Tampilkan postingan dengan label interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label interview. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 April 2017

Perkenalkan Haditha, Penulis Genre Fantasy Klenik yang Unik!

Selamat pagi :D

Akhirnya sampai juga di postingan penghujung acara BBI #HUT6Marathon. Senang rasanya bisa berpartisipasi dalam semua kegiatan event untuk hut BBI yang ke-6 dan senang karena minimal blog ini hidup lagi :P. Terimakasih bagi teman - teman yang sudah mengikuti postingan saya dari hari Senin. Untuk hari ini, saya meminta kenalan saya, salah satu penulis genre fantasy klenik, yaitu Haditha untuk berbincang - bincang tentang karyanya.

Yuk disimak!


# Hai Haditha, silakan perkenalkan diri ke teman - teman pembaca blog Ren's Little Corner :D

Hai juga MbaRen, saya merasa terhonor diberi kesempatan nongol di blog Mba.

Buat yang belum kenal saya,  kok tau tau nongol di blog mbaren, ayo sini kenalin..  Hehe.
Saya Haditha, member PNFI (Penggemar Novel Fantasi Indonesia), domisili di Ciledug, pernah numpang lahir di Pontianak, dibesarkan di Jawa Timur kemudian merantau ke Tangerang. Gemar cerita fantasi dan mendengarkan pengalaman horor orang untuk kemudian disadur jadi cerita dan dimasukkan novel. Sekarang lagi gandrung menulis fiksi fantasi bernapaskan klenik, dan membaca karya sastra Indonesia yang Indah. Saya adalah penulis yang lagi berjuang. Doakan saya ya teman teman (ala peserta Takeshi Castle) 
Sampai awal 2017 ini sudah menyelesaikan 7 judul novel, tapi baru satu yang terbit. Doakan yang lainnya segera menyusul. 
Sapa saya di twitter: @hahahaditha

Jumat, 14 April 2017

Interview dengan Ghia dari 7th Horizon

Untuk postingan Marathon Hut BBI ke - 6 hari ini, saya menginterview Ghia, dari blog 7th Horizon. Saat tahu Ghia ternyata Noir Ciel yang dulu juga kontributor di Animonster, majalah anime dan manga yang sempat mewarnai hidup saya selama SMP dan SMA, saya seneng banget. Kami malah jadi bahas Animonster, hehe XD. Nah, yuk kenalan sama Ghia yuk :D

Halo Ghia, terimakasih karena sudah bersedia diinterview di Ren's Little Corner. Bisa perkenalkan diri? :D

Nama saya Ghia, tapi tergantung kenal dari mana, biasanya saya dipanggil entah Shiki, Kou, atau Oyabun. 

Oke, aku panggil Shiki aja deh. Soalnya tahunya dulu awalnya Shiki pas lihat di Goodreads :P. Sejak kapan Shiki mulai ngeblog dan alasannya buat ngeblog kenapa?

Saya mulai ngeblog kayaknya 2000 awal, dan karena ikut-ikutan temen-temen. Waktu itu kalau nggak salah pakai pitas. Pernah nyoba yang macam livejournal, tapi saya kayaknya lebih cocok format blog. Makanya sekarang aktif pakai wordpress.

Kenapa pakai nama 07th Horizon buat nama blognya? ~soalnya nama itu unik sih~

Nama 07th Horizon itu, kebetulan waktu saya bikin blog khusus review, saya baru beli CD Märchen-nya Sound Horizon, yang mana itu adalah CD Story ketujuh. Karena rasanya klop, saya pakai aja.

Jumat, 17 Februari 2017

BBI Share the Love 2017 - Interview with the Absurd Reader!

Masih dalam rangka memeriahkan BBI Share the Love 2017, kali ini saya dan Nova mewawancarai satu sama lain. Yuk, mari disimak interview saya sama Nova dari blog Absurd Reader :)


Ren (R): Sejak kapan Nova mulai menggemari hobi baca ?
Nova(N) : Mulai hobi baca itu dari kelas 3 SD. Waktu itu ada buku perpustakaan yang ceritanya itu sedih banget. Aku lupa sih judulnya apa Kak. Tapi aku nyesek aja gitu bacanya. Dan aku langsung mikir, kok bisa ya buku buat nyesek, hahaha. Nah, dari situ awal mula aku hobi baca, Kak. Aneh ya :D. (halah enggak kok XD!)

R: Kenapa kok blognya memakai nama Absurd Reader ? Ada alasannya kah ?
N: Awalnya sih nama blognya mau dibuat sama aja kak kayak alamat blognya, wangibukubaru. Habis bingung, mau nama apa yang bagus. Terus nggak sengaja ada teman yang bilang kalau aku ini aneh, soalnya kalau buka segel buku itu hati-hati banget, suka nyium-nyium wangi buku, terus baca bukunya mulai dari halaman terakhir pulak tuh. Nah, nggak tahu kenapa aku jadi kepikiran untuk menggunakan kata “Absurd” di blogku. Menjadi aneh untuk hal-hal kayak tadi itu rasanya keren, hahaha. Makanya aku dengan pedenya buat nama blogku jadi Absurd Reader :D.  

R: Nova kan suka baca genre romance, fantasy dan thriller. Dari ketiganya, mana yang paling banyak dibaca dan mana yang paling disuka?
N: Kalau yang paling banyak dibaca itu genre romance, Kak. Hampir separuh isi rak bukuku itu romance, hahaha. Dan yang paling disuka itu romance... hehe. Aku itu pembaca romance garis keras. Suka aja gitu baca cerita yang manis-manis jambu, bikin kesemsem, sampek pengen muntah. (sama dong kita, aku juga avid reader romance garis keras! :D)
 
R: Selain tiga genre itu, ada genre lain yang Nova suka?
N: Misteri. Aku juga suka baca buku yang genrenya misteri kak. Ngeri-ngeri sedap gitu kalau baca misteri kak... hhihi.

R: Di bio Nova di blog, Nova bilang suka baca bagian akhir buku dulu. Apa Nova ga keberatan dengan yang namanya spoiler ?
N: Aku sih sampai saat ini nggak pernah keberatan dengan yang namanya spoiler Kak. Malah jadi makin penasaran pengen baca dan pengen tahu gimana sih prosesnya makanya bisa sampai endingnya kayak gitu... hehe.

R: Wah, Nova suka spoiler, jadi kalau bahas buku sama Nova, dia ga keberatan lho sama spoiler :). Nah, sekarang suka dukanya selama menekuni hobi baca dan blogging apa saja? :D
N: Sukanya dulu nie ya. Kalau sukanya selama menekuni hobi baca, aku jadi tahu banyak tentang banyak hal, Kak. Meski baca novel sekalipun dan kalau untuk blogging, sukanya itu blogging bisa ngurangi stress... hahaha.(yep bener banget! :)) Iya serius, bagi aku blogging itu bisa ngurangi stress. Membagikan apa yang kita pikirkan ke orang lain itu menyenangkan. Sharing is Fun... :D Terus dari blogging juga aku jadi ketemu teman-teman baru. Contohnya aja BBI . Kalau aku nggak ngeblog, aku nggak akan pernah kenal yang namanya BBI. Dan aku nggak akan ketemu sama anak bebi Medan dan kak Ren dan teman-teman bebi lainnya... :D.

Kalau dukanya apa ya, dukanya itu saat orang sekitar kita berpikir kalau hobi baca kita itu kurang kerjaan, ngabisin waktu dan bahkan uang. Orangtua saya pernah nanya untuk apa buku sebanyak itu di lemari kalau nggak dibaca. Kalau ditanya gitu aku sih cuma senyam-senyum aja kak. Dan bahkan ada yang pernah bilang gini ke aku, kapan ngajinya kalau baca novel terus... disitu aku geram plus lucu kak... haha. (Duh, ini pertanyaan kepo yang ga banget deh ya, huh! :( ) Kalau dukanya ngeblog sih sama kak, orang berpikir kita ngeblog itu cuma ngabisin waktu dan main-main aja padahal kan nggak kayak gitu... hiks. *btw, jawabannya panjang amat yakkk :D*

R: Haha, santai aja Nova jawabnya panjang juga gapapa XD. Ternyata kita sama yaa, lingkungan sekitar juga kurang mendukung hobi kita. Tapi bersyukur deh ada BBI :). Next question, lebih suka mana, buku karya pengarang local atau terjemahan?
N: Suka dua-duanya. Selama jalan ceritanya menarik aku suka apalagi kalau terjemahannya nggak memusingkan... :D

R: Share pengarang favorite Nova dong :D
N: Prisca Primasari, Elsa Puspita, J.K. Rowling, Suzanne Collin, Dan Brown, J.R.R.Tolkien and many more... :D

R: Untuk karya pengarang lokal, Nova lebih suka yang genre romance atau fantasy atau thriller?
N: Kalau karya lokal masih lebih suka yang genre romance, Kak. Soalnya belum pernah baca fantasi lokal kayaknya (atau udah pernah tapi lupa ya... :D). Malah aku pernahnya baca thriller lokal Kak... :D

R: Nah, menurut Nova, saat ini perkembangan karya pengarang lokal di Indonesia bagaimana?
N: Menurutku perkembangan karya lokal di Indonesia belakangan ini cukup pesat ya, Kak. Apalagi semenjak era Wattpadlit.(yang suka banyak promo dibaca jutaan kalinya XD? #ups) Hampir tiap minggu ada saja buku baru yang keluar. 

Sebenarnya sih bagus ya karena itu artinya karya-karya lokal Indonesia semakin berkembang dan semakin banyak penulis-penulis keren yang melahirkan karyanya di Indonesia dan tidak menutup kemungkinan pembaca akan jadi semakin banyak. Hanya saja, ada juga yang terkesan ikut-ikut tren saja dan ini membuat nilai dari buku tersebut jadi berkurang. Malah ada yang harga, tebal dan isi bukunya tidak sesuai. Nah, kalau kayak gini kan, bisa jadi pembaca cukup satu kali saja mencoba karya si penulis. Padahal mungkin saja si penulis itu memiliki potensi yang besar dalam hal menulis, hanya karena kurang di gembleng jadi lahirnya nanggung... :D. 

Tapi meski begitu, tetap ada kok penulis-penulis baru yang dari karya pertamanya saja sudah mencuri perhatian. Bukan karena karyanya yang euh ya tapi karena memang kualitasnya yang bagus. Misalnya saja Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie, dia penulis baru (atau saya yang baru kenal :D) -(gapapa, aku malah belum baca bukunya, lol!) , tapi sudah melahirkan karya yang cukup banyak dan banyak yang suka dan bahkan rating bukunya di Goodreads juga bagus-bagus Kak... :D.

R: Ada ga buku karya pengarang luar negeri yang Nova pengen banget diterbitkan disini?
N: Ada kak. Semua seri dari The Lunar Chronicles karya Marissa Meyer. Kalaupun tidak semua, setidaknya Fairest dan Star Above nya aja yang diterjemahin juga gpp biar makin lengkap bacanya... :D Sama Salt to Sea nya Ruta Sepetys.

R: Menurut Nova, cover buku itu penting ga sih?
N: Kalau buat aku, cover itu penting tapi nggak terlalu. Yang penting itu blurb atau sinopsis di belakang buku.  Karena kalau blurbnya menarik, meski covernya kurang cakep pasti tetap dilirik. Apalagi untuk penulis yang baru aku kenal. Meski terkadang aku juga sering kena zonk karena terpedaya dengan blur, eh isinya nggak sesuai... haha.

R: Pertanyaan klasik niiih :D. Lebih suka buku fisik atau buku digital?
N: Dua-duanya. Buku fisik dan buku digital itu saling melengkapi satu sama lain. Kalau barang bawaan banyak dan buku nggak bisa masuk, ebook bisa jadi alternatif. Karena hampir semua orang pasti bawa gadget sebanyak apapun bawaan mereka... :D

R: Kasih rekomendasi novel – novel dari genre favorite Nova dong ^.^.
N:
Dessert karya Elsa Puspita
Love Theft Series karya Prisca Primasari
Garis Waktu karya Fiersa Besari
Purple Eyes karya Prisca Primasari <- yang ini Romance fantasy lho, Kak.. :D
Tiga Sandera Terakhir

R: Buat yang lagi suntuk atau mood bacanya turun, apa ada tips dari Nova?
N: Kalau mood baca aku lagi turun sih, biasanya aku akan cari bacaan-bacaan yang ringan yang genrenya itu favorit aku, atau coba re-read buku-buku favorit, atau foto buku-buku terus upload ke sosmed. Biasanya kan kalau mau upload, sebelumnya kan cari caption yang bagus dan yang paling bagus itu ambil kalimat dari buku yang kita foto tadi. Nah, biasanya karena aku mau cari caption yang keren untuk fotonya, mau nggak mau kan harus baca bukunya dulu. Dan akhirnya karena itu, buku yang awalnya nggak mau dibaca jadi terbaca... hehe. Selain itu coba ketemu sama teman yang juga suka baca, atau blogwalking ke blog teman-teman blogger buku. Ngelihat mereka yang tetap eksis membaca bahkan mereview buku juga bisa jadi mood booster buat kita-kita yang mood bacanya lagi turun. Semacam tertantang gitu... hehe. Itu dia tips dari aku kak... :D

Makasih banyak ya Nova, sudah meluangkan waktu buat ngejawab pertanyaan - pertanyaan saya :D. Nah, teman - teman ada pertanyaan juga buat Nova atau pengen lebih kenal dekat lagi? Jangan sungkan buat tanya ke Nova di kolom komen ya ;). 

Kamis, 25 April 2013

Close Up Interview : Meet Ana from The Cow and Her Books!

Masih dalam rangka memeriahkan ultah BBI (Blog Buku Indonesia) yang ke-dua, kali ini acaranya adalah menjahili, eh salah mewawancarai salah satu member BBI :D. Siapakah yang beruntung jadi korban, eh orang yang diwawancarai sama saya? :D 

Kenalin, Ana dari blog The Cow and Her Books yang kali ini meluangkan waktunya untuk saya tanyain macam - macam. Berhubung kami sama - sama sibuk, akhirnya interview hanya bisa lewat email. Karena kalau lewat whatsapp, malah repot nanti ^-^ . Yuk, mari disimak hasil bincang - bincang kami :D.

Sejak kapan nih Ana mulai ngeblog? Dan apa sih alasannya buat blog? 

11 Desember 2008, di sapidudunk.blogspot.com. Ini dulu misinya Cuma mau mindahin diary manual ke online aja sihh....#dangkal banget. Trus jaman dulu masih alay dengan nulis engga jadi “gag”, trus huruf gede kecil gitu..hahahahahah. Nah baru deh di tahun 2010 aku mulai mindahin review-review bukuku ke bukunyasapi.blogspot.com dan review pertamaku (kalo bisa dibilang review) ternyata adalah Deception Point nya Dan Brown.

Senin, 30 April 2012

Giveaway: Interview dengan Angelic Zaizai, penerjemah Rahasia Kegelapan

NOTE : Giveaway sudah ditutup. Trims untuk pengunjung blog yang sudah berpartisipasi :D

Giveaway yang pertama, yaitu
BBI 1st Giveaway Hop sukses, saya langsung tancap gas untuk giveaway kedua! Untuk giveaway kali ini, saya menghadirkan Angelic Zaizai, salah satu penerjemah yang buku - buku terjemahannya sudah banyak beredar dan mendapat sambutan baik. Yup, siapa sih yang ga tau The Iron King atau Perfect Chemistry? Kali ini untuk menyambut buku terjemahannya yang baru, yaitu Rahasia Kegelapan karya Gena Showalter, silakan simak hasil interview saya dengan Zaizai ya. Dan jangan lupa membaca sampai akhir interview untuk memenangkan buku Rahasia Kegelapan!

Interview dengan Zaizai, yang nama asli dan foto aslinya dirahasiakan ini (hehehe!), sudah saya rencanakan sejak lama. Hanya karena kesibukan kami berdua, agak sulit menemukan waktu yang pas. Di luar interview ini, saya dan Zaizai sebenarnya sudah saling sering ngobrol tentang banyak hal, terutama dunia penerbitan. Karena itu saya senang sekali Zaizai mau meluangkan waktu untuk diinterview. Berhubung kami juga cukup dekat, jangan heran kalo interviewnya sangat santai sekali ^_^.


Kapan nih ZaiZai mulai menerjemahkan? Dan buku apa yang pertama kali diterjemahkan :D?

:"> pipi memerah Hmmm... pertama nerjemahin resmi sekitar akhir tahun 2010, kalo cuma coba-coba nerjemahin sih udah lama, tiap nemu buku bahasa inggris yang gw suka, dan ga ada terjemahannya suka iseng diterjemahin sendiri meski paling cuma satu bab hehehe.
Paling serius sih waktu iseng nerjemahin Vampire Academy, duet dengan Mery. Trus setiap minggu diposting di sebuah forum, dan banyak yang bilang bagus, lumayan bikin percaya diri.Buku terjemahan pertama terbit, Iron King - Julie Kagawa, sayang lanjutannya belum ada kabar :(

Eh iya nih, kabarnya lanjutannya Iron King masih belum jelas aja :(. Tapi ya sudahlah, back to the topic. Sudah berapa buku yang diterjemahkan Zaizai?

Sampai sekarang yang diterjemahin ada 12 buku, tapi baru lima yang terbit (untuk judul dan cover, ada di postingan ini)


Waw, sudah banyak juga ya! :O Terus, ceritakan dong sejarahnya Zaizai pas awal mula menerjemahkan, gimana sampai "tercebur" di dunia penerjemahan?

Ini maksudnya nerjemahin buku kan? (ya, iya lah -_-")
Emang awalnya udah pengen nerjemahin, gara-gara sering baca buku terjemahan, trus dalam hati ngerasa kaya'nya enak deh nerjemahin. Baru benar-benar nerjemahin pas ga sengaja di goodreads lihat pengumuman satu penerbit nyari penerjemah karena yang lain dan kebetulan bukunya emang menarik, jadi gw pm aja penerbitnya sambil ngasi contoh terjemahan. Asli itu pedenya setengah mati, padahal kan belum pernah nerjemahin hehehe.Trus ternyata penerbitnya suka, jadilah dikasi kepercayaan nerjemahin Iron King itu
duh senangnyaaa...

Aww, senang sekali pasti ya ^_^. Apalagi Iron King juga disukai banyak pembaca. Lalu kenapa memutuskan untuk menjadi penerjemah? Adakah sesuatu yang memotivasi Zaizai untuk menjadi penerjemah?

Memutuskan sih enggak ya. Sampai sekarang nerjemahin itu masih hobi, yang menghasilkan hahaha. Jadi ya motivasinya karena emang suka aja nerjemahin

Hobi yang pastinya menghasilkan duit dong ya ;). Hambatan apa saja yang didapat pas nerjemahin suatu buku?

Hambatannya sih bisa dibilang ga banyak, cuma susah ngatur waktu aja, mau ga mau dikejar deadline juga, meski rata-rata deadline dikasi cukup lama.Juga kalo dapet adegan 'ehem-ehem' naah itu rada susah


Ehhh, apa itu adegan "ehem - ehem"?? Hihihihihi! (ngakak guling - guling). Oke, uhuk, ada prefer genre- genre yang diterjemahkan? untuk genre favorit Zaizai , genre yang seperti apa yang paling excited banget buat diterjemahin?

Paling demen sih fantasi, tapi bukan high fantasi karena itu butuh ngekhayal kelas tinggi juga. Drama YA juga suka, tapi sejauh ini baru dapat kesempatan satu kali nerjemahinnya *ada yang mau ngasi? wink2*. Paling susah itu sebenarnya nerjemahin genre paranormal romance. Lumayan seru sih, cuma pas bagian romance-nya suka ga tahan. Bacanya enak nerjemahinnya susyeeh, huahahaha


Hahaha, pasti meringis ya, pas nerjemahin romance ^_^. Selama ini saat menerjemahkan, buku apa yang menjadi favorit? Terus ada tokoh yang difavoritkan atau malah bikin sebeeel banget pas nerjemahin?

Semuanya sih suka, secara terjemahan sendiri, jadi ada ikatan batin gitu, cieee..Tapi kalo yang paling favorit, serial Iron Fey.. Suka sama ceritanya, suka sama tokohnya, suka sama cara cerita pengarangnya. Jadi pas nerjemahin berasa terbawa sama ceritanya.
Tokoh favorit Pangeran Ash dari Istana Gelap :"> pipi memerah (ow, saya juga suka Pangeran Ash :">)
Yang bikin sebal juga ada loh, bukunya belum terbit, jadi ga usah disebut. Tapi pas nerjemahin si tokoh itu, gw sambil ngomel-ngomel, emosi jiwa banget dah.. huahahaha


Wew, jadi penasaran sama siapa yang bikin sebel ;P. Dari Zaizai sendiri adakah semacam list apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan penerjemah?

waduuh apa yah.. karena masih baru, jadi gw sendiri masih belum tau benar aturan mainnya hahaha, mungkin ntar dikau wawancara penerjemah yang senior aja, gw sendiri pengen tau soalnya :D. Kalo yang ga boleh, imho sih, jangan nekat pake google translate.Benar-benar big no no.. pasti ketahuan, dan bisa-bisa kita masuk daftar hitam penerbit, sayang kan...

Haiss, pakai google translate!! Sepertinya saya tahu ada beberapa buku yang terjemahannya model - model pakai google translate (ups!). Untuk ke depannya akan menerjemahkan apa?

Baru kemaren ini nyoba ngedit dan ngeproofreader suatu buku. Sekarang nerjemahin lagi, genre-nya agak-agak chiklit gitu, pengalaman pertama lagi deh :)

Tiap ganti genre jadi pengalaman pertama ya :D. Pas dapet buku "Rahasia Kegelapan" ini, yang menarik dan menyulitkan pas menerjemahkan buku ini apa?

Menarik karena ini pengalaman pertama nerjemahin genre paranormal romance, awalnya dikasi buku lain dengan genre sama oleh penerbitnya, tapi karena belum pernah, gw minta yang ga terlalu susah, jadi dikasi ini. Belum pernah nerjemahin cerita pendek dan wawancara, jadi seru aja ngerjainnya, pas nerjemahin wawancara Will dengan para Penguasa, gw malah sambil ngakak-ngakakwawancara sama penulisnya - ya ampun Gena itu kocak amat

Yang sulit, seperti udah dibilang di atas, adegan percintaannya itu. Genrenya aja paranormal romance - jadi romance-nya itu ya ampun detail sangat, bikin kepala panas huahahahaha.Jadi gw beli semua seri buku ini yang sudah diterjemahin buat referensi, dan amat membantu :)

Yang terakhir nih :D, kasih saran dong buat teman2 yang mau dan akan melamar jadi penerjemah.

Karena gw juga masih junior, jadi ini berdasarkan pengalaman gw aja ya. Mungkin yang senior punya pengalaman beda. Menurut gw mau jadi penerjemah itu
1. Harus suka baca buku
2. Sering baca buku terjemahan, buat nambah kosa kata dan dapat gambaran terjemahan seperti apa yang disuka para penerbit
3. Rajin latihan nerjemahin. Jadi ga mentang-mentang bisa bahasa inggris trus nganggep bisa nerjemahin. Bahasa indonesia itu menurut gw lumayan susah, kalo ga biasa nerjemahin ntar malah jadi kaku
4. Temenan sama akun penerbit di media sosial, soalnya sering diumumin lowongan penerjemah di sana. Trus pede aja ngelamar kalo merasa mampu
5. Disiplin, karena pekerjaan ini ada deadline-nya. Jadi sebisa mungkin harus selesai tepat pada waktunya. Kasian kan penerbitnya nunggu2 bukunya selesai diterjemahin..

hmmm apa lagi ya.. kaya'nya cuma segitu yang kepikiran *dijitak*


Dan terimakasih buat Zaizai atas interviewnya! :D Tenang saya tidak akan sampai dijitak kok :)). Zaizai ini emang orangnya menyenangkan lho, teman - teman. Kalian bisa menemuinya di Goodreads atau follow Twitternya di @angelic_zaizai . Nah sekarang buat giveawaynya, siapa yang mau buku ini ?


RAHASIA KEGELAPAN - GENA SHOWALTER

Tiga kisah dari dunia lain karya master paranormal romance... dan bonus panduan Lords of the Underworld!


THE DARKEST FIRE
Sebuah prekuel dari Lords of the Underworld
Geryon adalah Sang Penjaga Neraka, lebih monster daripada pria. Kadence adalah Dewi Penindas, lebih malaikat daripada perempuan. Bersama-sama mereka akan memasuki api pertempuran melawan segerombolan makhluk penguasa yang berbahaya--dan menemukan gairah sebagaimana yang lain.

THE AMAZON'S CURSE
Sebuah kisah dari Atlantis
Zane, seorang prajurit vampir garang, telah diperbudak oleh Bangsa Amazon. Nola, prajurit cantik Bangsa Amazon, telah dikutuk dengan secara gaib. Sekarang, kedua musuh yang keras kepala itu harus mengatasi masa lalu yang menghantui mereka dan merengkuh cinta yang dapat membebaskan mereka....

THE DARKEST PRISON
Sebuah kisah dari Lords of the Underworld
Sekli peristiwa, Atlas, Dewa Kekuatan Titan, adalah budak dewi Yunani Nika. Kini, ia adalah tuannya. Dan, segera kedua rival yang ditakdirkan untuk saling menghancurkan ini akan dipaksa untuk mempertaruhkan segalanya demi sebuah cinta....


Akan diambil 2 pemenang untuk mendapatkan Rahasia Kegelapan karya Gena Showalter (yang juga diterjemahkan Zaizai). Untuk memenangkan buku ini, silakan meninggalkan komentar/ pertanyaan untuk Angelic Zaizai. Jangan lupa tulis alamat email dan nama follower , baik GFC (Google Friend Connect, ada di section "Hai,kawan!") atau Networked Blogs (yang belum jadi follower, langsung join aja yah), di kolom komentar. Tidak ada alamat email dan nama follower, maka entry dianggap tidak valid. Giveaway dimulai tanggal 30 April - 7 Mei 2012 (ditutup jam 12 malam, teng!). Pemenang akan diumumkan tanggal 8 Mei 2012.

NOTE : Hanya untuk follower yang berdomisili di Indonesia

Senin, 16 April 2012

Interview : Lebih Dekat Dengan Shienny M.S (pengarang seri Ther Melian)

Sebagai salah satu event giveaway BBIst Blog Hop, saya kepikiran buat ngadain interview sama Shienny M.S Kebetulan dulu saya sudah pernah membaca karyanya di Anthologi Fantasy Fiesta 2011. Dan sudah lama juga saya tertarik dengan seri Ther Melian. Cover yang catchy, ide yang menarik dan karena saya penggemar fantasy, membuat saya mencoba mengontak Shienny, untuk melakukan interview untuk yang pertama kalinya di blog ini.

Shienny sendiri sangat baik,mau direpotkan dengan saya yang cerewet dan banyak tanya ini. Interview dilakukan via e-mail, karena kesibukan saya , jadi tidak bisa by chat, tapi Shienny sama sekali tidak keberatan. Jadi terharu saya :'). Baiklah, tanpa menunggu lebih lama, yuk kita simak hasil interview saya dengan Shienny!


Dulunya Shienny dikenal sebagai pengarang komik dengan nama Calista, kenapa sekarang memutuskan untuk menulis novel?

Yup, saya dulu emang pernah menghasilkan beberapa judul komik dengan nama pena Calista. Lalu pada tahun 2006, saat mulai fokus ke karir sebagai Dosen di Universitas Ciputra, saya memutuskan rehat menulis komik. Apalagi waktu itu saya jenuh dengan komik.

Jadi saat itu saya benar-benar berhenti membuat komik, hanya sesekali membuat illustrasi yang kemudian saya upload ke akun DeviantArt saya. Tapi banyak pembaca komik-komik saya, yang menanyakan kelanjutan dari Le Ciel. Dari sana timbul keinginan untuk menuntaskan hutang saya pada mereka.

Saya mulai menulis akhir kisah Le Ciel dalam bentuk narasi novel. Tapi akhirnya rencana itu juga terhenti karena kesibukan pekerjaan. Lama setelahnya saat terjebak di kantor sampai malam karena hujan deras, saya merapikan folder-folder laptop dan menemukan draft lanjutan Le Ciel. Saat membacanya kembali, saya berpikiran, bagaimana kalau konsep cerita ini saya gunakan untuk menyusun sebuah kisah fantasi serius tanpa tokoh jahat di dalamnya.

Berangkat dari ide itu saya mulai dengan menyusun draft awal Ther Melian.

Wow, ternyata prosesnya panjang juga :D. Sejak kapan Shienny mulai menulis?

Saya mulai menulis cerita sejak SD, walau hanya berupa catatan-catatan di buku tulis.

Ide untuk menulis seri Ther Merlian dari mana? Ada lagu atau film tertentu yang menginspirasi?

Seperti yang saya ceritakan sebelumnya, ide awal Novel Ther Melian berasal dari komik karya saya sendiri berjudul Le Ciel. Saat pertama disusun novel tersebut saya rencanakan selesai dalam satu buku. Dengan tokoh utama Vrey, Leighton, Rion yang merupakan tokoh-tokoh adaptasi dari 'kembaran' mereka di Le Ciel.

Namun waktu draft pertama selesai disusun saya merasa cerita itu terlalu 'daur ulang'. Akhirnya saya memutuskan untuk menambahkan tokoh yang bersebrangan pihak dengan Vrey dan teman-temannya, yaitu Valadin dan kelompoknya. Cerita dan karakter mereka pun terus berkembang sampai saya harus mengubah jumlah volume dari satu buku menjadi tetralogi.

Kenapa Shienny memilih genre fantasy untuk novel debut ini? Ada kemungkinan suatu saat untuk kedepannya Shienny akan menulis dari genre lain?

Saya menyukai genre fantasi sejak kecil. Saya sudah suka membaca cerita-cerita berbau fantasi sejak saya bisa membaca. Setelah itu kecintaan saya bertambah semenjak memainkan berbagai game bergenre fantasi. Game pertama yang membuat saya semakin jatuh cinta dengan elemen fantasi adalah Legend of Zelda di mesin Nintendo 8 bit. Kedepannya saya masih belum tahu, tapi saya nggak pernah menutup pintu kemungkinan. Asal menemukan cerita yang membuat saya ingin menulisnya, saya pasti menulisnya nggak peduli apa genrenya :)


Jadi ada kemungkinan Shienny akan merambah genre lain untuk karya - karyanya :D. Ceritakan dong hal – hal yang menginspirasi Shienny saat menulis novel.

Macam-macam, mulai dari novel-novel fantasi terjemahan, manga dan anime bertema fantasi, game fantasi. Saya juga suka menonton channel-channel pengetahuan seperti History channel, National Geographic, Discovery channel. Juga pengalaman-pengalaman pribadi saya ataupun orang-orang yang saya kenal.

Apa saja proses yang dialami Shienny mulai dari awal penulisan sampai novelnya terbit?

Pada akhir 2009 prototype pertama novel Ther Melian akhirnya selesai. .Saya mengirimkan prototype tersebut ke beberapa publisher, bersamaan dengan cover letter, log lines, blurb, dan synopsis.

Setelah menunggu beberapa saat salah satu publisher yang saya kirimi ternyata tertarik. Saya mulai bekerja dengan editor publisher tersebut, merevisi naskah, mendesain ulang karakter, menggambar ulang illustrasi-illustrasi bergaya komik karena mereka ingin menerbitkan Ther Melian ini sebagai Light Novel (foto kanan bawah)

Akhirnya versi Light Novel Ther Melian selesai dan sudah siap diterbitkan pada Desember 2010, namun pihak publisher tiba-tiba membatalkannya dua bulan sebelum terbit karena masalah internal publisher.

Saya mulai lagi dari awal, mengirimkan buku prototype, sinopsis, dll sampai akhirnya bertemu 'jodoh' di publisher saya saat ini, yaitu Elex Media.Proses revisi diulangi kembali, saya harus menyesuaikan naskah dan gambar dengan standar publisher. Setelah naskah dan illustrasi selesai direvisi, Ther Melian memasuki proses layout, yaitu menata semua tulisan dan gambar dalam format buku. Proses ini sempat memakan waktu sangat lama karena kebetulan kita dapat layoutter baru yang belum biasa menghandle novel, jadinya proses layout pun diulang berkali2 karena banyak kesalahan.

Akhirnya setelah proof print halaman isi dan cover selesai barulah naskah dicetak, proses ini memakan waktu sebulan di percetakan.

Jadi, itulah proses bagaimana seri Ther Melian bisa dinikmati pembaca :D. Saya baru selesai membaca Revelation dan kagum dengan bagaimana Shienny memberi nama untuk karakter. Untuk penamaan karakter, tempat, mantera dan istilah di Ther Melian dapat idenya dari mana?

Ehmm kalau untuk bahasa Elvar saya pakai conlang (bahasa kreasi sendiri). Conlangnya sendiri saya menggunakan kosakata asing seperti bahasa inggris dan latin yang kemudian pengucapannya diubah, misalnya 'Gardian' dari kata Guardian, 'Ecendius' dari Incendium yang artinya api. 'Resep' itupun nggak terlalu saya terapkan dengan baku. Prinsip saya dalam menggunakan conlang asalkan enak didengar, mudah diucapkan, dan 'cocok' dengan kata-kata yang sebelumnya sudah ada :)

Hambatan – hambatan yang dialami Shienny saat menulis novel apa aja?

Hambatan yang paling sering saya rasakan adalah para karakter nya ngambek ^^; jadi saya sudah tahu adegan berikutnya seperti apa, dan para karakter harus berbuat apa. Tapi mereka seolah ngambek da menolak bicara, jadinya dialog-dialog mereka terasa kering dan dipaksakan. Kalau sudah begitu biasanya saya paksakan dulu menulis sebanyak mungkin, biarpun hasilnya acak-acakan dulu nggak masalah. Setelahnya naskah saya biarkan sambil saya istirahat dan mencoba 'berdamai' dengan para karakter di dalam kepala. Kalau kita sudah sama-sama 'adem' biasanya kesalahan-kesalahan yang tadi dilakukan terbaca jelas dan lebih mudah revisinya.

Karakter bisa ngambek juga ya :O. Untungnya hambatan – hambatan ini tidak membuat Shienny berhenti berkarya. Bisa diceritakan ngga, kebiasaan Shienny saat menulis novel,?

Sambil menyalakan TV, atau mendengar musik. Tergantung mood dan adegan yang lagi ditulis. Yang jelas minuman wajib saat menulis adalah secangkir kopi panas ^_^

Shienny penggemar berat kopi ternyata. Saya ga sanggup lho minum kopi (info ga penting ini :p). Next! Siapa pengarang favorit Shienny? Baik dari dalam maupun luar negeri?

Pengarang favoritku rata-rata emang dari luar negri, saia khususnya suka Jonathan Stroud (Bartimaeus Trilogy) :)

Wah, saya juga suka sama si Barty lho ;D. Untuk kedepannya ini apa proyek terbaru dari Shienny?

Saya masih cinta dengan dunia Ther Melian dan segala penghuninya. Jadi saat ini saya menyusun novel lepas yang bersetting di Ther Melian. Novel ini direncanakan tamat dalam satu buku, dan bisa dibaca tanpa harus menamatkan tetralogi nya dulu. Saat ini novel tersebut sedang progress dengan editor.

Ke depannya juga masih akan ada beberapa project lagi berkaitan dengan Ther Melian

Buat fans berat seri Ther Melian, ini pasti kabar baik yang bikin excited dong. Pertanyaan terakhir nih, ada saran dari Shienny buat teman - teman yang juga ingin jadi penulis? Terutama mereka yang ingin jadi penulis genre fantasy (saya salah satunya ;) )?

Saran dari saya untuk teman-teman yang juga punya passion dalam tulis menulis khususnya genre fantasi, banyak-banyaklah membaca. Baik itu karya fantasi luar maupun lokal. Kalau kalian menemukan bacaan yang asik ataupun nggak asik , cobalah dianalisa setelah selesai membacanya. Bacalah juga review-review untuk buku yang udah kalian baca. Saya dulu juga mulai belajar bagaimana menulis dari mengapresiasi dan menganalisa.

Juga bergabungah dengan komunitas pembaca dan penulis. Di komunitas teman-teman bisa belajar dan bertukar pengalaman dengan sesama penulis. Cobalah juga mengikuti macam-macam kompetisi menulis, seperti misalnya Fantasi Fiesta yg diadakan di Kastil Fantasi. Lalu yang penting, jangan menulis untuk uang, jangan menulis untuk idealisme orang lain. Menulislah karena kamu cinta menulis, menulislah karena kamu punya cerita dan karakter yang ingin kamu bagi dengan dunia ^_^



Terimakasih untuk Shienny yang sudah meluangkan waktunya untuk interview ^-^. Jangan lupa, giveaway untuk mendapatkan buku seri Ther Melian masih berlanjut sampai tanggal 26 April. Kalian bisa melihatnya di post BBI 1st Giveaway Hop (jangan lupa juga untuk mengisi form di postingan giveawaynya ya). Untuk memperbesar kesempatan menang , silakan tinggalkan komen di interview ini atau mengajukan pertanyaan untuk Shienny M.S =).
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...