untuk menghibur diri karena ada label humornya. Aku dibikin tertawa, aku dibikin terkesima oleh ilustrasi ala komiknya, aku suka dengan beberapa karakternya, dan endingnya... ah, endingnya, bikin aku tersadar banyak hal dan menelaah banyak hal. Penulis sudah memberi peringatan bahwa akan ada yang terjadi di halaman tersebut tapi aku tidak menyangka kalau yang terjadi adalah hal itu *ditulis seperti ini demi menghindari spoiler* Yang pasti, hingga sekarang, tanggal 4 Juli (bertepatan dengan hari kemerdekaan Amerika), aku tidak bisa lupa dengan buku itu. Terutama endingnya yang... wow :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju banget, ending dari Winger emang turnpoint yang bikin novel itu ngenaa banget. #nyamber

      Hapus
  18. Untuk periode Januari - Juni, buat aku yang paling berkesan adalah Counting by 7s by Holly Goldberg Sloan.
    The story in it, was just.. awesome. The writing too, was good. And it has an unforgetable main character; Willow Chance the genius child. That combination makes it a heartwarming novel.

    BalasHapus
  19. The Tale of Despereaux by Kate Dicamillo.

    Selain sebagai buku pertama untuk proyek buku jalan-jalan bersama Zelie @ Book-admirer, The Tale of Despereaux juga menceritakan sebuah kisah indah yang mengajarkan kepada saya bagaimana cara menyelamatkan hati dari kegelapan.

    Pesan dari penulis dibagian akhir buku memang benar-benar bisa menyalakan cahaya di hati saya yang saat itu sedang terkena...errr...kegelapan seperti Roscuro :D

    Banyak terima kasih untuk Kisah Despereaux. Saya harap siapa pun yang membaca kisahnya juga bisa terselamatkan dari kegelapan. Semoga ^^

    BalasHapus
  20. Kalau selama Januari-Juni ini, yang cukup berkesan itu Wallbanger-nya Alice Clayton. Ceritanya lucu, hilarious, dan beda sama yang lainnya. Apalagi kalau mengingat sebelumnya Wallbanger itu fanfiction buat Twilight. Menurutku malah lebih enakan baca Wallbanger daripada Twilight aslinya. Buku keduanya baru terbit Juni kemarin tapi karena sibuk masih belum sempet baca :( Buat yang kepengen baca, versi Indonya ada kok

    Selain Wallbanger, ada juga Full Measures-nya Rebecca Yarros. Kebanyakan buku yang aku baca memang romance, tapi military romance itu salah satu dari genre favoritku. Bukunya lumayan 'dalem', tapi tetap menghibur meskipun di beberapa titik kepengen nangis atau sakit hati.

    BalasHapus
  21. Yang paling berkesan adalah ebook The Deep End of the Sea by Heather Lyons... setelah nyari2, akhirnya ketemu juga ebooknya, walaupun pengen bukunya... tapi bukunya cuma dijual di Amazon dan ebay dari Australia, jadi kemahalan ongkirnya... ya sudahlah baca ebooknya aja... agak drama sedikit karena ebooknya agak susah dibuka halamannya... :-/

    Seneng banget bisa baca buku ini, karena sejak pertama tau buku ini, udah jatuh cinta dan pengen banget baca... ceritanya adalah tentang tokoh mitologi yang gak biasa untuk jadi protagonis... yaitu Medusa, di banyak cerita Medusa itu selalu diceritakan sebagai antagonis yang mengerikan karena kemampuannya untuk mengubah siapa saja yang melihat matanya menjadi batu... Tapi ternyata Medusa itu disini diceritakan malah kebalikannya, hatinya sangat lembut dan sangat mudah tersentuh...

    Cerita mitologi dengan setting modern ini bener2 keren kalo menurutku... Jadi inget serial Xena atau Hercules, tapi bersetting modern... keren deh pokoknya... :D

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)