Tampilkan postingan dengan label best book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label best book. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Januari 2023

Ren's Memorable Books in 2022 and 2023 Reading Challenge

Selamat pagi jelang siang atau malam (tergantung kapan kamu baca postingan ini) di hari kedua di tahun 2023!!

Bagi saya, tiga tahun terakhir dari 2020 sampai 2022 memang adalah tahun yang cukup nano - nano baik di kehidupan personal saya maupun pengalaman baca. Di tahun 2020 saya hanya baca 18 judul, tapi ini adalah tahun dimana pandemi baru mulai. Orang lain mungkin ada yang semakin semangat bacanya karena pada WFH atau kuliah/sekolah dari rumah, bahkan setahu saya, booktwt, booktok dan bookstagram melesat banyak jumlahnya. Sayangnya kejadian yang sama tidak terjadi sama saya, karena ya mungkin saya dalam mode survival atau apalah, tapi yang jelas mood baca menurun jauh. Tahun 2021 ada sedikit kemajuan, dimana saya baca 27 buku, 11 buku lebih banyak. Walaupun masih pandemi, dan setengah tahun saya WFH, mulai dari Mei 2021 sampai akhir tahun 2021 saya bertugas di lapangan. Masuk dari hari Senin sampai Sabtu, dan bahkan Minggu pun masuk. Pulang tiap hari sampai malam jam 9, dan harus tidur jam 10 pagi karena paginya saya sudah berangkat lagi ke lapangan. Bisa baca buku benar - benar sebuah kemewahan bagi saya saat itu. Apalagi saat di lapangan, saya ditempatkan di mess bersama dua rekan kerja saya. Saya tipe yang kalau baca buku itu harus dalam keadaan sepi, dan mungkin itu kenapa saya ga pernah ikutan acara baca buku bareng dalam satu tempat, karena saya butuh menghayati buku yang saya baca (apalagi kalau ada adegan 💋). Berusaha baca buku, sementara ada orang lain (baca: rekan kerja) yang juga lagi telponan sama pacar atau keluarganya di sebelah saya, bikin saya agak sengsara, hahaha.

Syukurlah di tahun 2022, saya menemukan ritme saya kembali. Saya merasa kalau bisa baca buku sampai 100 judul lagi kayak dulu itu hal yang mustahil buat saya saat ini dan saya lebih memilih membaca sesuai ritme saya saja. Kalau bisa bacanya pas weekend saja ya, kenapa tidak? Atau kalau sempat, saya baca 1-2 jam sebelum tidur. Masih sama seperti tahun lalu, saya juga banyak baca manga. Karena pilihan pribadi, saya tidak memasukkan manga yang saya baca (kecuali dua graphic novel, Fangs dan Nimona) ke list buku yang saya baca di tahun 2022. 

Untuk wrap up reading challenge di tahun 2022 sudah saya ulas tersendiri pada postingan Wrap Up Reading Challenge 2022. Untuk kali ini saya akan membahas sedikit beberapa buku yang saya anggap memorable di tahun 2022. Cekidot!!

Rabu, 15 Januari 2020

Ren's Memorable Books in 2019 and 2020 Bookish Resolution

Hallooo ^_^

Walaupun sudah semakin jarang ngeblog, sayang rasanya kalau saya tidak posting buku - buku favorit saya pada tahun 2019. Saya juga sadar kalau postingan ini ditulis justru 15 hari setelah tahun baru. Tapi memang awal 2020 ini terasa berat, tidak hanya buat saya, tapi juga untuk banyak orang ya. Mulai dari bencana banjir di Jabodetabek pas pada tanggal 1, dimana rumah saya ga kena banjir sih, tapi akses keluar masuk perumahan semuanya kena dampak banjir. Pun, listrik pun dimatikan saat itu, jadi saya mau nyalain laptop pun tidak bisa (apalagi hape saya mati total, hahaha). Setelahnya saya mesti menulis laporan tutup tahun, audit dll. Fyuh, belum apa - apa sudah banyak halangan untuk ngeblog. 

Yang paling berat, Jum'at minggu lalu, saya kehilangan teman kantor saya untuk selama - lamanya. Rasanya sampai sekarang saya masih tidak percaya :(. Saya teringat waktu saya dan almarhumah duduk bersebelahan dan sering bercanda. Teringat waktu dia tanya - tanya buku apa yang bagus. Saya juga masih ingat sempat chat via WA 3 hari sebelumnya dan waktu itu saya sama sekali tidak ada firasat apa - apa kalau teman saya akan meninggal. Karena almarhumah teman saya ini sedang cuti melahirkan, saya sempat bertanya kapan dia akan melahirkan dan menunggu kabar baik darinya. Saya memang merasa iman saya semakin berkurang dari hari ke hari untuk sebuah alasan personal, tapi seengganya saya yakin teman saya saat ini sudah tenang and she will go to Heaven :').

Anyway...back to the topic. Saya memutuskan menulis postingan ini karena saya akhirnya bisa menyelesaikan Goodreads Reading Challenge lagi setelah gagal total pada tahun 2018 ^^;. Saya tentunya pengen bisa menulis statistic buku - buku yang saya baca seperti pada postingan tahun 2014 yang super niat itu. Namun, karena buku yang saya baca juga ga sampai ratusan dan kebanyakan juga re-read, akhirnya saya urungkan. Saya memutuskan untuk menulis postingan yang biasa - biasa saja, hehehehe.

Seperti biasanya, tiap tahun Goodreads selalu merilis fitur books in year, dan ini books in year saya di tahun 2019:

Selasa, 02 Januari 2018

Ren's Memorable Books in 2017 and 2018 Wish

Well...hello there.

Sedikit awkward rasanya mulai blogging lagi, apalagi terakhir saya ngeblog di Ren's Little Corner adalah postingan yang isinya tentang saya hiatus (Hiatus for Now). Tahun 2017 memang rasanya kayak permen nano - nano buat saya. Aka...ga jelas, lol! Ada masa - masa naik turun, masa ga jelas, masa yang bikin saya merasa depresi (bisa dibaca di postingan ini). Saya mengakui bahwa fase hiatus ini emang bener - bener saya hiatus, dalam artian bahkan saat momen penting bagi saya yaitu ultah saya sendiri dan anniversary blog ini, saya sama sekali TIDAK posting apapun. 

But, old habit die hard, dan rasanya tidak lengkap jika saya tidak menutup akhir tahun (walau ya saya tahu postingan ini sangat telat karena pas liburan tahun baru kemaren saya malas buka laptop, hehehe) dan membukanya kembali di awal tahun 2018. Walau resolusi pribadi saya tak pernah berubah (dalam artian selama bertahun - tahun selalu menuliskan "ingin berat badan berkurang minimal 5 kg:))"), saya berharap resolusi blogging di tahun 2018, lebih baik dari tahun 2017. Hehe, don't we all? Moga - moga ga jadi wacana semata ya :P *famous last words*

Saya akan memulai postingan ini dengan pencapaian baca selama tahun 2017. Berbeda dengan minat blogging, minat baca saya syukurlah masih baik. Saya dengan bangga menyatakan kalau saya sukses menamatkan Goodreads Reading Challenge!


Yha..cuma 50 buku emang dan ga semuanya full buku, ada graphic novel, bahkan novelette. Tapi, hey, it's still an achievement. Paling engga saya bisa komit dengan tantangan baca sejak awal. Tidak mengurangi sedikit pun dan tidak menambah juga endingnya (karena waktunya mepet). Goodreads sendiri merangkum statistik baca saya pada tahun 2017 seperti ini:

 

The good news...buku yang baca tahun 2017 LEBIH banyak daripada tahun 2016. Lucunya, jumlah halamannya nambahnya ga terlalu banyak. Saya sendiri lebih banyak re-read di tahun 2017, sebuah pengalaman baca yang mengasyikkan dan bikin saya sadar dengan semakin bertambahnya usia, banyak buku dari serial yang saya ikuti saya sudah lupa ceritanya :P. Asyiknya re-read ini, saya jadi dapat pandangan baru dan seringnya pengetahuan baru karena mungkin saat awal - awal dulu saya bacanya cepet banget. Ada juga sih yang bikin saya ngebatin "kok dulu ngeratenya tinggi bener??"

Nah sekarang ini beberapa buku yang jadi buku - buku paling memorable bagi saya:


Ilona Andrews did it again! Trilogy Hidden Legacy bener - bener mengukuhkan posisi mereka sebagai penulis genre urban fantasy paling ngehits. Walau Hidden Legacy lebih ke paranormal romance dan trope romancenya emang banyak banget (cowo alpha billionaire, a nobody heroine), bukan Ilona Andrews namanya kalau ga bisa bikin trope yang basi jadi asyik lagi. Saya ga akan pernah lelah buat merekomendasikan mereka, utamanya kalau kamu suka buku fantasy dengan tokoh utama cewe yang keren.


Girl in the Dark adalah novel dengan twist paling ngehe yang pernah saya baca. Ga butuh waktu lama buat saya untuk koleksi karya Akiyoshi sensei yang lain (walau bacanya ya nanti2 lagi :P)


Siapa yang menyangka saya bakal suka Crazy Rich Asians. Walau saya tidak rate tinggi, tapi buku ini jelas memorable buat saya. Kegilaan hidup para orang kaya dan juga pengenalan yang lebih mendalam terhadap kultur orang - orang keturunan China, yang surprisely, mirip - mirip sama orang Indo. Versi filmnya akan tayang tahun ini, tapi saya ga akan pasang ekspektasi tinggi deh.


Sebagai installment terakhir salah satu seri favorit saya yaitu Elder Races, Thea Harrison bener - bener total di Shadow's End. Buku pendahulunya, yaitu Midnight's Kiss dan Kinked juga saya suka banget. Serial ini patut diikuti lho kalau kamu fans genre paranormal romance. Saya tahu temanya rada sensitif, karena ada unsur "cheating", tapi unsur itu dihandle dengan sangat baik kok. Saya merasa ini salah satu buku paling romantis yang saya baca tahun ini 


Tahun 2017 pun masih didominasi oleh genre fantasy dan paranormal romance, walau saya mendapat kejutan yang manis di genre misteri. Saya mengakhiri tahun ini dengan membaca Murder of the Orient Express, yang sayangnya karena saya udah nonton versi film dulu jadi suspensenya agak berkurang. Tapi bukan berarti saya kapok baca karya - karya Agatha Christie. Kalau kamu ada rekomendasi novel - novel Agatha Christie yang oke, kasihtahu ya :D




Resolusi di tahun 2018?

Hmm..kalau berkaca pada resolusi yang saya bikin di tahun 2017...jujurnya semuanya gagaaaal XD. Ga ada satupun yang kejadian, mulai dari baca buku Raden Mandasia atau lanjut baca buku LOTR dan Brandon Sanderson. Sepertinya tahun 2018 ini akan tetap sama dengan tahun 2017, dimana saya juga akan banyak re-read. Untuk Goodreads Reading Challenge 2018, masih tetap sama dengan 2017, yaitu:


Engga muluk - muluk, tapi siapa tahu nanti bisa nambah :D. Saya juga tidak akan ikut reading challenge yang lain, karena sadar komitmen belum begitu banyak, hehe. Untuk utang - utang saya, trust me saya ga lupa. Semoga saya bisa melunasinya ya tahun ini ^^;. Blogging? Semoga saya bisa kembali on track untuk ngeblog, baik itu postingan review maupun postingan non review.

Selamat Tahun Baru 2018. Jangan lupa bahagia ya teman - teman! May your years filled with so many wonderful and awesome books! :D

Sabtu, 31 Desember 2016

#BBITopChoice: Ren's Memorable Books in 2016!


Rasanya baru kemaren menulis Memorable Books 2016, dan sekarang sudah mau 2017 saja :P. Rasanya semua pengunjung blog Ren's Little Corner yang mampir juga tahu kalau mood blogging dan baca saya bener - bener jatuh. Sama seperti tahun 2015, tahun 2016 adalah tahun yang berat bagi saya. Bedanya, jika di 2015, depresi saya dimulai saat akhir tahun, di 2016 bisa dibilang saya mengalaminya sepanjang tahun. Saya sendiri masih mengkategorikan depresi yang saya alami masih dalam kadar rendah, karena saya masih bisa berfungsi (mungkin lebih tepat dibilang galau kali yaaa). Di sisi lain, spirit saya sedikit terangkat karena saya dapat proyek baru. Cuma....proyek ini juga bikin saya stress bangeeeet XD. Semuanya ini jadi berdampak sama mood baca yang turun ga karuan, blog yang makin ga keurus dan banyak lagi. Tahun 2016 memang rasanya tahun yang berat ya, tidak cuma buat saya saja, tapi juga dunia. Sampai pada banyak yang berharap tahun 2016 ini cepat berakhir.

Lucunya, tahun  ini juga saya lebih bisa berdamai sama diri sendiri untuk masalah bacaan. Saya tidak lagi menargetkan harus baca berapa buku. RC gagal? Ah, kalau yang di Goodreads mah tinggal diedit aja, lol :P. Project Baca Buku Cetak? Ini kan proyek abadi, jadi ya terus ada juga XD. Saya pun tak ikut RC apapun, baca bareng apapun, dan masih belum minat juga ikutan blog tour. Tapi, saya masih ingat kalau saya punya hutang untuk ngumumin pemenang RC NARC 2015 kok. Jangan khawatir ^^;.  Di tahun ini juga saya banyak ngerapel review, dan lama - lama jadi males :'D #banyakalasan.
Rasanya tak lengkap jika di penghujung tahun saya tak membuat semacam postingan buku ter- versi saya. Walau buku yang saya baca tidak sampai 40 judul, ada beberapa judul yang memorable buat saya. Plus, ini buat ikutan posting barengnya BBI. Itung - itung, biar keliatan aktifnya :P. Nah, ini dia Ren's 2016 Memorable Books!! :D

Kamis, 31 Desember 2015

Ren's Memorable Books in 2015

Wow, ga kerasa sudah penghujung tahun dan saya baru ingat kalau belum bikin postingan refleksi selama tahun 2015. Saya jadi ingat, tahun - tahun kemaren saya rajin banget bikin postingan Best Book, dan paling niat memang Books in 2014 dimana saya sampai menyajikan pengalaman baca saya selama tahun 2014 dalam bentuk data :). Tahun ini? Well, saya sedang liburan dan tiap liburan saya memang jarang pegang laptop/PC. Postingan ini juga semacam dadakan, jadi hanya akan ala kadarnya XD

Tahun 2015 adalah...tahun yang cukup berat bagi saya. Ngga cuma berat di timbangan (ups!), tapi begitu banyak kejadian dalam hidup saya yang cukup mempengaruhi minat baca dan blogging saya di tahun ini. Yang pertama, adalah urusan kerjaan yang cukup bikin saya depresi luar biasa. Dan yang kedua, ini yang paling berpengaruh sebenarnya. Saya lagi keranjingan main game. Iya, GAME :))). Bahkan masih sampai sekarang. Terus terang game - game ini cukup mencuri waktu baca saya, hahahaha XD. Lalu, saya juga lagi seneng - senengnya baca manga dan webtoon. Entahlah, ini rasanya seperti balas dendam. Nyaris 5-6 tahun saya tidak seintens ini baca manga dan mungkin juga saya sudah hampir burn out baca novel. Tapi, jangan khawatir, saya masih suka baca novel kok :).

Untuk blog, postingan yang saya post di tahun ini hanya 49 post (50 termasuk postingan ini). Lebih parah lagi, buku yang saya baca cuma 45 buku! Itu juga tidak semuanya buku, ada campuran manga yang saya baca juga. Saya biasanya tidak memasukkan manga dalam daftar baca, tapi untuk tahun ini, saya memasukkan beberapa manga yang menurut saya memorable dan tentunya saya review tapi cuma di Goodreads saja. 

Reading Challenge? Dengan berat hati saya katakan..SEMUANYA GAGAL!! XD Bahkan challenge saya sendiri pun makin tak terurus. Saya sendiri juga melihat teman - teman lain yang menjadi host RC juga mengalami hal yang sama. Ini tahun yang agak suram bagi dunia blogging rupanya ^^;. Dengan ini juga saya ingin memberitahukan bahwa RC New Authors tidak akan diadakan untuk tahun 2016. But, who knows? Siapa tahun di pertengahan 2016 atau mungkin di 2017, saya akan adakan lagi RC ini. Plus, jangan khawatir bagi yang sudah berpartisipasi di tahun 2015, link wrap up dan update akan saya buka setelah tahun baru :).

Well, saya tidak akan membuat best book bla bla bla, atau best berdasarkan kategori x,y,z atau bahkan Top 10 (atau 15, atau 20 :)) ) best book, karena buku yang saya baca setahun ini aja dikit, hahaha. Saya hanya akan berbagi buku - buku yang memorable bagi saya, yang walau ada beberapa yang tidak saya rate 5*, tetap saya masukkan because they mean something to me :). 



Saya sudah pernah membaca karya Jim Butcher yaitu seri Harry Dresdennya dan terus terang mau membaca seri beliau yang high fantasy cukup ragu karena agak khawatir kalau bahasanya ketinggian buat saya dan bukunya sendiri cukup tebal dengan huruf yang kecil - kecil bikin mata sakit! Nyatanya, ceritanya sendiri SANGAT SERU dan saya ngga ragu untuk merekomendasikan buku ini pada siapa saja yang menyukai fantasy. Perpaduan unsur magis, intrik politik dan bahkan ada romance yang jujur bikin saya terkejut membuat Furies of Calderon menjadi buku paling memorable tahun ini bagi saya. I read this in one sitting lho XD.



Revenant adalah kisah penutup untuk seri yang saya suka, dan juga setia mengikutinya sampai sekarang, Demonica. Yah, walau masih ada lagi kisah - kisah lain dalam bentuk novella, tapi kebanyakan hanya sampingan. Bagi saya, Larissa Ione sukses dalam usahanya "mengobrak - abrik" Surga dan Neraka, nyaris sama "edan"nya dengan Yuki Kaori, mangaka Angel Sanctuary yang kontroversial itu. Penuh dengan aksi dan cukup epic untuk ukuran novel dengan genre paranormal romance, buku ini juga memiliki hero yang gahar tapi punya hati bak Hello Kitty! Saya nyaris meleleh baca adegan dimana Revenant menyelamatkan anak kucing supaya tidak dimakan oleh sang antagonis buku ini. Sungguh, kalau kalian yang fans romance ingin cari alpha hero yang tidak menyebalkan, maka Larissa Ione-lah jagonya menulis hero yang seperti itu :D



Written in Red bisa dibilang salah satu buku yang dipuja - puja teman Goodreads saya dan hypenya syukurlah nyambung ke saya juga :D. Buku ini emang alurnya super lambat bahkan konfliknya sendiri nyaris sederhana. Tapi saya suka sekali dengan gaya penulisan Anne Bishop yang magical, plus ditambah dengan world buildingnya yang walau sebenarnya juga sama saja dengan novel - novel genre urban fantasy yang sering saya baca, Bishop bisa menyajikannya dengan cara yang tidak biasa. Buku ini juga salah satu buku yang wajib dibaca kalau kamu fans genre fantasy atau urban fantasy




List ini ngga akan lengkap kalau saya tidak memasukkan at least, 1 judul aja karya Ilona Andrews XD.  Walau bagi saya Magic Slays terlalu emosional sehingga membuat saya tidak bisa memberinya 5* seperti pendahulunya, tapi buku ini punya sebuah adegan yang sangat menggambarkan keadaan dunia saat ini. Adegan tersebut bisa dibaca di post Scene on Three.

Serius nih, masih belum nyoba karya pengarang ini? Nyesel lho ntar ;D



Sama seperti Ilona Andrews, ngga afdol juga kalau tidak ada buku Nalini Singh disini XD. Dari semua serialnya, saya memang paling suka sama Guild Hunter. Selain karena tidak berat di science fiction, world buildingnya lebih kaya dan juga lebih sadis :P. Saya sendiri berharap beliau untuk lebih fokus di seri ini aja ketimbang nulis cerita tentang rock star yang sampai sekarang pun, saya masih ragu buat melanjutkan :(


 
Ada beberapa trend dunia buku yang cukup mencolok tahun ini, dan salah satunya adalah...COLORING BOOK FOR ADULT!. Terimakasih pada Mba Esti Budihabsari dan Mba Dyah Agustine yang sudah mengenalkan saya sama coloring book, akhirnya saya sekarang koleksi buku mewarnai terus XD (udah diwarnai semua? ya belum dong :v). My Own World bisa dibilang memorable, karena buku ini memang benar - benar the first coloring book yang terbit di Indonesia dan juga dibuat oleh illustrator anak bangsa. Barulah setelah My Own World, mulai bermunculan buku - buku mewarnai lain (yang saya lihatnya ya, jatuhnya pada ngebebek :v). Saya sih berharap trend ini akan berlangsung cukup lama dan bagi yang belum mewarnai sudah stress lihat doodlenya yang rumit, monggo dicoba dulu deh XD. Apalagi saya lihat beberapa teman jadi pada keranjingan mewarnai juga, hehehe.



Untuk penutup, buku inilah yang bagi saya merupakan one of the best romance book I've ever read. Hebatnya lagi, buku ini self-publishing, walau authornya sendiri sebelumnya pernah menerbitkan secara major. Yang membuat saya sangat menyukai Radiance adalah, banyak banget trope romance yang didobrak oleh Grace Draven. Bahwa love and relationship itu memang hubungan dua arah, bahwa cinta bisa tumbuh karena terbiasa. Fresh sekali rasanya membaca hubungan antara kedua tokohnya dan buku ini bener - bener quotable. Sayang rasanya bila dilewatkan :).

Saya tidak mau berharap muluk - muluk untuk tahun 2016 kedepannya. Saya juga tidak akan pasang target ketinggian dan kemungkinan besar Reading Challenge yang saya ikuti hanya punya Goodreads saja. Ya, saya udah kalem (atau emang males aja XD), jadi saya woles aja ngeset jumlah buku yang akan dibaca hanya sedikit. Ya, siapa tahu nanti jumlah yang dibaca ternyata melebihi, jadi nanti perasaannya bisa lebih bahagia dong XD. Oh ya, karena kesibukan, saya sampai lupa mau review e-book reader terbaru saya, Kobo Aura yang saya beri nama Vatthra! Nantikan ulasan saya tentang e-reader ini ya, dan semoga Vatthra bisa bikin saya bacanya lebih rajin XD.  Untuk Project Baca Buku Cetak, karena ini project pribadi saya jadi masih tetap jalan sampai waktu yang tidak terbatas (seenaknya deh :v) dan untuk Project Donate for Comments yang diselenggarakan oleh Oky, akan saya post dalam postingan terpisah untuk jumlah donasi yang terkumpul.

Akhir kata, terimakasih teman - teman pengunjung Ren's Little Corner yang masih tetap mengunjungi blog kecil saya yang makin lama updatenya makin sedikit ini ^^;. Mari berharap agar di tahun 2016 saya masih tetap bisa menyapa teman - teman semua lewat artikel dan review saya di blog ya :)

GOODBYE 2015 AND HAPPY NEW YEAR 2016!!!
 
 

Rabu, 31 Desember 2014

Ren's Little Corner 2014 in Books!




 

Hari terakhir tahun 2014...dan besok kita sudah menyambut tahun 2015 :D. Wow, ngga terasa ya waktu berjalan sangat cepat. Kayaknya baru kemaren masih bikin RC NA, lalu What's in a Name, eh sekarang udah ngerekap - rekap deh XD. Wrap Up RC saya sendiri sudah diposting kemaren dan kali ini saya ingin sedikit me"review" perjalanan bacaan saya selama 2014 :). Beberapa saya bikin dalam bentuk grafik biar enak dilihat :D

Di tahun 2014 ini saya membaca 140 buku, terdiri dari :



Iya, saya baca komik juga dan ngga lah, ini saya ga curang yeee XD. Soalnya komik yang saya baca semuanya adaptasi dari novel, hehehe. Dari 140 buku itu, syukurlah hampir 99% saya review semua walau beberapa hanya review pendek.Untuk perbandingan buku yang direview di blog dan di Goodreads (dengan catatan yang di Goodreads tidak direview di blog):



Tahun ini saya juga lebih banyak baca buku bahasa Inggris, terutama beberapa judul yang mesti direview dalam bentuk e-book. Akibatnya, buku yang memorable bagi saya cukup sedikit tahun ini :(. Ini bikin saya memutuskan untuk tahun depan tidak banyak request judul di Net-Galley dan juga mundur dari team reviewnya Entangled. Tahu diri lah pokoknya XD.

Perbandingan buku yang dibaca by request dan milik sendiri:

Perbandingan buku dalam bahasa Eng, terjemahan maupun lokal yang dibaca:

Saya masih setia baca buku dalam bahasa negaranya Ratu Elizabeth :D

Jenis format buku yang dibaca:
 

Ebook masih juara! Tapi, timbunan paperback saya jadi ga berkurang dan malah nambah XD.


Untuk genre buku yang saya baca tahun ini cukup beragam, tapi masih tetap didominasi romance, terutama genre Paranormal Romance (dikarenakan request juga, hahaha). Di luar romance, saya membaca buku fantasy, horror, historical fiction dan suspense. Saya juga cukup adil ngasih rating, dalam artian jika buku yang saya baca ga bagus, maka saya juga ngga segan kasih rate 1 atau 2 bintang. Overall saya lebih banyak kasih 3 dan 4 bintang.

Nah,  kali ini saya akan membahas buku - buku yang menurut saya "the best of" atau " the most..." dalam beberapa kategori. Akan ada beberapa buku yang nantinya masuk dalam beberapa kategori :) 

Note: Silakan klik cover bukunya untuk melihat reviewnya atau klik gambar untuk melihat webnya

Selasa, 31 Desember 2013

Book Kaleidoscope 2013 : Top Five Favourite Books

Dan tibalah kita di hari terakhir event Book Kaleidoscope 2013 :). Sebelumnya silakan melihat - lihat tema untuk Book Kaleidoscope dari hari pertama sampai hari keempat, dengan tema :

- Hari pertama (26 Desember 2013) :  "Top Five Book Boyfriend".
- Hari kedua (27 Desember 2013) : "Most Memorable Quotes" .
- Hari ketiga (28 Desember 2013) :"Top Five Favourite Book Covers".
- Hari keempat (30 Desember 2013) : "Top Five Most Disappointing Books"

Dan tema untuk hari ini adalah 

"Top Five Favourite Books"

Dari 110 (plus beberapa yang saya baca saat ini) buku yang saya baca tahun ini,  lumayan banyak buku yang saya rating empat dan tiga. Tapi ada juga beberapa buku yang menjadi favourite saya. Kali ini saya akan membagi lima buku yang menjadi top read saya tahun ini, plus beberapa buku di kategori "honorable mention" :)


Senin, 31 Desember 2012

Book Kaleidoscope 2012 : Top 5 Favorite Books 2012

Akhir tahun 2012 sudah tinggal menghitung jam, dan syukurlah saya sudah menyelesaikan hampir semua reading challenge. Yah, ada yang ga sesuai target sih tapi saya senang karena dari target 75 buku yang akan dibaca, saya bisa meningkatkannya sampai 114 buku! Akhir tahun ini saya ga baca apa - apa, karena lebih fokus ke liburan dan kebanyakan baca komik. Mungkin kalau komik saya masukkan ke daftar baca saya, ada 150 deh :P. Dari 114 buku itu, saya sudah baca dari buku yang sekacrut - kacrutnya (uhuk, postingan buku itu menjadi yang paling sering dilihat di blog ini) sampai beberapa buku yang menjadi favorit. Ada banyak buku yang masuk dalam daftar Top Read 2012 saya. Tapi karena dari event Book Kaleidoscope 2012 yang diadakan oleh Mbak Fanda hanya membatasi sampai lima buku, maka saya akan memberikan Top Read 2012 saya berdasarkan genrenya. Dan sisanya saya hubungkan ke reviewnya saja X)

BTW, ini daftar bacaan saya selama 2012 : Ren's 2012 Books List

Dan inilah 5 buku terfavorit menurut Ren's Little Corner di 2012!

Treachery in Death - J.D.Robb
Genre : Futuristic Romantic Suspense

Saya bisa bilang kalau Nora Roberts dan nama penanya yang lain, J.D.Robb adalah penulis paling produktif sekaligus tetap berhasil mempertahankan kualitas buku - bukunya. Apalagi seri In Death yang sudah mencapai puluhan buku dan fansnya pun masih menyukai setiap buku terbarunya (termasuk saya). Treachery in Death adalah buku ke-32 dan menurut saya termasuk salah satu buku In Death yang terbaik karena nilai moralnya yang benar - benar pas dengan era ini. Dimana integritas dan loyalitas, serta hati nurani sangat dibutuhkan dalam profesionalisme seseorang. Sepak terjang Eve dalam memberantas korupsi dan kejahatan di dalam kepolisian New York sangat mengasyikkan untuk dibaca (dan tentu saja, kan ada hero favorite saya sepanjang masa yaitu Roarke X) )

Moonglow - Kristen Callihan
Genre : Historical Romance, Gothic Paranormal

Kristen Callihan adalah pengarang baru bagi saya di tahun 2012 ini. Buku pertamanya Firelight tidak membuat saya terpukau dengan gaya menulisnya, tapi saya beruntung untuk tidak menyerah membaca karya keduanya. Karena Moonglow masuk dalam daftar Top Read 2012. Misteri yang menyelimutinya sangat kental, meskipun saya bisa nebak di pertengahan cerita. Yang membuat saya menyukainya adalah endingnya yang menurut saya sebenarnya klise, tapi bisa dibawakan sang pengarang dengan indah. Pengarang juga sukses menggambarkan Inggris pada era Ratu Victoria, lengkap dengan element steampunk, gothic dan supernaturalnya. Selain itu, saya juga suka sama covernya :D

Playing for Keeps - R.L. Matthewson
Genre : Contemporer Romance

Saat mendengar namanya, saya kira pengarangnya cowok. Tapi banyak yang suka sama buku ini dan saya pun ga lupa ikutan baca. Bagi saya genre kontemporer yang menceritakan kehidupan sehari - hari tokohnya itu hit and miss. Susah nemuin yang bener - bener bagus. Playing for Keeps sukses bikin saya ngakak tengah malam sampai sakit perut. Temanya sudah dipakai berulang - ulang, dari tetangga annoying jadi teman jadi demen. Tapi karakterisasi dari tokoh-tokohnya yang membuat buku ini begitu kaya. Mulai dari heronya, Jason yang doyan gangguin sang heroine Haley, pertemanan mereka yang unik, sampai konflik yang terjadi saat perasaan mereka berkembang jadi cinta. Kalau kamu penggemar genre kontemporer, Playing for Keeps ini wajib baca! (bonusnya, banyak adegan olah raga tempat tidur yang bikin kipas - kipas ;D)

Eona - Alison Goodman
Genre : Young Adult, Fantasy

Saya bersyukur pada Mizan yang sudah menerbitkan dua buku yang melambungkan nama pengarangnya Alison Goodman, yaitu Eon dan Eona. Sangat jarang sekali YA bertema Asia yang ada di jajaran buku - buku bergenre sejenis yang lebih didominasi sama buku best seller beraroma Twilight (ihik X) ). Bagi saya, pengarang Australia itu kayak permata tersembunyi, karena banyak karya mereka yang keren - keren tapi ga diketahui oleh kalangan banyak. Alison Goodman berhasil membuat cerita Eona, sang punggawa naga terakhir dengan begitu kaya, seru, sekaligus tragis. Dan saya bersyukur dia ga memanjang - manjangkan seri Eona dan mengakhirinya di saat yang tepat. Jadi tunggu apalagi, segera beli bukunya mumpung masih banyak di toko ;).

The Darkest Seduction - Gena Showalter
Genre : Paranormal Romance

Untuk genre favorit saya ini, sulit banget memilih satu dari sekian banyak buku yang menjadi Top Read. Tapi akhirnya pilihan saya jatuh pada The Darkest Seductionnya Gena Showalter. Saya tahu banyak fans berat LOTU di Indonesia yang menanti - nanti tiap buku terbarunya. Saya sih dapat bocoran dari penerjemahnya, kalau sudah diterjemahkan sampai buku ke 7 ;). The Darkest Seduction adalah buku ke 9 seri LOTU yang menceritakan tentang Paris dan usahanya dalam menemukan Sienna. Yang sudah baca buku 2 pasti tahu dong ya :D. Saya menganggapnya terbaik, setelah saya dikecewakan oleh pendahulunya, The Darkest Surrender yang menurut saya adalah buku terjelek di serial LOTU (dan saya ini fans berat LOTU!). Buku ini juga memiliki ending yang menurut saya mengejutkan dan membuat saya ga sabar apa yang akan terjadi selanjutnya. BTW, walau Paris itu playboy yang doyan olahraga tempat tidur, ga lantas buku ini didominasi sama adegan ranjang kok ;D.

Untuk buku - buku yang pengeeen banget saya masukin list top 5, tapi apa daya karena ga bisa , ini saya berikan link ke reviewnya :) :

Adakah dari buku - buku favorit saya di atas yang menarik perhatian kalian? Semoga ada yang membuat kalian seengganya mencoba membacanya, dan siapa tahu kayak saya juga, jadi suka. Saya harap di tahun 2013 nanti saya lebih bisa memperluas genre bacaan. Saya rencananya sih pengen coba genre yang lagi "in" sekarang yaitu New Adult. Saya bukan fans cerita angsty, tapi g ada salahnya dicoba ;)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...