Jumat, 29 Juni 2012

Review : Dracula, My Love oleh Syrie James

Judul : Dracula My Love
Judul Asli : Dracula, My Love - The Secret Memoirs of Mina Harker
Pengarang : Syrie James
Penerbit : Bentang Pustaka 
Tebal : 570 halaman
Diterbitkan pertama kali : Februari 2011Format : Paperback 
Target : Dewasa
Genre : Gothic Romance
Bahasa : Indonesia
 
Status : Punya sendiri
Website Pengarang: Syrie James


Sinopsis


"Aku telah melewatkan malam-malam sunyi selama ratusan tahun. Aku mencari sosokmu, tapi yang kutemui hanyalah hembusan angin. Aku bisa saja menekankan dalam-dalam taringku ke lehermu dan membawamu masuk ke duniaku, mengubahmu seutuhnya menjadi salah satu dari kami. Namun bukan itu yang kumau. Aku menginginkan jiwamu yang suci, hatimu yang dulu pernah, dan akan selalu, jadi milikku."

Tak seorang pun pernah tahu, betapa menderitanya Count Dracula didera kerinduan selama ratusan tahun terhadap wanita yang sangat dicintainya. Jika kini takdir memberinya kesempatan itu, salahkah bila dia melakukan apa pun untuk menggapainya, termasuk membunuh? Tak seorang pun peduli tentang itu, kecuali Mina. Dalam catatan rahasia inilah Mina akan menceritakan semuanya.

Terinspirasi dari novel klasik terkenal Dracula karya Bram Stoker, Dracula My Love menyajikan kisah cinta romantis sepanjang masa.


Review
Semua orang setidaknya tahu dengan Dracula karya Bram Stoker, yang mempopulerkan makhluk malam nan mengerikan yaitu vampir. Walaupun misalnya belum baca pun, pasti tahu film Dracula besutan Francis Ford Coppola pada tahun 1992, dimana kita bisa lihat wajah unyunya Mas Nunu aka Keanu Reeves. Atau yang masih baru - baru ini (ga terlalu sih), pasti tahu film Van Helsing yang bikin saya suka sama Hugh Jackman. Di semua media itu (kecuali Van Helsing), diceritakan Dracula merayu dan menghipnotis Mina Harker untuk menjadi pasangan abadinya. Tapi bagaimana kalau sebenarnya Mina mencintai sang Count? Bagaimana kalau sebenarnya Mina berpartisipasi aktif dalam membantu Count berusaha membunuh suaminya sendiri dan professor Van Helsing? Semua itu ada di buku karya Syrie James ini, Dracula My Love.

Diceritakan dari sudut pandang orang pertama yaitu Mina sendiri. Dimulai dari persahabatannya dengan Lucy Westenra, kegelisahannya tentang sang tunangan yang tak kunjung datang dari Rumania, Jonathan Harker. Lalu, saat dia akhirnya bertemu dengan pria yang nantinya akan menjungkir balikkan dunianya, Mr Wagner atau Count Dracula. Sayangnya disaat Mina terpikat oleh Mr Wagner yang paham dengan dirinya, datang kabar dari Jonathan. Mina bergegas ke Transylvania, dan mendapati Jonathan menjadi setengah gila. Mereka pun akhirnya menikah di Rumania, tapi keadaan Jonathan yang kurang sehat membuat malam pertama Mina jadi hambar. Kasihan ya Mina, hehehe. Setelahnya, Jonathan dan Mina kembali ke Inggris untuk mendapati bahwa Lucy dan ibunya sudah meninggal.

Sayangnya kematian Lucy sangat janggal, dan Mina pun bertemu dengan Abraham van Helsing yang mengatakan bahwa Lucy mati karena dihisap darahnya terus menerus oleh vampir. Buruknya Lucy menjadi vampir itu sendiri! Van Helsing beserta 3 pelamar Lucy, Lord Godalming, Dr Seward dan Mr Morris terpaksa membunuh Lucy lagi. Dan Mina pun akhirnya mengetahui identitas asli Mr Wagner, yaitu sang Count Dracula. Di luar dugaan Dracula menepis semua tuduhan yang ditujukan padanya, sehingga Mina mau tidak mau percaya padanya. Mereka bahkan bertukar darah, dan terjalin hubungan telepati diantara keduanya. Di saat pertempuran antara Van Helsing, Jonathan dan yang lain melawan Dracula, Mina justru membantu Dracula dengan menipu suaminya sendiri. Mina yang terombang - ambing antara perasaannya cintanya pada Jonathan sebagai istri sahnya, dan kepada Dracula sebagai kekasih yang membuatnya bergairah, akhirnya harus membuat keputusan terpenting. Kembali pada Jonathan, atau menjadi kekasih abadi Dracula untuk selamanya?

Lebay, penuh drama, bikin saya memutar mata berkali - kali dan lebay (lagi). Itulah perasaan saya membaca buku ini. Inilah masalah saya kalau membaca novel yang diceritakan dari sudut pandang orang pertama. Kalau tokoh utamanya nyebelin, ya saya akan sebel setengah mati. Mina ini benar - benar plin-plan. Sudah bertunangan dan nikah sama Jonathan, tapi selingkuh dengan Dracula. Ya, saya ga terlalu suka sama novel perselingkuhan. Apalagi disini pengarangnya seakan mengarahkan pembaca untuk bersimpati pada tokoh Dracula. Bahwa apapun yang dilakukan Dracula itu ada alasannya. Yah, cukup berhasil sih. Tapi pada akhirnya menurut saya Dracula ini makhluk paling egois! Dia juga master manipulator yang akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkan Mina. Dracula mungkin lupa sama pepatah " bahwa cinta tidak harus memiliki".

Tidak membaca kisah asli Dracula dan cuma ngandalin ingetan pas saya nonton film Dracula dulu, membuat saya agak sulit membandingkan buku ini dengan karya aslinya. Buku ini menurut saya, patuh dengan kisah asli Dracula, dengan beberapa perubahan. Seperti Dracula aslinya adalah Nicolae, adik dari Vlad Tepes. Jadi dia bukan Vlad itu sendiri. Lalu tiga pengantin vampirnya, dibuat menjadi saudara perempuannya. Syrie James juga menyisipkan karya - karya pengarang terkenal, seperti Oscar Wilde dengan The Picture of Dorian Graynya, lalu kumpulan soneta William Shakespeare. Lalu nama pelukis dan pemusik terkenal yang bertebaran disini, bikin saya agak puyeng bacanya, terutama pas Dracula berdiskusi dengan Mina. Syrie James juga menekankan bahwa walau wanita terpelajar pun masih dianggap warga kelas dua, dan lebih lemah dari pria pada jaman itu. Walau Mina sendiri akhirnya menunjukkan keberaniannya pada saat pergi ke Transylvania dengan van Helsing untuk memburu Dracula.

Alur buku ini sangat lambat, bikin saya agak ngantuk. Dan sikap Mina yang plin - plan bikin saya pengen jedotin kepala ke tembok saking frustasinya. Terinspirasi oleh Bella Swannya Twilight atau ini cuma perasaan saya? Lalu kenapa saya bilang lebay? Yah emang bukunya lebay banget. Seperti van Helsing yang gemar bilang "aduh!". Lalu pas Mina menyesali nasibnya setelah meminum darah Dracula dengan bilang "aku kotor, kotor!". Bikin saya memutar mata, yah salahnya sendiri kenapa selingkuh! Intinya, saya bolak balik naik darah pas baca ini, hehehe. Belum lagi "frase berbunga - bunga" pada saat adegan intimnya yang ga intim. Bukannya bikin saya deg - degan, malah ketawa ngakak. Dracula My Love bisa jadi buku paling menye-menye yang saya baca. Padahal saya ini penggemar romance. Aspek gothicnya ga terlalu terasa, horrornya juga datar banget. Dan adik saya bilang buku ini mengerikan. Ah mengerikan dari mana? Kalo bikin bete sih, iya, hihihi ^_^

Walaupun dengan segala kekurangannya, Syrie James seolah ingin menyampaikan bahwa hidup penuh dengan pilihan dan kita harus bijaksana dalam memilih. Mina harus memilih antara Jonathan atau Dracula, dan apapun pilihannya, pada akhirnya dia tidak menyesal. Semua pengalamannya dengan Dracula membuatnya menjadi wanita yang lebih baik. Kalau saya jadi Mina Harker, siapa yang akan saya pilih? Jonathan atau Dracula? Well, saya ga akan milih keduanya, karena Dracula egois dan Jonathan bikin saya sempat ga puas dengan kehidupan pernikahan. Tapi, saya kan bukan Mina, hehehe.
Trivia:

Mina menulis diarinya dengan menerapkan metode stenografi. Stenografi adalah tulisan pendek dan singkat untuk mempersingkat dan mempercepat pekerjaan yang berhubungan dengan tulis-menulis. Stenografi berasal dari bahasa Yunani, Steno = singkat dan Grahein = menulis. Tulisan steno terdiri dari huruf A sampai dengan Z tapi disambung hurufnya Di Indonesia sendiri, ada misalnya seperti yang dikembangkan oleh Eliezer Karundeng. Stenografi menggunakan teknik rahasia dan bersifat pribadi. Cocok untuk Mina yang memang menyembunyikan hubungannya dengan Dracula.

Sumber : click here

Favorite Quote :

- Satu - satunya cara untuk menghilangkan godaan adalah menyerah kepadanya. Lawan itu dan jiwamu akan sakit karena mendambakan hal yang telah ia larang untuk dirinya sendiri (Dari The Picture of Dorian Gray - Oscar Wilde)

- Apakah percintaan hanyalah sesuatu yang dapat dinikmati oleh para lelaki dan wanita harus memikul penderitaan? (Mina Harker)

- Tokoh - tokoh kita... semua adalah jiwa yang menguap menjadi udara bebas... dan, seperti penglihatan maya tak berdasar.. ia akan melebur... tak menyisakan penyesalan. (Count Dracula)

Rating Cerita :
Sensualitas :

Ada adegan intim antara Mina dengan Jonathan, dan Mina dengan Dracula. Tapi tidak eksplisit, dan sangat sopan. Cuma "frase berbunga - bunga" yang digunakan untuk menghaluskannya (atau aslinya emang gitu?) bikin saya geli, he he he.

20 komentar:

  1. Wkwkwk gothic tapi lebay haduhhhh *jedotin Mina ke bantal* hahaha ternyata km suka novel perselingkuhan ya? waduh br kali ini liat review ada efek bibir sensualnya ...seger benerrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ihhhh, Dioooon. Reviewku yang ada bibir sensualnya kan juga banyak >:)). Jyah, malah ga suka banget sama novel perselingkuhan #jedotinDionkeguling

      Hapus
  2. hahha jadi bingung ini sebenernya gothic atau romance *kok ada selingkuh-selingkuhan segala*.
    sejujurnya saya belom nonton dan belom baca Dracula :malu: jadinya ngga tau juga siapa Mina itu. :3

    BalasHapus
  3. hahaha kebayang akupun pasti muter2 mata baca buku ini, karna sama Bella pun aku udah sebel setengah mati, cuman tahan baca 2 buku twilight aja =p kalo aku jadi minaaa...uhmmm...sama van helsing aja deh. lebih gahar =p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Van Helsing udah tuwir loh disini. Kalo yang versi Hugh Jackman yah, aku juga milih dia, wkwkwkwk.

      Hapus
    2. aduh itu Twilligt aku dikasih gratisan pun ngak selesai selesai dibacanya busetttt itu novel apa curcol seorang gadis ya ck ck ck

      Hapus
  4. wuh kalo ada adegan romantisnya malah jadi srrr bukan takut, hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. IMO sih, ga romantis menurutku. Malah terkesan nyebelin, hehehehe.

      Hapus
  5. hahaha kok kayaknya malah kocak bukunya, ada Van Helsing lagi nih, apakah sama dengan tokoh di film Van Helsing itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukunya ga kocak, cara menulis reviewku yang bikin kayak gitu :)).
      Kalo Van Helsingnya Hugh Jackman sih terinspirasi sama Abraham van Helsing aja.

      Hapus
  6. mwahahhaha.. ketawa ngakak baca review Ren.. :))

    BalasHapus
  7. Menarik sebetulnya baca buku yg diinspirasi dari buku lainnya, apalagi kalau di situ dikutip hal2 dari buku lain. Ngomong2, Shakespeare itu penulis yg karyanya banyak dikutip penulis lain. Di Dorian Gray, karya Shakespeare juga disebut2...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya ada yang agak aneh sih, Mbak Fanda. Settingan buku ini 1890, sementara aku liat di GR, buku The Picture of Dorian Gray terbit 1891 :/

      Hapus
  8. Bersyukur karna udah Ren Review nih novel,jadi dia gak bakalan masuk daftar Wishlist ku,hahaha..

    Thank's Ren,dua jempol deh buat Review mu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Idem...
      kemarin baru baca review ini sekilas, pagi ini baru dibaca semua. Ga jadi masuk wishlist juga :)

      Hapus
  9. katanya ini buku horor.. tapi kenapa aku ngakak bacanya, hah? ma kasih, ren... you made my day :))

    BalasHapus
  10. Untung kmrn batal ambil buku ini, wkt liat sinopsisnya sdh ragu, kyknya ini model 'twist' dari versi aslinya, kyk True Blood or Vampire's Blood bgt *buang-jauh-jauh-bukunya* Horor nan lebay ... OMG, merusak image haha.

    BalasHapus
  11. saya benci cerita perselingkuhan >,< Tapi sampulnya menjanjikan horror gothic kayaknya (pantesan mbak ren bisa ketipu) :D

    BalasHapus
  12. taun lalu pas bentang nerbitin ini langsung penasaran, soalnya sy baca n nonton drakula, jadilah dibeli dan ternnyata aga kecewa. Dari cerita aslinya-pun sy ga nge-fans banget ama karakter mina, dan buku ini bikin sy ilfil ama mina (bukan hanya mina, tapi juga bikin sy jadi ga suka sama karakter2 lain).

    lebih terhibur baca review-mu ren. hehehe...

    BalasHapus
  13. walah. tadinya mau baca. mumpung gratis. haha. lalu, incer goodreads buat cari review bagus dan langsung nemu reviewnya mbak ren yang bikin males baca buku ini. cewek menye menye. benci dah. benciiii. *nggak jadi baca deh*

    BalasHapus

Saya menghargai setiap komen/opini yang diberikan. Silakan untuk tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)
Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).
Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.
Terimakasih sudah mau mengunjungi dan meninggalkan komentar di blog saya :).


I value your comment/opinion. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.
I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).
Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.
Thank you for your visit and comment :).

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)