Senin, 30 Desember 2013

Review : Celebrity in Death oleh J.D.Robb

Judul : Celebrity in Death
Pengarang : J.D.Robb
Bahasa : Inggris
Penerbit : Berkley

Tebal :  372 halaman
Diterbitkan pertama kali :Agustus 2012

Format : Mass Market Paperback
Target : Dewasa

Genre : Thriller Suspense, Futuristic, Romance
Serial : In Death, buku ke-34
Web pengarang : Click here
Beli di : Periplus ; BookDepository ;   Open Trolley


#1 New York Times bestselling author J.D. Robb knows that some roles are to die for… 

Lieutenant Eve Dallas is no party girl, but she’s managing to have a reasonably good time at the celebrity-packed bash celebrating The Icove Agenda , a film based on one of her famous cases. It’s a little spooky seeing the actress playing her, who looks as though she could be her long-lost twin. Not as unsettling, though, as seeing the actress who plays Peabody—drowned in the lap pool on the roof of the director’s luxury building.

 Talented but rude and widely disliked, K.T. Harris made an embarrassing scene during dinner. Now she’s at the center of a crime scene—and Eve is more than ready to get out of her high heels and strap on her holster to step into the role she was born to play: cop.

 Review



Setiap baca novel In Death itu... rasanya kayak mau ketemu pacar bagi saya. Deg - degan, senyum - senyum ngga jelas, mikir "apakah Roarke akan tetap membuat termehek - mehek?". Bilang saya lebay, bilang saya terlalu cinta sama Roarke. Saya yakin pasti teman - teman sesama blogger, baik yang di grup WA maupun yang membaca blog ini sudah bosan saya memujinya terus menerus X). Makanya sulit bagi saya untuk menulis review tanpa harus fan-girling ke Roarke secara berlebih. Tapi, pesona novel In Death itu ngga cuma di Roarke aja kok, tapi juga kasus - kasusnya yang menarik untuk diikuti. Dan tentunya tokoh utama seri In Death sendiri, Eve Dallas.

Kali ini tante Robb is back to the basic. Setelah selama dua buku berturut - turut pembaca diberitahu siapa pelaku kejahatan sebenarnya dan upaya Eve dalam menangkap pelakunya, kali ini berbahagialah karena pelakunya baru ketahuan menjelang akhir cerita :D.

Kasus di Celebrity in Death kali ini cukup unik. Why? Karena Eve mendapati dirinya menjadi pusat perhatian Hollywood, dimana kasus yang dia pecahkan di buku Origin in Death (buku #21) dan dibukukan oleh Nadine Furst -wartawan yang setia ngikutin Eve demi berita- dengan judul The Icove Agenda, difilmkan. Eve tentu saja merasa ngeri melihat Marlo Durn, aktris yang memerankan dirinya dengan begitu mirip , baik dari wajah maupun tingkah. Sayangnya, aktris yang memerankan partner Delia Peabody, yaitu K.T.Harris ternyata sangat menyebalkan. Semua orang di tempat syuting membenci K.T. Namun saat K.T ditemukan tewas tenggelam di kolam renang, Eve harus menyelidiki siapa orang yang begitu tega membunuh K.T dan apa alasannya.

Bersamaan dengan penyelidikan, Eve menemukan fakta bahwa K.T suka mengancam orang dan bersikap posessif. Dia bahkan mengancam  Matthew Zank, pemeran Ian McNab (pacar Peabody) agar kembali padanya, dan berniat membocorkan affair Zank dan Marlo. Padahal pihak produser sendiri sudah mempersiapkan Marlo untuk terlihat mesra dengan Julian Cross, yang merupakan pemeran Roarke. Walau believe me, tentu aja Roarke jauuuh lebih keren daripada Julian xp. K.T ternyata juga posesif terhadap Julian, dan mengancam akan membocorkan masa lalunya pada media. Semua pemeran film, dan juga orang di tempat syuting punya alasan yang kuat untuk membunuh K.T, membuat Eve cukup kesulitan untuk menebak siapa pelakunya. Dan ketika korban kedua muncul, saat itulah Eve harus berpacu dengan waktu sebelum si pembunuh mengincar orang lain yang tidak berdosa untuk dibunuh.

Hmm.. saya agak kecewa, karena Roarke kurang banyak perannya disini :'( . Walau tiap adegan yang ada Roarke tetep bikin saya deg-degan dong <3 . Yang menarik disini adalah peran Eve dan Peabody. Jika di buku sebelumnya yaitu New York to Dallas, Peabody kurang banyak disorot, maka sekarang fans Peabody boleh senang. Saya suka sama dua orang ini, dimana Peabody ga segan - segan menggoda Eve dan Eve juga ganti ngancam. Senang rasanya melihat dua orang yang dulunya bener - bener atasan dan bawahan, sekarang menjadi kayak teman dan partner yang seimbang :). Disini juga Peabody cukup kesulitan dalam menangani kasus, karena aktris yang mati itu kan mirip banget sama dia, dan dengan beraninya memakai identitas Peabody untuk memeras orang. Fans pasangan Peabody dan McNab juga bakalan seneng karena akhirnya dua orang ini mulai menunjukkan keseriusannya. Walau tentu saja masih lama kalau kita pengen liat mereka menikah. Kayak Eve bakal ngijinin aja :P

Dunia selebriti disini juga dijabarkan dengan bagus sama tante Robb. Sex, kekuasaan, ketenaran, skandal semua digeber abis, sehingga kesannya emang rada drama sih. Kasusnya juga lumayan berbelit - belit, membuat saya jadi semangat buat nebak - nebak siapa pelaku sebenarnya, yang cukup bikin surprise juga pas tahu. Roarke sendiri lebih kayak di belakang layar, seperti biasa men-support Eve dari belakang. Ada adegan yang lucu, saat Julian meniru aksen Roarke dan bahkan mencium Eve, bikin Roarke cemburu. Sungguh, saya suka kalau Roarke cemburu (dan apa yang terjadi setelahnya XD) . Disini tidak terlalu banyak konflik antara Roarke dan Eve, dimana Roarke seakan menjaga jarak karena khawatir dengan Eve. Tapi ada yang romantis sekali bagi saya, saat banyak orang yang menganggap kalau Roarke itu "perfect" dan Eve menganggap sebaliknya. Dan juga saat Roarke membagi pengalaman masa lalunya dengan Eve. Trivia - trivia kecil inilah yang bikin saya makin kagum sama pasangan ini :).

Tidak ada tokoh baru lagi di seri In Death, dan kita akan menemui tokoh - tokoh lama seperti Mavis, Nadine Furst, Dr Mira, Dr Morris, Captain Feeney, Komandan Whitney,  dll. Yang fans In Death pasti sudah kenal sama mereka deh :D. Tentu saja, jika pembaca ingin membaca buku ini, kalau menunggu edisi terjemahan pasti bakal nunggu sekitar 3-4 tahun lagi. Dimana akhir tahun ini masih sampai buku ke 19 yaitu Vision in Death. Maka jika setahun keluar 4-5 buku ya.. beneran 3-4 tahun. Jadi harap sabar ya. Atau jika tak sabar, silakan pesan di toko buku online. Bahasa Inggrisnya sendiri gampang diikuti kok :).

Note : Jika ingin tahu dimana bisa beli buku In Death yang pertama, silakan hubungi saya via e-mail ya hehehe. Dan satu lagi, ngga ada ebook terjemahan untuk In Death (setau saya sih).

Verdict?

Ngaku fans In Death? Ngga lengkap kalau belum baca buku ini pastinya. Apalagi kalau kamu sama tidak sabarnya dengan saya. Karena setiap tahun keluarnya cuma dua buku, dan banyakan hardcover, maka saya biasanya nunggu versi paperbacknya saja :D. Oh ya satu lagi, ngaku fans Roarke? Salam dulu ya sama saya, ketua fans clubnya Roarke (kayak ada aja :P)


Favorite Quote

"...if somebody doesn't call me a bitch once a day, I figure I'm not doing my job.”

Rating Cerita





Sensualitas 


Tentu ada adegan ranjang, tapi sudah lama tante Robb menuliskannya dengan tidak eksplisit (seperti ada penjabaran alat kelamin dsb). Walau gitu, tetep lumayan bikin kipas - kipas kok XD

8 komentar:

  1. halo...halo... ;)))

    hmm... ini menurutku lho ya ren, kalo orang bikin cerita, terus ceritanya itu dibikin cerita lagi, kok kayaknya agak2 gimana.... gitu ya??? hehehe kesane kok kurang ide. ini pendapat pribadiku lho.. jangan kau lempar sendal ;p *terus kabur*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya karena difilmkan kah? Benernya sih bukan karena kurang ide, tapi disini memang mau ngebahas sisi gelap Hollywoodnya :). Kasusnya Eve yang difilmkan disini pas itu emang skalanya nasional dan gede-gedean (masalah kloning) makanya dibukuin sama wartawan yang juga temennya Eve

      Hapus
    2. ooohhh... aku kan belum baca masalahe, hehehe... jadi penulisnya emang pengen menggambarkan "saking hebohnya terus tokohnya kepikiran buat bikin filmnya" gitu ya?

      Hapus
  2. Iya, sampai bosan saya liat Ren terus muji2 Roarke. Emang apa sih kurangnya aku kalao dibandingin Roarke? *ditendang Ren dr atas KRL

    BalasHapus
  3. ya ampun Ren, seri ke-34? *pingsan

    BalasHapus
  4. Yaampun seri ke-34??? >.< Huwaaaaaaaa.....


    Eve belum hamil ya?????

    BalasHapus
  5. seri ke 34 ya.. makin ngeper ni buat ngumpulin serialnya dr awal ._.

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)