Selasa, 13 November 2012

Review : Romeo, Romeo oleh Robin Kaye

Judul : Romeo, Romeo
Judul Asli : Romeo, Romeo
Pengarang : Robin Kaye
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tebal : 488 halaman
Diterbitkan pertama kali : 18 Juni 2012
Format : Paperback
Target : Dewasa
Genre : Contemporary Romance
Seri : Domestic Gods
Buku ke : 1 (satu)
Bahasa : Indonesia
 
Status : Pinjam teman (thanks to Mbak Dian Aesha)
Website : Robin Kaye

Review in other site : Goodreads

Sinopsis  

Rosalie Ronaldi tidak bercita-cita untuk berumah tangga..

Hal yang dipedulikannya hanyalah karir, sehingga dia mampu bertahan hidup hanya dengan makanan siap saji dan minum martini, membiarkan sepatunya berada di bawah meja makan, dan pakaiannya berserakan di atas sofa. Nick Romeo adalah fantasi setiap wanita-tinggi, berkulit gelap, tampan, kaya, sangat hebat di ranjang, DAN dia suka memasak serta bersih-bersih rumah... Nick menginginkan seorang wanita yang mandiri, tapi ketika bertemu Rosalie, hal yang diinginkannya justru mengurus wanita itu.

Tidak lama berselang, dia pun membersihkan apartemen Rosalie, mengisi kulkasnya, dan mengadopsi anjingnya... Lalu, apa masalahnya? Hanya masalah kecil tentang salah duga soal identitas, pencurian korporat, masa lalu yang tersembunyi di penjara anak-anak, dan satu keluarga besar Italia yang suka ikut campur dan membuat tak nyaman...

Editor’s Note
- Lucu, romantis, menghanyutkan...
- Mendapat rating bintang 4.5 di Amazon.com

Review


Skeptis. Itulah kesan awal saya baca halaman pertama Romeo, Romeo. Judul yang bikin saya mendengus awalnya. Karena yah, emang lucu sih :)). Kenapa skeptis, mungkin karena saya baru baca novel contemporary dari penerbit yang sama yaitu Lelaki Terseksi Di Dunia karya Julie James dan buku itu cuma biasa aja bagi saya. Jadinya saya ga banyak ekspekstasi. Dan memang jangan terlalu ekspekstasi, karena saya justru menyukai Romeo, Romeo saat membalik halaman terakhir buku ini!.

Rosalie Ronaldi tidak mau menikah, ataupun berumah tangga. Seorang workaholic yang kerjanya menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, menikah tidak ada dalam pikirannya. Wajar sih kalau Rosalie ogah - ogahan, selain hampir semua pacarnya idiot termasuk Joey, mantannya yang terakhir, keluarga Ronaldi yang berasal dari Italia suka ikut campur masalah Rosalie. Apalagi sang Mama yang bolak balik tanya kapan Rosalie menikah dan menuduhnya anak durhaka (bahkan pelacur!) karena tega memutuskan Joey. Jangan heran kalau Rosalie makin enggan untuk jalan di altar pernikahan. Tapi semua berubah ketika mobilnya mogok di tengah jalan, ban cadangannya tidak ada karena diambil kakaknya yang brengsek (menurut Rosalie) Rich, dan bertemu dengan pria tampan berbaju montir tapi seolah baru keluar dari majalah GQ.

Dominick "Nick" Romeo, juga tidak percaya dengan pernikahan. Menganggap nama "Romeo" adalah kutukan, Nick yang tidak ingin bernasib seperti ayah dan leluhurnya yang suka mencampakkan wanita berubah menjadi pria anti komitmen. Di usianya yang 31 tahun, Nick punya segalanya, dia adalah pemilik Romeo's, dealer mobil terbesar di Brooklyn.Tapi prinsip "anti komitmen" dan "lebih baik berteman saja"nya ini berubah setelah bertemu Rosalie yang mencak - mencak karena mobilnya mogok. Rosalie tidak sadar kalau Nick yang ditemuinya adalah bujangan paling dicari di Brooklyn dan Nick menyadari dengan ngeri kalau Rosalie adalah adik Rich, orang yang membuatnya masuk penjara anak - anak gara - gara Nick meniduri pacar Rich saat umur 15 tahun. Walau begitu Rosalie yang tidak seperti wanita kurus bak lidi yang dikencaninya, menarik hati Nick. Maklum, Rosalie yang punya darah Italia memang memiliki tubuh yang molek dan tinggi semampai. Siapa juga cowok normal yang ga mau? :P

Dan dimulailah hubungan "no string attached" antara Nick dan Rosalie yang dipanggilnya "Lee". Nick tidak memberitahu siapa dirinya sebenarnya dan walau Rosalie sudah tahu kalau Nick adalah Dominick Romeo, dia tidak pernah menyinggungnya. Ini cuma hubungan anti komitmen dan suka sama suka kan? Tapi, kenapa yah di awal kencan mereka, Nick dan Rosalie sudah ciuman dengan ganas sampai Vinny, sepupu Nick bengong lihatnya? Kenapa yah, si Nick kok malah kalang kabut ketika Rosalie menderita pneumonia bahkan sampai mengusir mama Rosalie, gara - gara marah Rosalie mengencani Nick yang menurutnya cafone alias binatang? Nick bahkan sampai rela mengurus Rosalie yang sakit, mengurus anjingnya Dave, bahkan membersihkan rumah Rosalie yang kayak kapal pecah. Rosalie ternyata selain workaholic, juga tipe cuek bebek dengan apartemennya. Dan Nick ternyata hobi beberes rumah dan mengurus orang. Pasangan yang klop,kan? Lalu kenapa yah, dua orang ini masih saja menyangkal perasaan antara mereka? Ah, cinta emang urusan yang sulit, apalagi kalau sudah menyangkut ke pernikahan. Dan ketika Rosalie mengira bahwa Nick memanfaatkannya untuk mengambil alih Premier Motorcars, perusahaan yang sedang berusaha diselamatkan oleh Rosalie. Ketika mereka berpisah karena takut dengan perasaan masing - masing, hanya cinta yang bisa membuat mereka kembali dan menyadari bahwa pernikahan itu... tidak buruk sebenarnya.

Ah, saya jadi sok romantis pagi ini. Tapi bagi saya Romeo, Romeo ini secara ga langsung menyinggung beberapa hal yang penting. Salah satunya adalah pernikahan. Saya merasa simpati sama Rosalie, yang tidak mau menikah. Kadang kita bilang alasan belum menikah, karena memang belum ada jodoh, dan apa yang salah dengan itu? Apalagi kalau keluarga sudah mulai cerewet tanya "kapan nikah?" "emang mau jadi perawan tua", dll. Pasti bikin bete kan? Ini yang membuat saya jadi gampang terhubung dengan karakter - karakter di Romeo, Romeo. Bukan, bukan saya ga pengen nikah. Tapi Romeo, Romeo ini seolah ingin mengatakan , "kalau sudah waktunya, dan ketemu orang yang tepat, yang namanya pernikahan itu pasti akan terjadi". Jadi sok filosofis juga nih saya :p

Saya menyukai kedua karakter utama buku ini, Rosalie dan Nick. Chemistry diantara mereka rasanya pas, dialog yang lucu dan sarkastik membuat saya tersenyum dan juga tertawa bacanya. Saya sendiri merasa kalau Rosalie mirip banget sama saya. Cuek bebek sama lingkungan sekitar! Yah, saya emang hobi  berantakin kamar hanya buat diberesin lagi seminggu sekali :P. Nick juga adalah karakter pria yang bikin saya jatuh cinta! Saya ga terlalu menyukai tipikal pria "Anti komitmen", karena biasanya arogan. Tapi Nick punya nilai tambah, dia pandai urusan rumah tangga dan perhatian sekali sama Rosalie. Sudah ganteng, pinter ngurusin orang dan masak pula. Kalau saya ga suka, berarti saya aneh, hihihi. Dan Nick juga ga perfect kok. Buktinya dia masih tidak mau mengaku identitas aslinya pada Rosalie. Buku ini juga seolah ingin mengatakan, bahwa hubungan percintaan itu memang harus didasari oleh rasa percaya.

Karena Rosalie dan Nick sama - sama berdarah Italia, maka saya sudah menduga akan ada tema keluarga di buku ini, dan saya benar. Keluarga Rosalie sangat lucu, tapi juga menjengkelkan. Mama Rosalie, Maria yang menganggap pernikahan itu segalanya. Papa Rosalie yang walau terlihat diam, ternyata diam - diam selingkuh di belakang istrinya. Adik Rosalie, Annabelle, yang menurut Nick adalah versi anorexianya Rosalie dan juga drama queen. Yang waras di keluarga Ronaldi kayaknya cuma abang Rosalie, Rich dan Bibi Rose. Saya agak sedih saat baca bagian Mama Rosalie yang seolah membenarkan "perselingkuhan" saat Annabelle diselingkuhi oleh tunangannya, Johnny. Seperti dialog Rosalie di bawah ini :

" Kalau Annabelle yang berselingkuh, Mama akan memanggilnya puttana (pelacur). Kalau Johnny yang melakukannya, Mama bilang laki - laki memang begitu? Asal Mama tahu, aku tidak bisa memahami Mama. Kalau dia berselingkuh sekarang, nanti dia juga akan berselingkuh lagi. Tapi kurasa tidak apa - apa. Tidak masalah jika kita menikahi pria paling bajingan di dunia, sepanjang kita sudah menikah dan punya anak."

Jujur, bagi saya ini adalah dialog paling menohok di buku ini, dan juga membuat saya berpikir. Mungkin ini juga alasan Rosalie enggan menikah, karena tidak mau sakit hati akibat perselingkuhan. Saya hanya berharap di buku selanjutnya, masalah keluarga Ronaldi akan bisa diselesaikan. Dan hati Mama Rosalie bisa terbuka walau harus merasa sakit nantinya akibat perselingkuhan suaminya. Selain keluarga Ronaldi, juga ada karakter lain yang membuat buku ini jadi makin menarik. Seperti Vinny, sepupu Nick yang memberinya saran tentang masalah cinta. Gina, BFFnya Rosalie yang kecil - kecil cabai rawit. Dan jangan lupa dengan anjing Rosalie, Dave yang lucu dan menggemaskan. Seandainya saya ga takut anjing, saya ga keberatan punya anjing kayak Dave ^-^. Terjemahannya sudah oke, ada beberapa typo walau ga bikin keasyikan baca berkurang. Tapi saya agak bingung. Di awal cerita Nick dibilang berusia 31 tahun, tapi kenapa di akhir usianya 32? Emang sih durasi waktu novel ini ada sekitar 3 bulan, tapi kalau ga ada adegan ulang tahun, bisa saja saya berpikir ini inkonsistensi pengarang kan? :p

Dengan terjemahan yang enak dibaca, dan tema cinta yang sudah tidak asing tapi dikemas dengan sangat menarik, Romeo Romeo adalah karya debut yang menakjubkan dari Robin Kaye. Mereka yang menyukai genre kontemporer harus memasukkan Romeo, Romeo yang selain lucu, juga memiliki banyak pesan menarik terutama tentang pernikahan, dalam daftar bacanya.

Trivia

Trivia kali ini lebih ke fantasy cast! Baiklah, di buku ini Nick yang punya darah Italia dideskripsikan bertubuh tegap, dada six pack sluuurp, dan bermata biru (saya lupa warna rambutnya apa) dan mirip Jude Law. Heh? Bukannya Jude Law ga ada Italianonya sedikit pun, dan dia British. Saya ga bisa banyangin Jude Law sebagai Nick, karena bagi saya cowok itu keliatannya tua, muka Inggrisnya juga sangat menonjol! (kayak saya tau aja muka Inggris kayak apa). Tukang selingkuh lagi, hehehe. Karena itu inilah pilihan saya buat Nick :





Pilihan saya adalah Joe Manganiello (kiri) dan Raoul Bova (kanan). Semuanya punya darah Italia, dan siapa nih menurut kalian yang cocok jadi Nick :D?  (saya berusaha cari pic yang PG-13 tapi gambar Raoul Bova  shirtless yang lagi meluk anjing itu ngingetin saya sama Nick!)


Untuk Rosalie Ronaldi yang juga Italia, di bab awal wanita itu mengingatkan Nick pada Sophia Loren. Tapi kan Sophia Loren dan tua. Saya kepikiran Monica Belluci, tapi lagi - lagi juga sudah ketuaan dan seksinya minta ampun. Jadi ini pilihan saya buat Rosalie :

Namanya Asia Argento, dan menurut saya sih cocok kok jadi Rosalie dengan tubuhnya yang juga curvy tapi tetep cantik dong ;).

Source Pic : click here, here, and here


Favorite Quote 

"Oh ya, kau menjadi sang Dominick Romeo, pastilah banyak wanita yang  lari menghindarimu. Itu pasti sangat sulit. Mungkin sebaiknya kau mengganti namamu menjadi Dr. Hannibal Lecter. Mungkin itu membantu.

Rating Cerita





Sensualitas

Adegan olahraga tempat tidurnya lumayan eksplisit. Jadi mending dibaca sama mereka yang beneran udah gede (seengganya 21 tahun ke atas). BTW, adegan intim pertama antara Nick dan Rosalie cukup bikin saya ketawa. Bukan karena lucu, tapi ada terjemahannya yang bikin saya ga berhenti ngikik. No offense buat penerjemahnya, tapi saya bisa bayangin muka dia merah padam pas nerjemahin itu, hihihihi. Dan akhirnya saya nemu kata favorit saya disini, "menggelenyar" :)).

12 komentar:

  1. Domestic God ini salah satu series yang aku suka. Dialog-dialognya lucu tapi ga berlebihan (dan "kena" aja). Trus ada lanjutannya di series Wild Thing.

    Lanjutin ke buku ke-2, ren... menurutku Too Hot Too Handle lebih bagus daripada Romeo, Romeo. Entah karena tokoh cowoknya dokter ya?

    Btw, kok saya malah "sukses" membayangkan Jude Law sebagai Romeo ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jude Law tukang selingkuh Mbak .___. .. Lagian beneran ga bisa kebayang Jude Law, hehehe.

      Too Hot Too Handle rencananya mau beli pas IBF besok :)

      Hapus
  2. sepertinya Raoul Bova lebih pas jadi Nick Romeo deh..
    ada satu lagi perasaan terhubung (seperti kata ren) dengan Rosalie buat aku, Ren.. aku juga ga suka beres2 dan ga bisa masak (kalo bisa pengen nyruh orang aja tiap hari, hohoho). berharap, jodohku kelak, seperti Nick Romeo (bagian bisa masak, suka ngurus rumah). hehehe..

    BalasHapus
  3. yg nyantol pas baca review Ren ... ---> menggelenyar ^^

    kayaknya Raoul Bova deh, pas banget jadi Nick

    NICE!

    lanjut buku kedua Ren :)

    BalasHapus
  4. hmmm...emang nich..dr kemeren2 baca review ren jadi gatel pengen gila2an hunting buku *lirik dompet* pas baca judul bukunya sama nich ama ren agak skeptis tapi gara2 bc review ren jadi ngiler pengen bc nich :P

    selain raoul bova yg sekseh *lap iler* ada jg Antonio cupo yg kynya pantes jg nih ren jd kandidat Nick.
    http://www.siyanor.com/336_Antonio-Cupo/
    or http://nd01.jxs.cz/716/846/c9d82932ff_4320411_o2.jpg

    ditunggu review buku dua ren b^.^d

    BalasHapus
  5. setuju bgt ma kata2 kak Ren : "kalau sudah waktunya, dan ketemu orang
    yang tepat, yang namanya pernikahan itu
    pasti akan terjadi"

    jd b'hrap d dunia nyata ad cowok yg ska bersih2 rmh & masak + cakep ky Nick,,(amin),,pasti beneran bikin jatuh cinta <3

    btw,,Raoul Bova ky nya cucok tw kak Ren,,:-))


    ditunggu review slanjutnya y,,,

    BalasHapus
  6. masukin wishlist ah,cap bibirnya ada empat =))

    BalasHapus
  7. menggelenyar..bahasa inggrisnya apa ya ren? hahaha... kudos buat terjemahan buku genre ini, karena pasti cukup membuat muka panas juga pas nerjemahinnya ya =p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Writhing kayaknya ya :D. Benernya menggelenyar kayak apa juga ga tau. Tapi ini udah jamak di novel2 romens, apalagi terbitannya GPU, hehehe

      Hapus
  8. Aku malah agak bingung sama bagian depannya, seakan2 diceritain sama cewek yang kalo ngomong nyerocos cepeett banget. Tapi pas udah ke tengah2 sih udah lebih santai. Hehe.. Pnasaran baca lanjutannya, tapi nunggu sale aja. Ahahahaha....

    BalasHapus
  9. wah... kayanya seru banget mba bukunya kalo untuk dibaca. dan benar kata mba.. cerita ini membuat kita berpikir tapi dalam arti yang positif. Keren mba^^

    BalasHapus
  10. Covernya misterius, aaah siapa ya yang jadi romeonya.. *mulai bikin daftar

    BalasHapus

Terimakasih sudah meninggalkan komen di Ren's Little Corner. Silakan untuk setuju/tidak setuju dengan review/opini saya tapi mohon disampaikan dengan sopan ya :)

Saya berhak menghapus komentar yang tidak nyambung dengan isi blog atau spamming (jangan sertakan link blog kamu/ link apapun di kolom komentar, kecuali untuk giveaway/reading challenge).

Karena banyaknya komen anonim tanpa identitas, maka opsi anonim saya tiadakan.

Terimakasih sudah mau berkunjung! :D


Thanks for commenting on Ren's Little Corner. You can agree to disagree with my post/opinion, but please write your comment in good manners.

I have a right to delete your comment if its out of topic and/or spam (please do not include your blog/any link, except for giveaway/reading challenge).

Because of so many anonymous comment without identity, I disable the option.

Thank you for your visit! :D.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Just Curious Where U From ;)