Rabu, 14 November 2012

Pemenang Weekly Giveaway 1!

Adakah yang dag dig dug der pengen tahu siapa pemenang untuk Weekly Giveaway yang pertama? :D Sebelumnya saya ingin mengucapkan terimkasih pada teman - teman yang sudah berbagi opini. Total ada 69 orang (saya hitungin kok, hehehe) yang berbagi opini mereka tentang preferensi mereka dalam membaca buku, pilih yang terjemahan atau baca yang edisi aslinya. Setelah saya baca semuanya, ternyata banyak yang prefer buku terjemahan, dengan alasan karena Bahasa Inggrisnya masih kurang. Hehehe, saya bisa paham kok :D. Untuk mereka yang milih buku versi aslinya, ada yang karena nunggu terjemahan udah lama, ada juga yang ngerasa kualitas terjemahan kurang. Hmmm, PR buat para penerbit Indonesia untuk ningkatin kualitas terjemahannya nih. Lalu beberapa juga ada yang tergantung, karena masing - masing versi punya kelebihan dan kekurangan. Ada juga yang memilih baca keduanya :).

Dan pemenang untuk weekly giveaway kali ini adalah :

Arga Litha

Selamat, kamu berhak mendapatkan buku pilihan kamu dengan nominal 75ribu rupiah. Saya akan hubungi lewat email, dan tolong dibalas dalam waktu 1 x 24 jam. Karena saya harus cepet pesan bukunya :). Untuk yang belum beruntung, jangan khawatir. Karena setelah ini akan ada Weekly Giveaway Minggu ke 2, tetap dengan format yang sama. Share your opinion, win a book! :)

Selasa, 13 November 2012

Review : Romeo, Romeo oleh Robin Kaye

Judul : Romeo, Romeo
Judul Asli : Romeo, Romeo
Pengarang : Robin Kaye
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal : 488 halaman
Diterbitkan pertama kali : 18 Juni 2012
Format : Paperback
Target : Dewasa
Genre : Contemporary Romance
Seri : Domestic Gods
Buku ke : 1 (satu)
Bahasa : Indonesia
 
Status : Pinjam teman (thanks to Mbak Dian Aesha)
Website : Robin Kaye

Review in other site : Goodreads

Sinopsis  

Rosalie Ronaldi tidak bercita-cita untuk berumah tangga..

Hal yang dipedulikannya hanyalah karir, sehingga dia mampu bertahan hidup hanya dengan makanan siap saji dan minum martini, membiarkan sepatunya berada di bawah meja makan, dan pakaiannya berserakan di atas sofa. Nick Romeo adalah fantasi setiap wanita-tinggi, berkulit gelap, tampan, kaya, sangat hebat di ranjang, DAN dia suka memasak serta bersih-bersih rumah... Nick menginginkan seorang wanita yang mandiri, tapi ketika bertemu Rosalie, hal yang diinginkannya justru mengurus wanita itu.

Tidak lama berselang, dia pun membersihkan apartemen Rosalie, mengisi kulkasnya, dan mengadopsi anjingnya... Lalu, apa masalahnya? Hanya masalah kecil tentang salah duga soal identitas, pencurian korporat, masa lalu yang tersembunyi di penjara anak-anak, dan satu keluarga besar Italia yang suka ikut campur dan membuat tak nyaman...

Editor’s Note
- Lucu, romantis, menghanyutkan...
- Mendapat rating bintang 4.5 di Amazon.com

Review


Skeptis. Itulah kesan awal saya baca halaman pertama Romeo, Romeo. Judul yang bikin saya mendengus awalnya. Karena yah, emang lucu sih :)). Kenapa skeptis, mungkin karena saya baru baca novel contemporary dari penerbit yang sama yaitu Lelaki Terseksi Di Dunia karya Julie James dan buku itu cuma biasa aja bagi saya. Jadinya saya ga banyak ekspekstasi. Dan memang jangan terlalu ekspekstasi, karena saya justru menyukai Romeo, Romeo saat membalik halaman terakhir buku ini!.

Rosalie Ronaldi tidak mau menikah, ataupun berumah tangga. Seorang workaholic yang kerjanya menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, menikah tidak ada dalam pikirannya. Wajar sih kalau Rosalie ogah - ogahan, selain hampir semua pacarnya idiot termasuk Joey, mantannya yang terakhir, keluarga Ronaldi yang berasal dari Italia suka ikut campur masalah Rosalie. Apalagi sang Mama yang bolak balik tanya kapan Rosalie menikah dan menuduhnya anak durhaka (bahkan pelacur!) karena tega memutuskan Joey. Jangan heran kalau Rosalie makin enggan untuk jalan di altar pernikahan. Tapi semua berubah ketika mobilnya mogok di tengah jalan, ban cadangannya tidak ada karena diambil kakaknya yang brengsek (menurut Rosalie) Rich, dan bertemu dengan pria tampan berbaju montir tapi seolah baru keluar dari majalah GQ.

Dominick "Nick" Romeo, juga tidak percaya dengan pernikahan. Menganggap nama "Romeo" adalah kutukan, Nick yang tidak ingin bernasib seperti ayah dan leluhurnya yang suka mencampakkan wanita berubah menjadi pria anti komitmen. Di usianya yang 31 tahun, Nick punya segalanya, dia adalah pemilik Romeo's, dealer mobil terbesar di Brooklyn.Tapi prinsip "anti komitmen" dan "lebih baik berteman saja"nya ini berubah setelah bertemu Rosalie yang mencak - mencak karena mobilnya mogok. Rosalie tidak sadar kalau Nick yang ditemuinya adalah bujangan paling dicari di Brooklyn dan Nick menyadari dengan ngeri kalau Rosalie adalah adik Rich, orang yang membuatnya masuk penjara anak - anak gara - gara Nick meniduri pacar Rich saat umur 15 tahun. Walau begitu Rosalie yang tidak seperti wanita kurus bak lidi yang dikencaninya, menarik hati Nick. Maklum, Rosalie yang punya darah Italia memang memiliki tubuh yang molek dan tinggi semampai. Siapa juga cowok normal yang ga mau? :P

Dan dimulailah hubungan "no string attached" antara Nick dan Rosalie yang dipanggilnya "Lee". Nick tidak memberitahu siapa dirinya sebenarnya dan walau Rosalie sudah tahu kalau Nick adalah Dominick Romeo, dia tidak pernah menyinggungnya. Ini cuma hubungan anti komitmen dan suka sama suka kan? Tapi, kenapa yah di awal kencan mereka, Nick dan Rosalie sudah ciuman dengan ganas sampai Vinny, sepupu Nick bengong lihatnya? Kenapa yah, si Nick kok malah kalang kabut ketika Rosalie menderita pneumonia bahkan sampai mengusir mama Rosalie, gara - gara marah Rosalie mengencani Nick yang menurutnya cafone alias binatang? Nick bahkan sampai rela mengurus Rosalie yang sakit, mengurus anjingnya Dave, bahkan membersihkan rumah Rosalie yang kayak kapal pecah. Rosalie ternyata selain workaholic, juga tipe cuek bebek dengan apartemennya. Dan Nick ternyata hobi beberes rumah dan mengurus orang. Pasangan yang klop,kan? Lalu kenapa yah, dua orang ini masih saja menyangkal perasaan antara mereka? Ah, cinta emang urusan yang sulit, apalagi kalau sudah menyangkut ke pernikahan. Dan ketika Rosalie mengira bahwa Nick memanfaatkannya untuk mengambil alih Premier Motorcars, perusahaan yang sedang berusaha diselamatkan oleh Rosalie. Ketika mereka berpisah karena takut dengan perasaan masing - masing, hanya cinta yang bisa membuat mereka kembali dan menyadari bahwa pernikahan itu... tidak buruk sebenarnya.

Ah, saya jadi sok romantis pagi ini. Tapi bagi saya Romeo, Romeo ini secara ga langsung menyinggung beberapa hal yang penting. Salah satunya adalah pernikahan. Saya merasa simpati sama Rosalie, yang tidak mau menikah. Kadang kita bilang alasan belum menikah, karena memang belum ada jodoh, dan apa yang salah dengan itu? Apalagi kalau keluarga sudah mulai cerewet tanya "kapan nikah?" "emang mau jadi perawan tua", dll. Pasti bikin bete kan? Ini yang membuat saya jadi gampang terhubung dengan karakter - karakter di Romeo, Romeo. Bukan, bukan saya ga pengen nikah. Tapi Romeo, Romeo ini seolah ingin mengatakan , "kalau sudah waktunya, dan ketemu orang yang tepat, yang namanya pernikahan itu pasti akan terjadi". Jadi sok filosofis juga nih saya :p

Saya menyukai kedua karakter utama buku ini, Rosalie dan Nick. Chemistry diantara mereka rasanya pas, dialog yang lucu dan sarkastik membuat saya tersenyum dan juga tertawa bacanya. Saya sendiri merasa kalau Rosalie mirip banget sama saya. Cuek bebek sama lingkungan sekitar! Yah, saya emang hobi  berantakin kamar hanya buat diberesin lagi seminggu sekali :P. Nick juga adalah karakter pria yang bikin saya jatuh cinta! Saya ga terlalu menyukai tipikal pria "Anti komitmen", karena biasanya arogan. Tapi Nick punya nilai tambah, dia pandai urusan rumah tangga dan perhatian sekali sama Rosalie. Sudah ganteng, pinter ngurusin orang dan masak pula. Kalau saya ga suka, berarti saya aneh, hihihi. Dan Nick juga ga perfect kok. Buktinya dia masih tidak mau mengaku identitas aslinya pada Rosalie. Buku ini juga seolah ingin mengatakan, bahwa hubungan percintaan itu memang harus didasari oleh rasa percaya.

Karena Rosalie dan Nick sama - sama berdarah Italia, maka saya sudah menduga akan ada tema keluarga di buku ini, dan saya benar. Keluarga Rosalie sangat lucu, tapi juga menjengkelkan. Mama Rosalie, Maria yang menganggap pernikahan itu segalanya. Papa Rosalie yang walau terlihat diam, ternyata diam - diam selingkuh di belakang istrinya. Adik Rosalie, Annabelle, yang menurut Nick adalah versi anorexianya Rosalie dan juga drama queen. Yang waras di keluarga Ronaldi kayaknya cuma abang Rosalie, Rich dan Bibi Rose. Saya agak sedih saat baca bagian Mama Rosalie yang seolah membenarkan "perselingkuhan" saat Annabelle diselingkuhi oleh tunangannya, Johnny. Seperti dialog Rosalie di bawah ini :

" Kalau Annabelle yang berselingkuh, Mama akan memanggilnya puttana (pelacur). Kalau Johnny yang melakukannya, Mama bilang laki - laki memang begitu? Asal Mama tahu, aku tidak bisa memahami Mama. Kalau dia berselingkuh sekarang, nanti dia juga akan berselingkuh lagi. Tapi kurasa tidak apa - apa. Tidak masalah jika kita menikahi pria paling bajingan di dunia, sepanjang kita sudah menikah dan punya anak."

Jujur, bagi saya ini adalah dialog paling menohok di buku ini, dan juga membuat saya berpikir. Mungkin ini juga alasan Rosalie enggan menikah, karena tidak mau sakit hati akibat perselingkuhan. Saya hanya berharap di buku selanjutnya, masalah keluarga Ronaldi akan bisa diselesaikan. Dan hati Mama Rosalie bisa terbuka walau harus merasa sakit nantinya akibat perselingkuhan suaminya. Selain keluarga Ronaldi, juga ada karakter lain yang membuat buku ini jadi makin menarik. Seperti Vinny, sepupu Nick yang memberinya saran tentang masalah cinta. Gina, BFFnya Rosalie yang kecil - kecil cabai rawit. Dan jangan lupa dengan anjing Rosalie, Dave yang lucu dan menggemaskan. Seandainya saya ga takut anjing, saya ga keberatan punya anjing kayak Dave ^-^. Terjemahannya sudah oke, ada beberapa typo walau ga bikin keasyikan baca berkurang. Tapi saya agak bingung. Di awal cerita Nick dibilang berusia 31 tahun, tapi kenapa di akhir usianya 32? Emang sih durasi waktu novel ini ada sekitar 3 bulan, tapi kalau ga ada adegan ulang tahun, bisa saja saya berpikir ini inkonsistensi pengarang kan? :p

Dengan terjemahan yang enak dibaca, dan tema cinta yang sudah tidak asing tapi dikemas dengan sangat menarik, Romeo Romeo adalah karya debut yang menakjubkan dari Robin Kaye. Mereka yang menyukai genre kontemporer harus memasukkan Romeo, Romeo yang selain lucu, juga memiliki banyak pesan menarik terutama tentang pernikahan, dalam daftar bacanya.

Trivia

Trivia kali ini lebih ke fantasy cast! Baiklah, di buku ini Nick yang punya darah Italia dideskripsikan bertubuh tegap, dada six pack sluuurp, dan bermata biru (saya lupa warna rambutnya apa) dan mirip Jude Law. Heh? Bukannya Jude Law ga ada Italianonya sedikit pun, dan dia British. Saya ga bisa banyangin Jude Law sebagai Nick, karena bagi saya cowok itu keliatannya tua, muka Inggrisnya juga sangat menonjol! (kayak saya tau aja muka Inggris kayak apa). Tukang selingkuh lagi, hehehe. Karena itu inilah pilihan saya buat Nick :





Pilihan saya adalah Joe Manganiello (kiri) dan Raoul Bova (kanan). Semuanya punya darah Italia, dan siapa nih menurut kalian yang cocok jadi Nick :D?  (saya berusaha cari pic yang PG-13 tapi gambar Raoul Bova  shirtless yang lagi meluk anjing itu ngingetin saya sama Nick!)


Untuk Rosalie Ronaldi yang juga Italia, di bab awal wanita itu mengingatkan Nick pada Sophia Loren. Tapi kan Sophia Loren dan tua. Saya kepikiran Monica Belluci, tapi lagi - lagi juga sudah ketuaan dan seksinya minta ampun. Jadi ini pilihan saya buat Rosalie :

Namanya Asia Argento, dan menurut saya sih cocok kok jadi Rosalie dengan tubuhnya yang juga curvy tapi tetep cantik dong ;).

Source Pic : click here, here, and here


Favorite Quote 

"Oh ya, kau menjadi sang Dominick Romeo, pastilah banyak wanita yang  lari menghindarimu. Itu pasti sangat sulit. Mungkin sebaiknya kau mengganti namamu menjadi Dr. Hannibal Lecter. Mungkin itu membantu.

Rating Cerita





Sensualitas

Adegan olahraga tempat tidurnya lumayan eksplisit. Jadi mending dibaca sama mereka yang beneran udah gede (seengganya 21 tahun ke atas). BTW, adegan intim pertama antara Nick dan Rosalie cukup bikin saya ketawa. Bukan karena lucu, tapi ada terjemahannya yang bikin saya ga berhenti ngikik. No offense buat penerjemahnya, tapi saya bisa bayangin muka dia merah padam pas nerjemahin itu, hihihihi. Dan akhirnya saya nemu kata favorit saya disini, "menggelenyar" :)).

Jumat, 09 November 2012

Review : Lelaki Terseksi Di Dunia oleh Julie James

Judul : Lelaki Terseksi di Dunia
Judul Asli : Just The Sexiest Man Alive
Pengarang : Julie James
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal : 440 halaman
Diterbitkan pertama kali : 9 November 2011
Format : Paperback
Target : Dewasa
Genre : Contemporary Romance
Bahasa : Indonesia
 
Status : Pinjam teman (thanks to Mbak Dian Aesha)
Website : Julie James

Review in other site : Goodreads

Sinopsis  

Ketenangan Taylor Donovan tak pernah terusik. Di ruang sidang, ia tak pernah membiarkan pihak lawan membuatnya gugup. Dalam kehidupan pribadi, ia tak pernah membiarkan pria mana pun membuatnya terguncang-termasuk perselingkuhan mantan tunangannya.

Jadi ketika ia ditugasi membantu ‘Lelaki Terseksi Di Dunia’ versi majalah People mempersiapkan peranan dalam film thriller hukum laris barunya, ia menolak terjatuh dalam pesona sang playboy Hollywood tersebut. Bahkan meski aktor itu adalah Jason Andrews.

Editor’s Note
Lucu, cerdas, dan tentu saja ... romantis!

Review


Saya punya kecenderungan. Dimana jika ada suatu buku yang penggemarnya buanyaaak dan kasih bintang 4 atau 5 atau 7 atau yang pokoknya bagus banget kata mereka, saya malah berpikir sebaliknya. Oke, ga semua buku kok. Tapi kok kejadian sering banget ya? Apa saya bukan mainstream? Ini juga yang saya rasakan saat membuka halaman pertama "Lelaki Terseksi Di Dunia". Karya debut dari Julie James, yang dulunya selain pengacara juga penulis nafkah film. Maka jadilah LTDD ini (saya singkat aja daripada kepanjangan). Banyak yang menyukainya, menganggapnya lucu dan fresh. Menggabungkan dunia hukum dan Hollywood, dua dunia yang bertolak belakang tapi juga saling berhubungan. Harusnya ini bikin saya tertarik kan? Awalnya sih, iya. 

Jadi cerita LTDD ini berawal dari kisah seorang pengacara sukses Taylor Donovan yang pindah dari  Chicago ke Los Angeles untuk meniti karir. Di saat sedang mempersiapkan kasus gugatan pelecehan seksual dari suatu perusahaan pada karyawannya, Taylor dipanggil oleh sang bos, Sam yang memberinya tugas yang tak pernah dipikirkan Taylor sebelumnya. Taylor harus membimbing aktor yang disebut - sebut sebagai "Lelaki Terseksi di Dunia" (versi orang Amrik tentu), yaitu Jason Andrews yang sudah menyandang titel itu selama tiga kali berturut - turut. Film baru Jason mengharuskan pria itu berakting menjadi pengacara, dan Taylor diharapkan bisa membantu akting Jason senatural mungkin. Tugas yang mudah bagi Taylor yang bersifat kuat, walau dia jengkel kenapa harus dirinya. Pertemuannya dengan Jason pun tak berjalan mulus, karena Jason milih mangkir dari janji temu dan main judi di Las Vegas. Tapi setelah mereka bertemu, Jason menyadari bahwa Taylor adalah satu - satunya wanita yang tidak mempan dengan pesonanya.

Dimulailah latihan akting Jason sebagai pengacara sembari dibantu Taylor yang juga merevisi naskah. Dari situ juga Taylor mengenal dunia Hollywood dengan segala kegemerlapannya. Meskipun jengkel dengan Jason dan begitu juga sebaliknya, mereka jadi mengenal satu sama lain lewat dialog - dialog mereka yang saya akui cukup lucu dan cerdas. Walau akhirnya tertarik, baik Taylor dan Jason sama - sama memendam perasaan. Jason bahkan sengaja membuat cemburu Taylor, dengan menggandeng Naomi Cross, lawan mainnya. Padahal itu aslinya hanya pura - pura. Taylor pun malah kencan dengan Scott Casey, aktor Australia yang menganggap Jason cuma pria tua yang eranya harus sudah selesai. Di satu sisi, Taylor terancam terekspos ke media karena paparazzi pernah mendapatkan foto dirinya yang tak sadar ingin mencium Jason saat mereka di Las Vegas. Walau identitasnya tak ketahuan dan membuat dia dinamai "Wanita Misterius" tapi Taylor takut jika terungkap identitasnya, juri dan hakim yang mengusut kasusnya akan menganggapnya tidak kredibel. Saat Taylor mengalami kecelakaan mobil, saat itulah mereka menjadi dekat kembali. Tapi Taylor yang pernah terluka, walau tak dia perlihatkan, karena mantan tunangannya yang selingkuh masih tak mau mengakui perasaannya pada Jason? Sanggupkah Jason sebagai lelaki terseksi di dunia meyakinkan Taylor untuk memilihnya? Apakah dibutuhkan lebih dari keseksian dan ketenaran sebagai aktor untuk membuat gadis itu menjadi miliknya?

Bagi saya, LTDD ini tidak jelek, tapi juga bukan buku yang membuat saya ingin membacanya lebih dari satu kali. Julie James bukan pengarang baru bagi saya. Jauh sebelum Elex menerbitkan LTDD, saya sudah baca karyanya dari seri Attorney/FBI, A Lot Like Love (disini diterjemahkan jadi "Serasa Cinta".) Saya sendiri waktu itu suka baca A Lot Like Love karena tante Julie menulis seorang karakter wanita kaya tapi tidak menyebalkan layaknya orang kaya, contohlah si Paris Hilton. Inilah yang membuat saya punya ekspektasi saat membaca LTDD, semoga saja sebagus A Lot Like Love. Sayangnya, saya harus kecewa.

Pertama, dari segi cerita sendiri saya sudah merasa ke"lebay"annya, terutama dari sisi Jason Andrews. Saya jauh lebih suka membaca saat Taylor menjadi pengacara, jadi saya bisa tahu proses di ruang sidang seperti apa. Walau tentu saja tidak bisa dijadikan patokan. Sebaliknya, gambaran Hollywood di buku ini membuat saya berulang kali mendengus, dan ketawa yang lebih ke arah nyindir aja. Saya suka kok pas baca buku, terus si pengarang memasukkan tokoh yang benar - benar ada ke dalam bukunya. Tapi itu kalau di buku historical fiction. Bayangkan saja gimana saya bolak balik memutar mata saat pengarang menyebut nama artis yang masih hidup sampai saat ini. Mulai dari Kate Beckinsale dan Eva Green, sutradara terkenal Steven Sodenberg. Belum lagi bandingin si Jason Andrews sama George Clooney dan Brad Pitt. Lalu penyebutan barang - barang branded mulai mobil, perhiasan, cottage, delele. Oke, mungkin biar aura Hollywoodnya kerasa. Tapi saya akui, saya ga terlalu suka yang kayak gini.

Bagi saya sendiri penokohan Jason Andrews sendiri sudah terlalu lebay. Kelewat sempurna, yang dari meraih Oscar, filmnya ditonton sampai enam kali, meraih gelar "The Sexiest Man Alive" sampai tiga kali. Inilah yang bagi saya merasa keseksiannya jadi tidak ada. Ditambah sikap arogan yang mungkin tante Julie ingin menggambarkan "ini loh aktor sukses, sifatnya tuh kek gini", saya jadi ilfil seilfil - ilfilnya. Tidak peduli bahwa si Jason Andrews ini digambarkan tinggi, tegap, berambut hitam dan matanya yang  biru kobalt menatap dengan tajam. Saya ngga deg - degan tuh! Mungkin karena bagi saya pria rambut hitam dengan mata biru terseksi di dunia (novel) itu cuma Roarke seorang :)) (dan juga Raphael dari novelnya Nalini Singh). Saya sulit simpati sama Jason, karena selain menjengkelkan (atau istilah saya sih, gedeg bener!), sifatnya kayak anak kecil padahal umurnya dah hampir 40!

Untunglah ada Taylor yang bagi saya cukup menyelamatkan novel ini. Saya suka dengan karakterisasi Taylor yang sebenarnya tipikal wanita karir. Dengan hati kuat tapi lebih ke keras kepala dan juga bagi orang lain mungkin arogan. Awalnya saya sempat keganggu dengan betapa dinginnya si Taylor ini, tapi dedikasi pada pekerjaannya yang membuat saya kagum. Sayangnya saya tidak merasakan chemistry antara Jason dan Taylor. Saya cukup suka dengan dialog "berantem" antara mereka yang lucu dan asyik diikuti. Beberapa bahkan membuat saya tersenyum simpul. Tapi, setelah beberapa bab saya merasa hubungan mereka jadi ga asyik aja. 

Konflik yang ada di buku ini juga sudah jamak ditemui di banyak film drama komedi. Temanya sudah klise. Membaca LTDD membuat saya seolah baca skrip naskah, alih - alih novel. Make sense, karena Julie James dulunya penulis naskah. Tapi kan dua hal itu berbeda. Klimaksnya pun terasa datar. Saya tak bisa merasakan kegelisahan Taylor dan Jason yang saling suka tapi malu mengakui. Akhir ceritanya pun yang Hollywood sekali. Untungnya karakter pendukung di buku ini seperti Jeremy, teman Jason; Val dan Kate, teman Taylor lalu kolega Taylor di kantor pengacara membuat buku ini masih menarik untuk diikuti. Masalah lain lagi adalah dari segi cover! Di buku Taylor dideskripsikan berambut cokelat gelap, seperti warna kastanye. Tapi kenapa yah, saat melihat cover, saya merasa kok tuh cewek mirip Taylor Swift? Gara - gara namanya sama - sama Taylor? Saya sarankan sih bagian cover harusnya crosscheck dengan editor untuk masalah cover, karena hal ini kan fatal banget. Salah deskripsi rambut tokoh utama!

Saya jadi berpikir, apa kebanyakan baca genre paranormal romance dan fantasy membuat saya tidak bisa menikmati LTDD yang notabene adalah genre kontemporer. Tapi kemaren saya baca Playing for Keeps karya R.L. Matthewson dengan genre sama dan saya sampai guling - guling di kasur karena ga kuat nahan tawa. Bahkan buku itu jadi favorit saya. Lalu saya pun liat review teman, bahwa bagi dia buku ini adalah buku Julie James terlemah yang dia baca. Hmm, mungkin karena debut kali ya? Bagi pembaca yang suka sama cerita ringan dan ala Hollywood, dan ga perlu mikir keras, maka LTDD boleh dijadikan pilihan. Tapi bagi saya yang menginginkan lebih dari itu, saya khawatir bahwa judul "Lelaki Terseksi Di Dunia (novel)" hanyalah pemanis, secara bagi saya Jason sama sekali ga ada seksi - seksinya :)).

Favorite Quote 

"Tidak ada tangisan dalam bisbol"

Rating Cerita




Sensualitas
Hanya ada adegan ciuman saja, yang bagi saya tidak terlalu "panas" (aih!). Adegan olahraga tempat tidurnya sendiri tidak eksplisit, terjadi mendekati akhir cerita. Itu juga yang cuma "gadis itu nakal sekali.." "Jason menjadi nakal.." Errrrr :)))

Friday's Recommendation #8 (+ giveaway)

Ada istilah TGIF alias Thanks God, Its Friday! Awalnya sih saya ga ngeh kenapa juga harus terima kasih kalau ini Jumat, dulu waktu saya nganggur semua hari itu sama aja. Tapi setelah kerja full time, saya pun ngeh. Kalau Jumat itu hari terakhir kerja dimana besoknya bisa leyeh - leyeh sepuasnya. Dan bagi pengunjung blog serta mereka yang setia ikut Meme Friday's Recommendation, juga akan bilang TGIF, karena akan ada giveaway di akhir post ini, hehehe.

Bagi mereka yang baru ikut meme Friday's Recommendation (FC), silakan melihat rules yang saya posting di bawah ini :) :

1. Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini.

2. Pilih hanya 1 (satu) buku untuk direkomendasikan. Tidak boleh lebih.

3. Beri sinopsis, genre buku dan alasan kenapa kamu merekomendasikan buku itu.

4. Posting button meme (dengan gambar kucing lucu X) ) di bawah ini :



5. Blogger yang sudah membuat memenya, jangan lupa menaruh link ke blog di daftar linky di bagian paling bawah post ini, sehingga pembaca bisa blog walking.

6. Untuk pembaca blog yang tidak punya blog, bisa menulis rekomendasinya di kolom komen.

7. Bahasa yang dipergunakan terserah. Jika memang khusus blog yang menggunakan bahasa Inggris, dipersilakan menulis dengan bahasa Inggris. Begitu juga sebaliknya.


Untuk Friday's Recommendation kali ini, saya akan merekomendasikan buku ini untuk diterjemahkan :



SON OF THE MORNING
LINDA HOWARD
Genre : Time Travel
Sinopsis :
New York Times bestselling author Linda Howard captivates readers in the deeply romantic tale of a contemporary woman who unravels an extraordinary mystery from the past . . . by living it.

A scholar specializing in ancient manuscripts, Grace St. John never imagined that a cache of old documents she discovered was the missing link to a lost Celtic treasure. But as soon as she deciphers the legend of the Knights of the Templar -- long fabled to hold the key to unlimited power -- Grace becomes the target of a ruthless killer bent on abusing the coveted force. Determined to stop him, Grace needs the help of a warrior bound by duty to uphold the Templar's secret for all eternity. But to find him -- and to save herself -- she must go back in time . . . to fourteenth-century Scotland . . . and to Black Niall, a fierce man of dark fury and raw, unbridled desire. . .

Setelah melihat daftar terbit GPU yang menyertakan Heart of Fire bulan ini, dimana dulu buku ini pernah saya bahas di meme FC yang pertama, saya jadi makin semangat buat rekomenin buku - buku Linda Howard yang masih belum diterbitkan disini. Salah satu bukunya tante Linda yang menurut saya keren adalah Son of The Morning. Sebelum The Da Vinci Code menjadi hits, tante Linda sudah lebih dulu membahas legenda Kesatria Templar di buku ini yang saya pikir sih buku dengan genre time travel pertamanya. Yang membuat buku ini unik adalah tokoh utama wanitanya yang berada di masa kini dan tokoh utama prianya yang berada 700 tahun lalu di Skotlandia. 

Grace St John adalah seorang peneliti spesialis legenda Kesatria Templar dan mendapati sebuah manuskrip lama yang berkaitan dengan Holy Grail. Sayangnya penemuan itu membuat Grace kehilangan suami dan kakaknya serta harus lari menyelamatkan diri dari pembunuh suaminya. Saat berusaha menerjemahkan manuskrip itulah Grace menemukan sejarah tentang Niall dari Skotlandia, dan entah kenapa jadi terhubung dengan pria itu secara misterius. Dan 700 tahun sebelum Grace lahir, Niall yang asli juga menyadari hubungan itu tanpa tahu siapa Grace sebenarnya. 

Saya dulu agak bingung bacanya, karena ceritanya ada dua bagian yang maju mundur. Apalagi kedua karakter utamanya ga ketemu selama hampir 2/3 bagian buku. Tapi setelah ketemu, langsung "wow!". Hahaha, saya ga mau terlalu spoiler sih. Saya kagum dengan riset yang dilakukan tante Linda, meski ini hanya fiksi tapi dia berhasil membuat legenda Kesatria Templar plus Holy Grail versinya sendiri. Walau memang tidak sebagus The Da Vinci Code. Dengan gaya menulis yang asyik, penggemar Linda Howard pasti bakalan suka baca ini, dan saya harap beneran diterbitkan di Indonesia nantinya :).


Untuk review saya di Goodreads bisa diklik  disini  (pakai bahasa Indonesia kok, tenang saja ;D).

Bagi blogger yang sudah mengikuti meme Friday's Recommendation bisa membagi linknya di daftar linky di bawah ini. Jadi saya dan pembaca lain bisa blogwalking.Dan tentu saja tak lupa giveaway dong yaa :D. Untuk kali ini, giveaway ini khusus bagi para blogger saja. Maaf untuk mereka yang tidak punya blog karena jadi ga bisa ikutan, tapi kan masih ada giveaway yang lain ;). 

Dan rules untuk Friday's Recommendation giveaway ini adalah :


1. Posting meme Friday's Recommendation di blog kamu. Mulai dari hari Jumat, 9 November (hari ini) pukul 9:00 sampai dengan Sabtu besok di jam yang sama. Saya kasih toleransi mungkin ada yang baru bisa posting nanti malam. Jika meme diposting setelah batas waktu yang sudah ditentukan, akan saya anulir.

2. Setelah diposting, jangan lupa untuk menulis link blog di daftar linky di bagian bawah postingan ini. Ini untuk memudahkan saya mengecek dan mengundi siapa saja yang ikutan meme Friday's Recommendation.

3. Yang jelas sih, harus punya blog :D

Yak, itu saja. Mudah kan syarat giveawaynya? :) Akan diambil 1(satu) pemenang yang akan mendapatkan buku pilihan sebesar USD 8 (jika mau belinya di bookdepo) atau IDR 75.000. Pemenang akan saya umumkan di meme Friday's Recommendation minggu depan, yang tentunya akan ada giveaway baru lagi.

Ditunggu partisipasinya dan semoga buku yang kita rekomendasikan suatu saat bisa diterjemahkan disini ya :)

Kamis, 08 November 2012

Pick a Book Giveaway!

Saya harap semoga ga ada yang bosan saya ngadain giveaway terus ya (atau malah seneng? :)) ). Masih tetap dalam rangka blog anniversary, giveaway kali ini sifatnya biweekly, alias durasinya dua minggu :D. Sesuai dengan namanya yaitu "Pick a Book", intinya sih bebas pilih buku. Eh, mending "book choice" aja kali ya? Ah sudahlah X). Untuk giveaway ini, kamu bebas pilih buku, tapi milihnya dari buku - buku yang sudah pernah saya review di blog ini. Oke, saya akui review buku di sini ga terlalu banyak, tapi seengganya ada yang jadi pilihan kan?

Untuk syarat giveaway ini, adalah sebagai berikut :

1. Tinggalkan komen di review buku yang kamu inginkan. Judul buku yang berlaku dari semua review dan meme Friday's Recommendation yang diposting di blog sampai dengan giveaway ini berakhir. Tapi, ada pengecualian untuk buku - buku tertentu, dimana kalau kamu meninggalkan komen di review itu tidak akan saya hitung sebagai entri giveaway . Apa saja buku - buku itu? Silakan cek di bawah ini :

- Fifty Shades of Grey : Bukan karena saya pelit atau emang ga suka sama buku ini :)). Tapi karena saya akan mengadakan giveaway tersendiri yang hadiahnya buku ini. 
- Elemental oleh Brigid Kemmerer dan Immersed in Pleasure oleh Tiffany Reisz. : Karena berupa novella (cerita pendek).

Khusus untuk postingan review seri Inheritance karya Christoper Paolini, berhubung saya review 3 buku langsung (Eragon, Eldest, Brisingr), saya hanya akan memberikan satu buku saja yang bebas dipilih. Jadi tidak saya kasih tiga - tiganya :).

2. Setelah meninggalkan komen di review buku yang kamu pengen, komen di postingan ini dengan menyebutkan review buku apa  atau meme Friday's Rec no berapa tempat kamu meninggalkan komen.  Dan jangan lupa cantumkan juga email kamu. 

3. Seandainya kamu sudah pernah komentar di postingan review sebelum hari ini, itu tidak akan dihitung. Komen yang saya masukkan entri adalah komen mulai hari ini saja :).

4. Saya akan memberikan buku dalam bentuk paperback, bukan e-book. Seandainya buku yang kalian pengen adalah buku yang saya review dalam bentuk e-book, saya tetap akan memberikan versi bukunya.

5. Hanya untuk mereka yang berdomisili di Indonesia

6.  Yang mau share giveaway ini di Twitter/FB silahkan, sifatnya tidak wajib :)

Jika ada yang kurang jelas, silakan tanya :). Giveaway dimulai tanggal 8 November - 21 November 2012. Akan diambil 1 (satu) pemenang yang diundi secara random dan diumumkan pada "Pick a Book Giveaway" tahap 2 pada tanggal 22 November 2012.

Ditunggu partisipasinya ya :D.

Pic source : click here
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...